0341-552180 [email protected]
Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA UM Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 17025:2017 dari KAN

Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA UM Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 17025:2017 dari KAN

Malang – Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui Laboratorium Mineral dan Material Maju yang berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Laboratorium tersebut secara resmi mendapatkan Sertifikat Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor registrasi LP-1398-IDN, sebagai perpanjangan dari akreditasi sebelumnya.

Dengan masa berlaku akreditasi mulai 22 April 2025 – 21 April 2030, Sertifikat Akreditasi ini menjadi penegasan bahwa Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA UM telah memenuhi standar mutu internasional SNI ISO/IEC 17025:2017. Sertifikat Akreditasi yang diperoleh tahun ini juga merupakan salah satu bentuk pengakuan global terhadap kompetensi teknis dan sistem manajemen mutu laboratorium pengujian.

Prof. Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D., sekalu Kepala Laboratorium menyampaikan, “Akreditasi ini merupakan bukti konkret atas komitmen Universitas Negeri Malang dalam menjaga standar tertinggi layanan pengujian serta integritas dalam riset ilmiah,” sembari menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam proses perpanjangan akreditasi ini.
Dosen Departemen Departemen Kimia FMIPA UM ini juga menambahkan,“Kami akan tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan dan memperluas cakupan pengujian, sejalan dengan kebutuhan riset dan inovasi yang semakin kompleks di era global,”

Standar Internasional untuk Mutu dan Profesionalisme

SNI ISO/IEC 17025:2017 merupakan standar global yang menetapkan persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa laboratorium tidak hanya memiliki fasilitas yang memadai dan tenaga ahli yang kompeten, tetapi juga telah menerapkan sistem manajemen mutu yang diakui secara internasional.

Dengan akreditasi ini, Laboratorium Mineral dan Material Maju dapat menjamin keakuratan hasil pengujian serta keandalan metode yang digunakan—faktor yang sangat penting dalam mendukung riset ilmiah, pengembangan teknologi, dan layanan industri.

Kontribusi bagi Dunia Akademik dan Industri

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran UM sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang unggul dan berdaya saing tinggi. Laboratorium ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanannya, tidak hanya untuk mendukung kegiatan riset sivitas akademika, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi pelaku industri, lembaga pemerintahan, dan institusi penelitian lainnya.

Apresiasi atas Kolaborasi dan Dedikasi

Pencapaian ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara seluruh elemen laboratorium, dukungan penuh sivitas akademika FMIPA UM, serta kontribusi para mitra kerja yang terus mendorong perbaikan berkelanjutan. Laboratorium Mineral dan Material Maju akan terus melakukan inovasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menjaga integritas ilmiah dalam setiap layanannya.

Melalui akreditasi ini, Universitas Negeri Malang menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan terpercaya dalam mendukung kemajuan riset dan teknologi di Indonesia.

Angkat Kearifan Lokal dalam Dunia Pendidikan, Dr. Rikardus Herak Persembahkan Model Pembelajaran Biologi Inovatif

Angkat Kearifan Lokal dalam Dunia Pendidikan, Dr. Rikardus Herak Persembahkan Model Pembelajaran Biologi Inovatif

Malang – Di tengah arus globalisasi yang begitu cepat, upaya melestarikan nilai-nilai lokal dalam dunia pendidikan menjadi semakin penting. Hal inilah yang mendorong Dr. Rikardus Herak, S.Pd., M.Pd., dosen Universitas Katolik Widya Mandira, untuk mengembangkan model pembelajaran biologi yang berakar pada budaya lokal dalam studi doktoralnya di Universitas Negeri Malang.

Setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Rikardus menyampaikan bahwa motivasi utamanya adalah keinginan untuk memberikan kontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan sains di Indonesia, terutama dalam menghadirkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.

“Saya ingin menjadi akademisi yang bukan hanya mengajar, tetapi juga berkontribusi melalui riset dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran biologi,” ujarnya saat diwawancarai.

Perjalanan Akademik Penuh Tantangan

Menempuh pendidikan doktoral bukanlah hal yang mudah. Dr. Rikardus menuturkan bahwa proses tersebut penuh dengan tantangan, terutama dalam merancang penelitian yang aplikatif, mengelola waktu secara efektif, hingga menuntaskan berbagai tugas akademik yang menuntut kedalaman berpikir dan ketelitian tinggi.

Namun, lingkungan akademik yang suportif serta bimbingan dari para dosen membuatnya mampu menghadapi masa-masa sulit selama studi. Diskusi dengan sesama mahasiswa dan kerja kolaboratif juga menjadi kekuatan yang memperkaya perjalanan akademiknya.

“Tantangan yang saya hadapi justru menjadi pendorong untuk terus belajar, tumbuh, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk pendidikan di Indonesia,” tambahnya.

Disertasi Berbasis Kearifan Lokal PENTI

Salah satu kontribusi terpenting dari studi doktoral Dr. Rikardus adalah disertasinya yang berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal PENTI untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif, Mengatasi Miskonsepsi, dan Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA.”

Model pembelajaran ini mengintegrasikan nilai-nilai budaya Manggarai, Flores, khususnya melalui tradisi lokal Penti yang mengajarkan kerja sama, tanggung jawab, dan kebijaksanaan. PENTI—sebagai upacara adat syukuran atas hasil panen dan harapan masa depan—menjadi metafora pendidikan yang tidak hanya menekankan pencapaian kognitif, tetapi juga penguatan nilai dan karakter.

Dr. Rikardus menjelaskan bahwa pendekatan ini dapat meningkatkan relevansi pembelajaran bagi siswa, mengatasi miskonsepsi ilmiah yang sering muncul, serta mengasah kemampuan berpikir kreatif—sebuah keterampilan penting di abad ke-21.

“Melalui integrasi kearifan lokal, siswa belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari akar budaya mereka sendiri. Ini menciptakan pembelajaran yang lebih hidup dan bermakna,” tuturnya.

Pengalaman Tak Terlupakan: Uji Model di Lapangan

Salah satu momen paling membekas bagi Dr. Rikardus adalah saat melakukan uji coba model pembelajaran PENTI di beberapa SMA. Ia menyaksikan secara langsung bagaimana pendekatan tersebut berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dan memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman konsep biologi.

“Melihat siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan mampu memahami materi dengan lebih baik adalah pencapaian yang luar biasa. Saya merasa penelitian ini benar-benar menyentuh kebutuhan mereka,” katanya penuh haru.

Kiat untuk Generasi Akademisi Muda

Kepada mahasiswa biologi di berbagai jenjang—baik S1, S2, maupun S3—Dr. Rikardus membagikan sejumlah kiat penting: kuasai dasar ilmu biologi secara menyeluruh, kembangkan kemampuan riset sejak dini, dan latih keterampilan berpikir kritis serta menulis ilmiah.

Ia juga menekankan pentingnya manajemen waktu yang efektif serta kerja sama dengan pembimbing dan rekan sejawat sebagai bagian dari proses akademik yang sehat dan produktif.

Bagi yang bercita-cita menempuh jenjang doktoral, ia berpesan agar mereka menyiapkan mental dan semangat yang kuat.

“Pilihlah topik yang sesuai dengan minat dan passion Anda. Tantangan di jenjang doktoral sangat besar, tetapi jika kita mengerjakan sesuatu yang kita cintai, maka semua rintangan bisa diatasi dengan lebih mudah,” jelasnya.

Pendidikan yang Berakar dan Berkembang

Apa yang dilakukan Dr. Rikardus Herak bukan hanya bentuk keberhasilan akademik semata, tetapi juga refleksi dari upaya membangun jembatan antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai budaya lokal. Karyanya menjadi bukti bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang tidak melupakan akar, tetapi justru menumbuhkannya untuk menjangkau masa depan yang lebih cerah.

Dengan semangat yang tak padam, ia terus mendorong lahirnya pendekatan-pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif, relevan, dan bermakna bagi generasi penerus bangsa.

MA Negeri 2 Kota Malang Kunjungi FMIPA UM: Pererat Kerja Sama, Bangkitkan Semangat Sains

MA Negeri 2 Kota Malang Kunjungi FMIPA UM: Pererat Kerja Sama, Bangkitkan Semangat Sains

Malang, 17 April 2025 – MA Negeri 2 Kota Malang melaksanakan kunjungan edukatif ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (17/04), bertempat di Aula Gedung B20 Lantai 2 FMIPA UM. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar sains di kalangan siswa sekaligus mempererat kerja sama antar lembaga pendidikan dalam rangka mendukung pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Rombongan MA Negeri 2 Kota Malang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Anita Yusianti, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berharga tersebut, serta harapan agar kunjungan ini menjadi awal kerja sama yang lebih erat.

“Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Bagi saya pribadi, datang ke FMIPA UM seperti pulang ke rumah, karena saya juga pernah menimba ilmu di sini. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan membuka jalan bagi para siswa MA Negeri 2 untuk melanjutkan studi di FMIPA UM,” tuturnya.

Rombongan disambut langsung oleh Wakil Dekan III FMIPA UM, Prof. Dr. Sentot Kusairi, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Kami merasa terhormat menerima kunjungan dari siswa-siswi MA Negeri 2 Kota Malang. Semoga kegiatan ini menjadi jembatan untuk memperkenalkan dunia akademik sains sejak dini dan menjadi inspirasi untuk masa depan mereka,” ujar Prof. Sentot.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi ilmiah dari perwakilan empat departemen di lingkungan FMIPA UM. Setiap sesi dirancang untuk mengenalkan bidang-bidang keilmuan yang ada, serta memotivasi siswa agar lebih mengenal potensi dan prospek studi di bidang sains.

1. Departemen Kimia

Sesi pertama dibawakan oleh Bapak Husni Wahyu Wijaya, S.Pd., M.Si., Ph.D., selaku Sekretaris Departemen Kimia sekaligus Ketua Program Studi S1 Pendidikan Kimia. Beliau memaparkan struktur akademik, fasilitas laboratorium, serta fokus penelitian Departemen Kimia.

“Kami mendorong mahasiswa untuk aktif dalam riset dan pengembangan keilmuan yang berdampak bagi masyarakat. Kimia bukan hanya rumus di papan tulis, tetapi juga solusi nyata bagi berbagai persoalan kehidupan,” jelasnya.

2. Departemen Pendidikan IPA

Sesi berikutnya disampaikan oleh Kepala Laboratorium Prodi Pendidikan IPA, Bapak Indra Fardhani, S.Pd., M.Sc., M.I.L., Ph.D., yang menjelaskan peran strategis pendidikan IPA dalam mengintegrasikan sains dasar dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual.

“Pendidikan IPA tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk cara berpikir ilmiah yang kritis, kreatif, dan solutif terhadap persoalan nyata,” ungkapnya.

3. Departemen Sains Terapan (Bioteknologi)

Ketua Departemen Sains Terapan, Prof. Dr. Evi Susanti, S.Si., M.Si., memaparkan perkembangan pesat di bidang bioteknologi dan kontribusinya dalam riset-riset aplikatif.

“Melalui berbagai riset dan eksperimen, kami terus berinovasi menciptakan solusi di bidang kesehatan, lingkungan, dan pangan. Tantangan justru menjadi pemantik munculnya inovasi-inovasi baru yang bermanfaat,” ujarnya.

4. Departemen Fisika

Sesi terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Departemen dan Ketua Prodi S1 Fisika. Ia menekankan pentingnya fisika dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan ilmiah yang berbasis riset.

“Fisika bukan hanya teori dalam buku. Ilmu ini hadir dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan dunia nyata. Mari kita jadikan sains sebagai alat untuk membangun masa depan,” kata Prof. Taufiq.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara siswa dan para pemateri, diikuti pemberian cinderamata dari MA Negeri 2 Kota Malang kepada pihak FMIPA UM sebagai simbol apresiasi dan kenang-kenangan. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda kebersamaan dan semangat kolaboratif antar institusi.

Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi serta wawasan baru kepada para siswa mengenai pentingnya ilmu pengetahuan, khususnya di bidang sains. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjalin sinergi antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi untuk mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Program Studi Bioteknologi FMIPA UM Gelar Kuliah Tamu Internasional: Buka Peluang Magang dan Riset Bioteknologi di UTM

Program Studi Bioteknologi FMIPA UM Gelar Kuliah Tamu Internasional: Buka Peluang Magang dan Riset Bioteknologi di UTM

Program Studi Bioteknologi FMIPA UM Gelar Kuliah Tamu Internasional: Buka Peluang Magang dan Riset Bioteknologi di UTM

Malang, 15 April 2025 – Departemen Sains Terapan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Malang (UM), sukses menyelenggarakan kuliah tamu internasional dengan menghadirkan narasumber istimewa, Assoc. Prof. Ch.M. Dr. Roswanira Abdul Wahab, dosen dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Kuliah tamu bertema “Biotechnology Research and Internship at Universiti Teknologi Malaysia (UTM)” ini bertujuan untuk memperkenalkan peluang magang dan penelitian di UTM kepada mahasiswa UM, khususnya bagi mereka yang ingin mengembangkan pengalaman akademik dan profesional di tingkat internasional.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Departemen Sains Terapan, Prof. Dr. Evi Susanti, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa terkait riset dan magang di tingkat global.

“Saya berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melihat lebih jauh bagaimana riset bioteknologi berkembang secara internasional,” ujarnya.

Pada sesi inti, Assoc. Prof. Ch.M. Dr. Roswanira Abdul Wahab memaparkan berbagai peluang riset dan program internship di UTM. Ia juga menekankan pentingnya semangat eksplorasi ilmiah, pertukaran ide, serta peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan dalam bidang sains dan teknologi.

“Selamat datang di Fakultas Sains. Di sini kami percaya bahwa setiap ide itu penting, dan setiap kolaborasi, sekecil apa pun, selalu membawa kita selangkah lebih dekat menuju keunggulan ilmiah,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, diikuti dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen berharga ini.

Dengan terselenggaranya kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk terlibat dalam riset dan magang internasional, serta aktif menjalin kolaborasi ilmiah di tingkat global.

Kerja Sama Penelitian Dana Hibah Keidanren Nature Conservation Fund: Kolaborasi Jurusan Biologi dan Pendidikan IPA UM dengan Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN

Kerja Sama Penelitian Dana Hibah Keidanren Nature Conservation Fund: Kolaborasi Jurusan Biologi dan Pendidikan IPA UM dengan Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN

Universitas Negeri Malang (UM) melalui Jurusan Biologi dan Pendidikan IPA menjalin kerja sama penelitian dengan Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kolaborasi ini didukung oleh dana hibah dari Keidanren Nature Conservation Fund, sebuah lembaga yang fokus pada konservasi alam dan keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan studi terkait ekologi dan etnobiologi, khususnya dalam upaya pelestarian pada eksplorasi Pala Jawa (Mysritiqa tesysmanii), di Cagar Alam Pulau Sempu Jawa Timur. Kegiatan ini menghasilkan informasi tentang faktor-faktor ekologis yang mempengaruhi populasi Pala Jawa di Pulau Sempu.

Kegiatan ini didukung penuh oleh FMIPA UM dan BBKSDA Jawa Timur. Kerja sama ini tidak hanya memperkuat jaringan penelitian antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional, tetapi juga membuka peluang untuk kolaborasi internasional di masa depan. Keidanren Nature Conservation Fund dipilih sebagai mitra pendanaan karena reputasinya yang kuat dalam mendukung proyek-proyek konservasi lingkungan global. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat tercipta solusi inovatif untuk menghadapi tantangan lingkungan dan keanekaragaman hayati, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam terutama kelestarian tumbuhan Pala Jawa yang sudah hampir punah. Kegiatan ini mendukung SDG no 15.

Enhancing Collaboration Between the Biotechnology Study Program of Universitas Negeri Malang and BRIN KST B.J. Habibie Through MBKM Internship Program Socialization and FGD on Fish Protein Hydrolysis as a Nutraceutical Therapy for Osteoarthritis to Support SDGs 4, 9, and 17

Enhancing Collaboration Between the Biotechnology Study Program of Universitas Negeri Malang and BRIN KST B.J. Habibie Through MBKM Internship Program Socialization and FGD on Fish Protein Hydrolysis as a Nutraceutical Therapy for Osteoarthritis to Support SDGs 4, 9, and 17

The Biotechnology Study Program of Universitas Negeri Malang (UM) welcomed a special visit from Dr. Noer Laily, a researcher from the National Research and Innovation Agency (BRIN) at the B.J. Habibie Science and Technology Park (KST B.J. Habibie), on Wednesday, February 19, 2025. The visit aimed to enhance the role of Biotechnology students by providing them with an in-depth understanding of the internship application procedures at BRIN KST B.J. Habibie and the benefits of the internship program. The event also included a Focus Group Discussion (FGD) on Fish Protein Hydrolysis (HPI) research between Prof. Dr. Evi Susanti, S.Si., a researcher from UM’s Biotechnology Program, and Dr. Noer Laily from BRIN KST B.J. Habibie.

The presentation session was held in the Biotechnology Seminar Room B25. Dr. Noer Laily explained the steps students need to take to join the internship program at BRIN KST B.J. Habibie, including the preparation of required documents such as a research proposal, a recommendation letter, and the most recent academic transcript. She also elaborated on the various benefits of the internship, including access to advanced laboratory facilities, mentorship from expert researchers, and research experience that can support students’ final projects.

“The internship at BRIN KST B.J. Habibie lasts for one semester or six months, providing students with the opportunity to engage directly in innovative and applied research. The research findings can be used as part of their thesis, making this experience highly beneficial for students,” stated Dr. Noer Laily during her presentation. This internship initiative aligns with SDG 17 as a form of partnership between BRIN and the Applied Science Department of FMIPA UM.

The registration process and various research focus areas at BRIN KST B.J. Habibie were also presented. Students actively asked questions regarding the selection process, internship duration, and career prospects after completing the program. This opportunity aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 4 on quality education and Goal 9 on industry, innovation, and infrastructure.

The event continued with a Focus Group Discussion (FGD) involving Prof. Dr. Evi Susanti, S.Si., Dr. Muh. Ade Artasasta, a researcher from the Biotechnology Study Program of Universitas Negeri Malang, Dr. Noer Laily from BRIN KST B.J. Habibie, and Biotechnology students from the 2021 and 2022 cohorts. The FGD resulted in an agreement to continue studying the characterization of HPI from fish waste currently under research and to develop ready-to-eat functional food products that can help reduce and prevent tissue damage in osteoarthritis patients.

Pemahaman Morfologi Bakteri Melalui Kuliah Tamu Online Untuk Mendukung SDGs Poin 4, 9, dan 17

Pemahaman Morfologi Bakteri Melalui Kuliah Tamu Online Untuk Mendukung SDGs Poin 4, 9, dan 17

Program Studi Bioteknologi Departemen Sains Terapan FMIPA Universitas Negeri Malang menggelar Seri Kuliah Tamu Online yang diselenggarakan pada Senin, 24 Februari 2025 (Seri 1) dan Jumat, 28 Februari 2025 (Seri 2) dengan Dr. Nur Izzati Mohd Noh dari Universiti Teknologi Malasyia sebagai pemateri. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui platform zoom yang dihadiri oleh dosen pengampu mata kuliah mikrobiologi, serta mahasiswa Internasional Bioteknologi FMIPA UM Angkatan 2024.

 Kegiatan tersebut berlangsung dalam 2 seri di mana seri pertama membahas mengenai klasifikasi bakteri. Secara rinci, Dr. Izzati memaparkan berbagai hal terkait struktur umum dari bakteri. Kedua, Dr Izzati menjelaskan mengenai genetika bakteri yang dapat digunakan untuk mengetahui jenis dari materi genetika. Hal ini menjadi penting bagi mahasiswa dalam memahami proses replikasi DNA.

Pada seri 1 dan 2, Dr. Izzati juga memaparkan mengenai peranan mikrobiologi dalam realisasi setiap poin SDGs. Terangnya, bakteri tidak hanya dapat dimanfaatkan dalam industri pangan, juga dapat dimanfaatkan dalam dunia kesehatan (sebagai biomarker, sumber senyawa obat). Oleh karenanya, pemanfaatan bakteri secara masif dapat menjadi alternatif dalam menjaga eksosistem darat dan laut karena dapat mengurangi kebergantungan manusia dalam memanfaatkan tanaman ataupun biota-biota laut sebagai sumber kebutuhan penting dalam industri maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan kuliah tamu ini diharapakan kerjasama antara Universitas Negeri Malang dengan Universiti Teknologi Malaysia dalam mengembangkan riset-riset terkait diberbagai bidang bioteknologi terus berjalan. Oleh karen itu, kegiatan kuliah tamu online ini, seri 1-3, diharapkan mampu merealisasi poin-poin SDGs utamanya pada poin 4 (pendidikan berkualitas), poin 9 (infrastruktur, industri dan inovasi), dan poin 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).

Strategi Utama Penulisan Sains Melalui Kuliah Tamu Online Untuk Mendukung SDGs Poin 4, 9, dan 17

Strategi Utama Penulisan Sains Melalui Kuliah Tamu Online Untuk Mendukung SDGs Poin 4, 9, dan 17

Program Studi Bioteknologi Departemen Sains Terapan FMIPA Universitas Negeri Malang menggelar Seri Kuliah Tamu Online yang diselenggarakan pada Senin, 24 Februari 2025 (Seri 1), Rabu, 26 Februari 2025 (Seri 2), dan Senin, 3 Maret 2025 (Seri 3) dengan Assoc. Prof. ChM. Dr. Mohd Bakri Bakar sebagai pemateri dari Universiti Teknologi Malasyia (UTM). Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui platform zoom yang dihadiri oleh Bapak/Ibu pengampu mata kuliah komunikasi sains, serta mahasiswa Internasional Bioteknologi FMIPA UM Angkatan 2024.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam 3 seri di mana seri pertama membahas mengenai strategi utama di dalam penulisan sains. Secara rinci, Dr. Mohd Bakri memaparkan berbagai hal terkait penulisan paragraf terstruktur, tema dan gagasan utama di dalam penulisan sains termasuk contoh-contohnya. Kedua, Dr. Mohd Bakri menjelaskan mengenai penggunaan artificial intelligence (AI) di dalam penulisan artikel ilmiah. Ketiga, dijelaskan juga mengenai pentingnya komunikasi sains di Indonesia.

Pada seri ke pertama dan ketiga, Dr. Mohd Bakri juga memaparkan mengenai peranan sains dalam realisasi setiap poin SDGs. Terangnya, komunikasi sains tidak hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga merupakan bentuk komunikasi ilmiah antar peneliti atau mahasiswa. Oleh karenanya, komunikasi sains ini hendaknya dimiliki oleh setiap mahasiswa sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan kuliah tamu ini diharapakan kerjasama antara Universitas Negeri Malang dengan Universiti Teknologi Malaysia dalam mengembangkan riset-riset terkait diberbagai bidang bioteknologi terus berjalan. Oleh karen itu, kegiatan kuliah tamu online ini, seri 1-3, diharapkan mampu merealisasi poin-poin SDGs utamanya pada poin 4 (pendidikan berkualitas), poin 9 (infrastruktur, industri dan inovasi), dan poin 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan).

Pembekalan Persiapan Magang Industri: Meningkatkan Profesionalisme Mahasiswa Bioteknologi Dalam Mendukung SDGs 4, 8, dan 9

Pembekalan Persiapan Magang Industri: Meningkatkan Profesionalisme Mahasiswa Bioteknologi Dalam Mendukung SDGs 4, 8, dan 9

Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia industri, program studi Bioteknologi UM telah menyelenggarakan kegiatan “Pembekalan Persiapan Magang Industri” pada Jumat, 24 Januari 2025 secara daring. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa Bioteknologi UM terutama Angkatan 2022 dengan keterampilan yang diperlukan selama magang, meliputi persiapan magang, etika magang, profesionalisme dalam bekerja, serta evaluasi diri setelah magang. Dengan pembekalan yang disampaikan oleh Rendra Aji Sauptra, S.Si dari PT Nestle Indonesia ini, mahasiswa diharapkan mampu menjalani magang dengan optimal dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi industri. Workshop ini berperan penting dalam mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).

 Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Kesiapan Kerja (SDG 4: Quality Education)

Pembekalan magang industri memberikan wawasan bagi mahasiswa tentang persiapan yang harus dilakukan sebelum memasuki dunia kerja. Mahasiswa mendapatkan informasi mengenai tata cara magang, pemahaman terhadap tugas yang akan dijalankan, serta keterampilan yang perlu dikuasai agar magang dapat berjalan dengan efektif. Dengan demikian, mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan industri.

Meningkatkan Etika dan Profesionalisme dalam Dunia Kerja (SDG 8: Decent Work and Economic Growth)

Etika dan profesionalisme merupakan aspek penting dalam lingkungan kerja. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga sikap profesional, berkomunikasi secara efektif, serta mematuhi peraturan perusahaan tempat magang. Selain itu, mereka juga dibekali keterampilan dalam bekerja secara tim dan menghadapi tantangan di lingkungan industri, yang akan meningkatkan kualitas tenaga kerja di masa depan.

Mendukung Inovasi dan Penguatan Industri (SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure)

Dengan mengikuti magang industri, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengembangan inovasi di bidang bioteknologi. Pengalaman langsung di industri memberikan wawasan tentang bagaimana ilmu yang mereka pelajari di kampus diterapkan dalam skala yang lebih besar. Hal ini membantu membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan mendorong pertumbuhan infrastruktur riset serta inovasi di bidang bioteknologi.

Evaluasi Diri untuk Pengembangan Karier

Salah satu aspek penting dari program ini adalah evaluasi diri setelah magang. Mahasiswa diajarkan bagaimana merefleksikan pengalaman magang mereka, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta menyusun strategi untuk pengembangan karier mereka di masa depan. Dengan evaluasi diri yang baik, mahasiswa dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang merasa lebih siap menghadapi dunia industri. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa Bioteknologi dapat menjalani magang dengan lebih percaya diri, memberikan kontribusi yang nyata bagi industri, serta turut mendukung pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Chat