Dekan Fmipa

Dekan Fmipa

Dr. Hadi Suwono, M.Si

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

Survei Kepuasan Pelayanan FMIPA UM Tahun 2025

Survei Kepuasan Pelayanan FMIPA UM Tahun 2025

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kepada sivitas akademika. Berdasarkan hasil survei kepuasan pelayanan tahun 2025, mayoritas responden menyatakan puas terhadap layanan yang diberikan.

Dari total responden yang berpartisipasi dalam survei tersebut, sebanyak 75% menyatakan puas terhadap pelayanan yang diterima. Sementara itu, 24% responden menyatakan cukup  Hasil ini menunjukkan bahwa secara umum pelayanan di lingkungan FMIPA telah berjalan dengan baik dan memenuhi harapan sebagian besar pengguna layanan.

Survei kepuasan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan mutu layanan, mencakup aspek administrasi akademik, pelayanan kemahasiswaan, serta layanan umum lainnya. Melalui survei ini, FMIPA memperoleh masukan yang konstruktif untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi layanan.

Pimpinan FMIPA menyampaikan apresiasi kepada seluruh responden yang telah berpartisipasi serta kepada seluruh tenaga kependidikan dan dosen yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Meskipun tingkat kepuasan sudah berada pada kategori baik, FMIPA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar ke depan tingkat kepuasan dapat terus meningkat.

Dengan hasil survei ini, FMIPA optimis dapat terus memperkuat budaya pelayanan prima demi mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.

 

Fakultas MIPA UM Raih Dua Penghargaan Bergengsi di ONMIPA PT 2025

Fakultas MIPA UM Raih Dua Penghargaan Bergengsi di ONMIPA PT 2025

Fakultas MIPA UM Raih Dua Penghargaan Bergengsi di ONMIPA PT 2025

BANDUNG – Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencetak prestasi gemilang di tingkat nasional. Dua mahasiswa terbaik dari Departemen Matematika berhasil mengharumkan nama fakultas dengan meraih penghargaan dalam ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA PT) tahun 2025.

Acara final yang diselenggarakan di Bandung, Universitas Padjajaran pada 16 hingga 20 November 2025 ini mempertemukan para talenta akademik terbaik dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

 Fakhri Nuril Mubin Raih Medali Perunggu

Prestasi tertinggi dipersembahkan oleh Fakhri Nuril Mubin, mahasiswa S1 Matematika 2023, yang berhasil meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dalam bidang Matematika. Fakhri telah menunjukkan dedikasi dan performa yang luar biasa dalam persaingan ketat, membawa pulang medali yang membanggakan bagi FMIPA UM.

 Rafi Ferdian Nugroho Dapatkan Honorable Mention

Selain itu, apresiasi tinggi juga diberikan kepada Rafi Ferdian Nugroho, mahasiswa S1 Matematika 2023 yang sukses meraih predikat “Honorable Mention” di bidang Matematika

Raihan Honorable Mention ini merupakan pengakuan atas performa yang sangat baik, menegaskan kualitas dan daya saing akademik mahasiswa Fakultas MIPA UM di kancah olimpiade MIPA perguruan tinggi.

Berkat raihan medali dan penghargaan ini, Universitas Negeri Malang (UM) secara keseluruhan berhasil masuk dalam 15 Besar Nominasi Perguruan Tinggi Berprestasi pada ajang ONMIPA PT 2025.

Pencapaian institusional ini adalah cerminan dari sinergi dan kolaborasi antara dosen pembimbing, fakultas, dan semangat juang mahasiswa. Fakultas MIPA UM mengucapkan selamat dan terima kasih atas perjuangan Fakhri Nuril Mubin dan Rafi Ferdian Nugroho yang telah mengukir sejarah dan menguatkan posisi UM sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Indonesia.

Survei Biofisik dan Identifikasi Sumber Benih Awali Riset Inovatif Jaring Berbenih di Ruas Tol Mojokerto-Jombang

Survei Biofisik dan Identifikasi Sumber Benih Awali Riset Inovatif Jaring Berbenih di Ruas Tol Mojokerto-Jombang

Mojokerto, 23 Mei 2025 — Tim peneliti dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM) bersama Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE) BRIN melaksanakan survei awal biofisik, sumber benih, dan bahan baku dalam rangka pelaksanaan kegiatan penelitian bertajuk “Inovasi dan Aplikasi Jaring Berbenih (Seed Net) untuk Mencegah Erosi dan Meningkatkan Keberhasilan Revegetasi Tebing Terjal Akibat Pembukaan Jalan.”

Kegiatan yang berlangsung pada 20–22 Mei 2025 ini dilaksanakan di lokasi ruas jalan tol Mojokerto–Jombang, Jawa Timur, tepatnya pada area overpass milik PT Marga Harjasa Infrastructure (MHI) yang memiliki kemiringan lereng mencapai 60–70%. Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara FMIPA UM yang melibatkan Prof. Dr. Fatchur Rohman, M.Si. dari Departemen Pendidikan Biologi dan Indra Fardhani, S.Pd., M.Sc., M.I.L., Ph.D dari Departemen Pendidikan IPA dengan peneliti dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE BRIN) yaitu Dr. Enny Widyati, Sugeng Budiharta, Ph.D., Sri Een Hartatik, Ph.D., Dr. Titut Yulistyarini, dan Dr. Helbert. Penelitian ini memperoleh dukungan pendanaan dari program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM).

Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi biofisik lereng serta sumber benih dan bahan baku lokal yang akan digunakan dalam pembuatan jaring berbenih (seed net). Jaring ini dirancang sebagai inovasi untuk menahan erosi tanah dan mendorong keberhasilan revegetasi alami pada lereng-lereng curam yang rentan longsor akibat pembangunan infrastruktur jalan.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari direksi dan manajemen PT MHI, yang menyambut baik riset kolaboratif ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan di sektor infrastruktur.

Riset ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s), khususnya tujuan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Darat). Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model implementasi teknologi ekologis dalam pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim serta berdampak positif bagi konservasi lingkungan.

Langkah selanjutnya dari penelitian ini adalah perancangan dan pemasangan jaring berbenih yang dijadwalkan akan dilakukan pada akhir tahun 2025, dengan harapan hasilnya dapat direplikasi pada lokasi-lokasi serupa di proyek infrastruktur lainnya di Indonesia di masa yang akan datang.

Chat