Malang, 12 Februari 2025 – Program Studi Gizi Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertema “Mengungkap Tantangan dan Solusi Penanganan Diabetes Mellitus Tipe 1 pada Anak” pada Rabu, 12 Februari 2025. Acara ini diadakan di Gedung B20 Lt.2 Fakultas MIPA UM dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang antusias mengikuti pembahasan yang sangat relevan dan mendalam mengenai topik tersebut.
Kuliah tamu ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam bidang diabetes dan gizi. Mereka adalah Ibu Aprinia Dian Nurhayati, S.Gz., M.Si., dari bidang riset Gizi, Ibu Dr. dr. Ariani, M.Kes., SpA., SubSpTKPS, dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB), dan Ibu Fibias Vima Nurlita, S.Gz., ahli gizi anak dari RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar). Ketiga narasumber tersebut berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai tantangan serta solusi terbaik dalam penanganan Diabetes Mellitus Tipe 1 pada anak-anak.
Pembukaan dan Sambutan Dekan FMIPA UM
Acara ini dibuka oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kuliah tamu ini dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi mahasiswa. “Saya berharap melalui diskusi ini, kita bisa mengungkap berbagai tantangan dan mencari solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang terdampak Diabetes Mellitus Tipe 1,” ujarnya.
Tujuan Kuliah Tamu
Kuliah tamu ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai tantangan yang dihadapi dalam penanganan Diabetes Mellitus Tipe 1 pada anak, serta membahas solusi terbaik dalam perawatan medis, dukungan psikologis, dan peran keluarga. Topik yang dibahas mencakup asuhan gizi pada anak dengan DM Tipe 1, asesmen gizi, pengaturan makan, pengaturan karbohidrat untuk mencapai target asuhan gizi, serta aktivitas fisik yang tepat bagi anak penderita diabetes. Di samping itu, para narasumber juga menekankan bahwa meskipun penyakit ini belum dapat disembuhkan, pengelolaan yang tepat dapat memungkinkan anak-anak dengan DM Tipe 1 untuk hidup dengan kualitas yang baik, layaknya anak-anak sehat lainnya.
Sesi 1: Pemahaman Insulin dan Pengaturannya oleh Ibu Aprinia Dian Nurhayati
Sesi pertama dimulai dengan presentasi dari Ibu Aprinia Dian Nurhayati, S.Gz., M.Si., yang menjelaskan tentang peran penting insulin dalam pengelolaan diabetes. Beliau mengungkapkan bahwa pemahaman tentang cara kerja insulin dan berbagai jenis insulin yang tersedia sangat penting untuk membantu penderita diabetes, khususnya anak-anak, dalam mengelola kadar gula darah mereka. Ibu Aprinia menjelaskan bagaimana pengetahuan tentang jenis insulin yang berbeda dapat membantu mengatur pola makan, aktivitas fisik, serta pemberian insulin yang lebih optimal, untuk menjaga keseimbangan gula darah dan mengurangi risiko komplikasi jangka panjang.
Sesi 2: Dampak Diabetes Mellitus pada Anak oleh Dr. dr. Ariani
Pada sesi kedua, Dr. dr. Ariani, M.Kes., SpA., SubSpTKPS, membahas tentang dampak Diabetes Mellitus Tipe 1 pada anak-anak dan remaja. Beliau menjelaskan bahwa diabetes adalah gangguan metabolisme kronis yang dapat berdampak pada tumbuh kembang anak. Dr. Ariani menekankan bahwa kasus diabetes pada anak terus meningkat, terutama disebabkan oleh faktor autoimun dan gaya hidup yang tidak sehat. Meskipun diabetes Tipe 1 tidak dapat disembuhkan, dengan pengelolaan yang baik, anak-anak penderita diabetes masih dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Beliau juga memberikan panduan terkait pentingnya pemahaman yang baik tentang pengelolaan diabetes untuk mencegah komplikasi jangka panjang yang bisa mengganggu kesehatan anak.
Sesi 3: Peran Gizi dalam Pengelolaan Diabetes oleh Ibu Fibias Vima Nurlita
Sesi terakhir dibawakan oleh Ibu Fibias Vima Nurlita, S.Gz., yang menjelaskan pentingnya peran gizi dalam pengelolaan diabetes dan pencegahan penyakit melalui pola makan yang tepat. Dalam presentasinya, beliau memaparkan faktor-faktor penyebab diabetes pada anak, dampak kesehatan yang ditimbulkan, serta solusi praktis dalam bentuk perubahan pola makan dan gaya hidup sehat. Dengan pendekatan berbasis ilmu gizi, Ibu Fibias menekankan bahwa pola makan yang terkontrol, terutama pengaturan karbohidrat, serta kegiatan fisik yang sesuai dapat membantu anak-anak dengan diabetes menjalani kehidupan yang lebih sehat dan seimbang. Selain itu, beliau memberikan wawasan tentang bagaimana pendekatan gizi yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak dengan diabetes.
Sesi Tanya Jawab dan Penutupan
Selama sesi tanya jawab, mahasiswa sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengelolaan diabetes, termasuk tentang tantangan dalam merawat anak penderita diabetes, pentingnya edukasi bagi orang tua, serta bagaimana mengatur pola makan yang tepat untuk anak-anak dengan diabetes. Para narasumber menjawab dengan sangat jelas dan memberi pemahaman yang lebih mendalam.
Kuliah tamu ini diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada para pemateri sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, diikuti dengan sesi foto bersama sebagai simbol kenangan dari acara yang sangat bermanfaat ini.
Kesimpulan
Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami tantangan yang dihadapi dalam penanganan Diabetes Mellitus Tipe 1 pada anak-anak, serta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas perawatan dan dukungan bagi anak-anak dengan diabetes. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar dapat berkontribusi dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang terus berkembang, terutama dalam konteks penanganan penyakit diabetes di masa depan.