Malang, 17 April 2025 – MA Negeri 2 Kota Malang melaksanakan kunjungan edukatif ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM), Kamis (17/04), bertempat di Aula Gedung B20 Lantai 2 FMIPA UM. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar sains di kalangan siswa sekaligus mempererat kerja sama antar lembaga pendidikan dalam rangka mendukung pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Rombongan MA Negeri 2 Kota Malang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Anita Yusianti, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berharga tersebut, serta harapan agar kunjungan ini menjadi awal kerja sama yang lebih erat.
“Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Bagi saya pribadi, datang ke FMIPA UM seperti pulang ke rumah, karena saya juga pernah menimba ilmu di sini. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan membuka jalan bagi para siswa MA Negeri 2 untuk melanjutkan studi di FMIPA UM,” tuturnya.
Rombongan disambut langsung oleh Wakil Dekan III FMIPA UM, Prof. Dr. Sentot Kusairi, S.Pd., M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami merasa terhormat menerima kunjungan dari siswa-siswi MA Negeri 2 Kota Malang. Semoga kegiatan ini menjadi jembatan untuk memperkenalkan dunia akademik sains sejak dini dan menjadi inspirasi untuk masa depan mereka,” ujar Prof. Sentot.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi ilmiah dari perwakilan empat departemen di lingkungan FMIPA UM. Setiap sesi dirancang untuk mengenalkan bidang-bidang keilmuan yang ada, serta memotivasi siswa agar lebih mengenal potensi dan prospek studi di bidang sains.
1. Departemen Kimia
Sesi pertama dibawakan oleh Bapak Husni Wahyu Wijaya, S.Pd., M.Si., Ph.D., selaku Sekretaris Departemen Kimia sekaligus Ketua Program Studi S1 Pendidikan Kimia. Beliau memaparkan struktur akademik, fasilitas laboratorium, serta fokus penelitian Departemen Kimia.
“Kami mendorong mahasiswa untuk aktif dalam riset dan pengembangan keilmuan yang berdampak bagi masyarakat. Kimia bukan hanya rumus di papan tulis, tetapi juga solusi nyata bagi berbagai persoalan kehidupan,” jelasnya.
2. Departemen Pendidikan IPA
Sesi berikutnya disampaikan oleh Kepala Laboratorium Prodi Pendidikan IPA, Bapak Indra Fardhani, S.Pd., M.Sc., M.I.L., Ph.D., yang menjelaskan peran strategis pendidikan IPA dalam mengintegrasikan sains dasar dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual.
“Pendidikan IPA tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk cara berpikir ilmiah yang kritis, kreatif, dan solutif terhadap persoalan nyata,” ungkapnya.
3. Departemen Sains Terapan (Bioteknologi)
Ketua Departemen Sains Terapan, Prof. Dr. Evi Susanti, S.Si., M.Si., memaparkan perkembangan pesat di bidang bioteknologi dan kontribusinya dalam riset-riset aplikatif.
“Melalui berbagai riset dan eksperimen, kami terus berinovasi menciptakan solusi di bidang kesehatan, lingkungan, dan pangan. Tantangan justru menjadi pemantik munculnya inovasi-inovasi baru yang bermanfaat,” ujarnya.
4. Departemen Fisika
Sesi terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Ahmad Taufiq, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Departemen dan Ketua Prodi S1 Fisika. Ia menekankan pentingnya fisika dalam menjawab berbagai tantangan global melalui pendekatan ilmiah yang berbasis riset.
“Fisika bukan hanya teori dalam buku. Ilmu ini hadir dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan dunia nyata. Mari kita jadikan sains sebagai alat untuk membangun masa depan,” kata Prof. Taufiq.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara siswa dan para pemateri, diikuti pemberian cinderamata dari MA Negeri 2 Kota Malang kepada pihak FMIPA UM sebagai simbol apresiasi dan kenang-kenangan. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi penanda kebersamaan dan semangat kolaboratif antar institusi.
Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan inspirasi serta wawasan baru kepada para siswa mengenai pentingnya ilmu pengetahuan, khususnya di bidang sains. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjalin sinergi antara pendidikan menengah dan perguruan tinggi untuk mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.