
Pembekalan Persiapan Magang Industri: Meningkatkan Profesionalisme Mahasiswa Bioteknologi Dalam Mendukung SDGs 4, 8, dan 9
Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia industri, program studi Bioteknologi UM telah menyelenggarakan kegiatan “Pembekalan Persiapan Magang Industri” pada Jumat, 24 Januari 2025 secara daring. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa Bioteknologi UM terutama Angkatan 2022 dengan keterampilan yang diperlukan selama magang, meliputi persiapan magang, etika magang, profesionalisme dalam bekerja, serta evaluasi diri setelah magang. Dengan pembekalan yang disampaikan oleh Rendra Aji Sauptra, S.Si dari PT Nestle Indonesia ini, mahasiswa diharapkan mampu menjalani magang dengan optimal dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi industri. Workshop ini berperan penting dalam mendukung beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).
Meningkatkan Mutu Pendidikan dan Kesiapan Kerja (SDG 4: Quality Education)
Pembekalan magang industri memberikan wawasan bagi mahasiswa tentang persiapan yang harus dilakukan sebelum memasuki dunia kerja. Mahasiswa mendapatkan informasi mengenai tata cara magang, pemahaman terhadap tugas yang akan dijalankan, serta keterampilan yang perlu dikuasai agar magang dapat berjalan dengan efektif. Dengan demikian, mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja dan industri.
Meningkatkan Etika dan Profesionalisme dalam Dunia Kerja (SDG 8: Decent Work and Economic Growth)
Etika dan profesionalisme merupakan aspek penting dalam lingkungan kerja. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga sikap profesional, berkomunikasi secara efektif, serta mematuhi peraturan perusahaan tempat magang. Selain itu, mereka juga dibekali keterampilan dalam bekerja secara tim dan menghadapi tantangan di lingkungan industri, yang akan meningkatkan kualitas tenaga kerja di masa depan.
Mendukung Inovasi dan Penguatan Industri (SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure)
Dengan mengikuti magang industri, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pengembangan inovasi di bidang bioteknologi. Pengalaman langsung di industri memberikan wawasan tentang bagaimana ilmu yang mereka pelajari di kampus diterapkan dalam skala yang lebih besar. Hal ini membantu membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan mendorong pertumbuhan infrastruktur riset serta inovasi di bidang bioteknologi.
Evaluasi Diri untuk Pengembangan Karier
Salah satu aspek penting dari program ini adalah evaluasi diri setelah magang. Mahasiswa diajarkan bagaimana merefleksikan pengalaman magang mereka, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta menyusun strategi untuk pengembangan karier mereka di masa depan. Dengan evaluasi diri yang baik, mahasiswa dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja yang kompetitif.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang merasa lebih siap menghadapi dunia industri. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa Bioteknologi dapat menjalani magang dengan lebih percaya diri, memberikan kontribusi yang nyata bagi industri, serta turut mendukung pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).