0341-552180 [email protected]
Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

MALANG – Memperingati Hari Bumi yang jatuh tepat hari Jumat, 17 April 2026, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar aksi serentak peduli lingkungan di seluruh area kampus, dengan melakukan aksi membersihan saluran air, sungai, dan sampah di lingkungan Universitas Negeri Malang.

Momentum ini disambut dengan aksi nyata oleh segenap civitas akademika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM). Mengambil bagian dalam gerakan besar universitas yang digelar serentak di seluruh penjuru kampus, FMIPA UM memfokuskan kekuatannya untuk melakukan normalisasi dan pembersihan aliran sungai serta parit yang melintasi area fakultas.

Sejak fajar menyingsing, suasana di lingkungan FMIPA sudah menunjukkan geliat yang berbeda. Puluhan Tenaga Kependidikan (Tendik) bersama tim outsourcing kebersihan berkumpul dengan semangat gotong royong yang kental. Dengan berbekal alat pembersih manual, sepatu bot, dan kantong sampah besar, mereka menyisir setiap sudut aliran air yang menjadi urat nadi drainase di lingkungan FMIPA.

Lebih dari Sekadar Rutinitas

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna. Keikutsertaan FMIPA dalam aksi pembersihan sungai ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap ekosistem lokal. Para Tendik yang sehari-harinya fokus dalam pelayanan mahasiswa, kali ini tidak ragu untuk turun langsung ke tepian sungai, memungut sampah plastik yang terselip di antara bebatuan, serta membersihkan tanaman liar yang mulai menutup arus air.

Kerja sama dengan tim outsourcing pun terjalin sangat apik. Sebagai garda terdepan dalam menjaga estetika kampus, tim kebersihan memberikan arahan teknis mengenai titik-titik rawan sumbatan, sementara staf Tendik bahu-membahu memastikan seluruh sampah yang terangkat terdistribusi ke tempat pembuangan akhir yang disediakan universitas.

Dampak Nyata bagi Kehidupan Kampus

Pembersihan sungai ini memiliki urgensi yang vital. Selain dalam rangka memperingati Hari Bumi, aksi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kelancaran sistem irigasi kampus guna menghindari potensi genangan air atau banjir lokal saat intensitas hujan meningkat. Selain itu, dengan sungai yang bersih, lingkungan FMIPA yang dikenal sebagai kawasan “saintis” ini diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman dan asri bagi seluruh warga kampus yang beraktivitas di dalamnya.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui keterlibatan aktif dalam pembersihan parit dan sungai hari ini, FMIPA UM kembali mempertegas posisinya dalam mendukung visi Green Campus yang diusung oleh Universitas Negeri Malang. Semangat Hari Bumi 2026 ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni hari ini saja, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku harian dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di area fakultas.

Dengan tuntasnya aksi resik-resik siang ini, wajah sungai di lingkungan FMIPA nampak lebih bersih dan rapi, memberikan pemandangan yang menenangkan, sekaligus bukti nyata bahwa kolaborasi sederhana antar-lini staf mampu memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi.

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MIPAnet tahun 2026 yang berlangsung pada 12–15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan fakultas MIPA dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

MIPAnet merupakan jaringan kerja sama nasional lembaga pendidikan tinggi bidang MIPA yang bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta tata kelola sumber daya. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membahas kebijakan nasional, isu-isu mutakhir, serta peluang kolaborasi lintas institusi guna mendorong kemajuan bersama.

Hari pertama, Minggu (12/4/2026), peserta dari berbagai perguruan tinggi mulai hadir di Kota Malang. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang awal membangun komunikasi dan mempererat hubungan antaranggota MIPAnet.

Memasuki hari kedua, Senin (13/4/2026), kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.
Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya penguatan kolaborasi nasional dan internasional antar fakultas MIPA khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan penelitian. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait Sosialisasi Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen yang memberikan gambaran arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan karier akademik. Materi tersebut disampaikan secara daring oleh Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si. Sebagai Dekan FMIPA Universitas Negeri Malang, beliau membahas tentang Strategi Membangun Kolaborasi Internasional yang menekankan pentingnya jejaring global dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan industri ke PT Tomoland Inti Gajayana sebagai upaya memperluas wawasan di dunia industri. Rangkaian kegiatan di hari  kedua diakhiri dengan rapat kerja internal MIPAnet, berupa paparan capaian kinerja Sekretaris Jenderal MIPAnet, Prof. Kuwat Triyana, M.Si, serta laporan keorganisasian internal MIPAnet.

Pada hari ketiga, Selasa (14/4/2026), peserta Rakernas mengikuti materi mengenai Strategi Tata Kelola Laboratorium yang Efektif, yang disampaikan oleh Prof. Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D. di di Aula Gedung Fakultas MIPA UM.
Dalam paparannya, Prof. Surjani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Laboratorium Mineral dan Material Maju (Lab. MMM) Universitas Negeri Malang, memberikan wawasan praktis dalam pengelolaan fasilitas akademik dan riset, khususnya pengelolaan laboratorium yang bisa menjadi income generating lembaga. Melalui visi dan misinya, sejak tahun 2025 Lab MMM UM menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK FMIPA) yang berfokus pada bidang laboratorium sains dan teknologi, khususnya pada rumpun imu kimia, analisis instrumen, dan pengujian mutu bahan serta manajerial laboratoium.
Agenda pada hari Selasa ini diakhiri  dengan kunjungan fasilitas laboratorium di lingkungan Universitas Negeri Malang sebagai referensi pengelolaan sarana pendukung akademik.

Pada hari keempat, Rabu (15/4/2026), seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda kepulangan peserta ke daerah masing-masing setelah mengikuti seluruh kegiatan Rakernas MIPAnet 2026.

Sebagai penutup, forum ini menegaskan komitmen kuat komunitas akademik MIPA untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Melalui MIPAnet, diharapkan pengembangan kurikulum semakin adaptif, inovatif, dan selaras dengan tuntutan zaman. Harapannya, forum ini juga mampu memperluas wawasan para pimpinan fakultas agar lebih responsif terhadap dinamika isu nasional maupun global

Sambut Kenal Mahasiswa Student Mobility Inbound dari University Malaysia Terengganu di Prodi S1 Bioteknologi FMIPA UM untuk Memperkuat Kolaborasi Akademik dan Pertukaran Budaya

Sambut Kenal Mahasiswa Student Mobility Inbound dari University Malaysia Terengganu di Prodi S1 Bioteknologi FMIPA UM untuk Memperkuat Kolaborasi Akademik dan Pertukaran Budaya

Malang, 6 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi menerima mahasiswa Student Mobility dari Biological Sciences Programme, Faculty of Science and Marine Environment, Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekanat FMIPA UM, Gedung B20. Penerimaan dilakukan oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., dan dihadiri oleh pimpinan departemen di lingkungan FMIPA UM, termasuk Ketua Departemen Sains Terapan sekaligus Koordinator Program Studi S1 Bioteknologi, Prof. Dr. Evi Susanti, M.Si., dan pimpinan tenaga kependidikan FMIPA UM.

Program Student Mobility ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026 yang akan berlangsung selama satu bulan di Prodi S1 Bioteknologi UM. Program yang sudah berjalan rutin selama 3 tahun terakhir ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan magang, tetapi juga sebagai wadah integrasi antara pengalaman akademik, riset, dan pemahaman lintas budaya. Sebanyak empat mahasiswa dari UMT mengikuti program ini, yaitu Yogavaishnavi a/p Subramaniam, Jamie P’ng Jinq Ru, Nur Hanan Humaira binti Erwanshah, dan Vinmughil A/P Arangkannal. Selama pelaksanaan program, keempat mahasiswa akan terlibat dalam beberapa aktivitas utama yang terstruktur berupa: (a) Magang Laboratorium Berbasis Riset dan Diskusi Ilmiah, (b) Cultural Exchange (Pertukaran Budaya), dan (c) Refleksi serta Evaluasi Program.

Mahasiswa akan mengikuti kegiatan magang di Laboratorium Bioteknologi dan Laboratorium Mineral dan Material Maju (LMMM) FMIPA UM dengan pendampingan dosen dan teknisi laboratorium. Kegiatan ini meliputi: Pengenalan fasilitas dan standar keselamatan kerja di laboratorium; Pelatihan teknik dasar bioteknologi; Keterlibatan dalam proyek riset dosen, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam proses penelitian terutama terkait fermentasi makanan dan aspek mikrobiologi dari Jewawut, salah satu tanaman khas Indonesia; Diskusi ilmiah rutin dan presentasi hasil eksperimen dan penguatan pemahaman konsep. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis (hands-on skills) serta memahami alur kerja penelitian di bidang bioteknologi secara nyata. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan ilmiah serta membangun jejaring akademik internasional. Sebagai bagian penting dari program, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan pertukaran budaya yang meliputi pengenalan budaya lokal Indonesia (khususnya budaya Malang dan Jawa Timur), kunjungan ke tempat-tempat edukatif dan budaya di sekitar Malang, serta interaksi langsung dengan mahasiswa Bioteknologi UM melalui kegiatan informal seperti diskusi budaya dan kuliner. Di akhir program, mahasiswa akan diminta untuk menyusun laporan kegiatan Student Mobility, melakukan presentasi hasil pengalaman dan pembelajaran selama program, dan memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan program sebagai bahan evaluasi ke depan. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengukur capaian program sekaligus memperkuat aspek reflektif dalam proses pembelajaran.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, program Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman komprehensif yang menggabungkan aspek akademik, penelitian, dan budaya. Selain itu, program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional antara FMIPA UM dan Universiti Malaysia Terengganu terutama di bidang pendidikan dan riset bioteknologi. Selain itu, melalui kegiatan ini, FMIPA UM juga berkontribusi dalam mendukung agenda global melalui implementasi nilai-nilai SDGs dalam pendidikan tinggi, antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Penulis: Nani Farida (Sekretaris Departemen Sains Terapan FMIPA UM)
Penyunting: Evi Susanti

FMIPA UM Gelar Halalbihalal dan Kuliah Umum dengan Tema Memperkuat Integritas dan Layanan Prima menuju FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi

FMIPA UM Gelar Halalbihalal dan Kuliah Umum dengan Tema Memperkuat Integritas dan Layanan Prima menuju FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi

Malang, 31 Maret 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar acara halalbihalal sekaligus kuliah umum dengan tema “Memperkuat Integritas dan Layanan Prima menuju FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi”. Tema ini dipilih dalam rangka penguatan Zona Integritas di lingkungan FMIPA UM menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Kegiatan yang berlangsung di Aula B20 ini dihadiri oleh Dekan beserta jajaran, seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan fungsionaris mahasiswa, serta para mantan pimpinan FMIPA UM.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan narasumber Dr. H. Baihaqi yang menyampaikan materi penting tentang integritas dan bahaya korupsi. Dalam pemaparannya, Dr. Baihaqi menekankan pentingnya menjaga harta sesama dengan cara yang halal dan benar. Dr. Baihaqi mengisahkan cerita inspiratif dari Umar bin Khattab yang dikenal sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan rakyatnya, terutama kaum dhuafa. Kisah ini menjadi teladan tentang pentingnya integritas seorang pemimpin dalam melayani masyarakat.

Narasumber juga menjelaskan makna mendalam dari tradisi halalbihalal yang merupakan momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. “Minal aidin wal faidzin bukan sekadar mohon maaf lahir dan batin, tetapi juga momentum untuk kembali ke fitrah dengan hati yang bersih,” jelasnya.

Dr. Baihaqi menekankan pentingnya budaya berkunjung dan menjaga silaturahmi, terutama setelah bulan Ramadhan. Ia menyebutkan bahwa orang yang bijak akan selalu ingin bersilaturahmi ketika sehat, dan ketika ada kerenggangan hubungan, segera berupaya untuk memperbaiki diri.

Menuju FMIPA UM Bebas Korupsi

Tema kuliah umum ini sangat relevan dengan upaya FMIPA UM untuk menjadi wilayah bebas dari korupsi. Melalui acara ini, diharapkan seluruh civitas akademik FMIPA UM dapat memperkuat komitmen untuk menjunjung tinggi integritas dan memberikan layanan prima.

Acara ditutup dengan doa bersama dengan harapan agar ibadah puasa yang telah dilaksanakan selama Ramadhan diterima oleh Allah SWT. dan FMIPA UM dapat menjadi institusi yang bersih, berintegritas, dan membanggakan.

Co-Teaching Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menguatkan Pembelajaran di Kelas Internasional Program Studi Sarjana Bioteknologi FMIPA Universitas Negeri Malang

Co-Teaching Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menguatkan Pembelajaran di Kelas Internasional Program Studi Sarjana Bioteknologi FMIPA Universitas Negeri Malang

 Malang—Pada tanggal 13 Februari 2026, Program Studi Sarjana Bioteknologi, Departemen Sains Terapan, FMIPA, Universitas Negeri Malang menerima kedatangan Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai adjunct profesor dalam rangka penguatan pembelajaran kelas internasional. Kelas internasional Prodi S1 Bioteknologi merupakan kelas internasional satu-satunya di FMIPA UM yang menerima angkatan pertamanya pada tahun 2024. Saat ini batch 2024 terdiri atas 9 mahasiswa dan batch 2025 yaitu 18 mahasiswa. Kelas internasional ini memberikan pengalaman belajar level global karena penggunaan bahasa asing (Inggris) sebagai bahasa pengantar pembelajaran, dan mewajibkan mahasiswanya mendapatkan paparan berkegiatan akademik di luar negeri. Beberapa kegiatan internasional di luar negeri yang telah diikuti mahasiswa program ini diantaranya adalah Summer Course mengenai pengambilan sampel limbah air, udara dan tanah serta analisisnya yang berstandar internasional, diselenggarakan oleh Fakulti Sains Dan Sekitaran Marin (FSSM) Universiti Malaysia Terengganu (UMT); International Workshop mengenai Cosmeceutical Science di Kuliyyah of Pharmacy, International Islamic University Malaysia (IIUM) yang terletak di Kuantan, Pahang, dan Regen Asia Summit di National University of Singapore (NUS).

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas internasional, maka pembelajaran pada beberapa matakuliah melibatkan international lecturer dari kampus luar negeri yang bereputasi yang dilakukan secara online dan atau offline. Beberapa mata kuliah kelas internasional yang melibatkan dosen luar negeri sebagai Co-teacher, diantaranya Kimia Gugus Fungsi, Komunikasi Sains, dan Mikrobiologi dengan pengajar dari Universiti Teknologi Malaysia (UMT), Rekayasa Genetika dari Tianjin University, Pengantar Teknologi Bioproses dari Universiti Sains Malaysia (USM), dan Neurosains serta Analisis Bahan Pangan dari UMT.

Pada kesempatan ini, Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab bertindak sebagai Co-teacher kelas internasional bersama Dr. Norman Yoshi Haryono, S.Si. pada matakuliah Kimia Gugus Fungsi (INTNBTK236108). Mata kuliah Kimia Gugus Fungsi ditujukan bagi mahasiswa internasional semester 2. Dalam kurikulum S1 Bioteknologi UM, mata kuliah Kimia Gugus Fungsi merupakan mata kuliah dengan capaian pembelajaran mahasiswa memahami konsep kimia yang mendasari penjelasan mengenai pengenalan dan reaksi-reaksi khas yang melibatkan berbagai gugus fungsi dalam biomolekul, yang sangat mendukung pemahaman konsep bioteknologi di tingkat molekular yang menjadi Penciri Prodi Bioteknologi UM. Pemahaman Kimia Gugus Fungsi yang mendalam sangat krusial dan menjadi prasyarat dalam beberapa mata kuliah selanjutnya seperti Struktur Fungsi Makromolekul, Metabolisme, Dasar-Dasar Bioanalitik, Rekayasa Genetika dan kajian turunannya.

Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab memiliki rekam jejak yang unggul sebagai Co-teacher pada mata kuliah Kimia Gugus Fungsi, terlihat dari rekam jejak pendidikan yang telah ditempuh yakni gelar Bachelor pada bidang Kimia industri, Master pada bidang Kimia, dan Ph.D pada bidang Kimia, dengan bidang kepakaran Teknologi Enzim, yang sangat relevan untuk bidang bioteknologi. Beliau juga merupakan Editorial Board dan Reviewer dari Journal of Enzyme and Microbial Technology dan Journal of Biotechnology and Biotechnological Equipment. Beliau juga meraih beberapa penghargaan bergengsi yang diakui dunia diantaranya yaitu: (1) Analis Gold Medal pada tahun 2025 oleh Persatuan Sains Analisis Malaysia, (2) UKCGE Recognised Research Supervisor yang diberikan oleh United Kingdom Council for Graduate Education, (3) Mendapatkan berbagai pendanaan riset seperti Prototype Research Grant Scheme, (4) Termasuk dalam Top 2% Scientists Worldwide dengan H-indeks 44. Pada kesempatan ini Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab menyampaikan materi mengenai senyawa golongan alkana meliputi tata nama, sifat fisik dan reaksi bertempat di Gedung Kuliah Bersama UM (A19.314) yang berlangsung dari 07.00-11.00 WIB. Proses pembelajaran diawali pemberian materi dengan metode ceramah, yang diikuti dengan diskusi kelompok kecil dan latihan soal, dimana mahasiswa aktif dalam menjawab soal dan pertanyaan yang diberikan. Selain itu, Beliau juga menjelaskan kepentingan mahasiswa untuk memahami ilmu Kimia (khususnya kimia organik), untuk memudahkan dalam mempelajari bioteknologi itu sendiri. Hal ini dikarenakan subjek dari bioteknologi adalah biomolekul yang merupakan senyawa organik, sehingga untuk memahami modifikasi pada makhluk hidup kita perlu memahami sifat kimia dari bahan tersebut. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan harapan mahasiswa yang antusias agar kegiatan seperti ini dapat diadakan untuk beberapa pertemuan.

Penulis: Norman Yoshi Haryono (Pengajar MK Kimia Gugus Fungsi Bioteknologi UM)
Penyunting: Evi Susanti

FMIPA UM Perkuat Komitmen Anti-Korupsi melalui Pencanangan Zona Integritas

FMIPA UM Perkuat Komitmen Anti-Korupsi melalui Pencanangan Zona Integritas

MALANG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) resmi mencanangkan pembangunan Zona Integritas (ZI) pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman depan Gedung B20 FMIPA UM mulai pukul 10.00 WIB.

Kegiatan utama dalam seremoni ini adalah penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama yang tertuang dalam spanduk bertajuk “Tolak Gratifikasi dan Korupsi”. Penandatanganan ini dilakukan secara berurutan oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan FMIPA, para Wakil Dekan, hingga para Ketua Departemen (Kadep), dan Tenaga Kependidikan di lingkungan FMIPA UM.

Poin Utama Komitmen:

  • Penguatan Budaya Anti-Korupsi: Seluruh Civitas Akademika FMIPA UM berkomitmen penuh mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih.
  • Langkah Nyata: Melakukan tindakan preventif dalam pencegahan, penolakan, dan pelaporan segala bentuk praktik gratifikasi.
  • Transparansi Pelayanan: Peningkatan kualitas pelayanan publik yang bebas dari pungutan liar dan praktik KKN.

Dalam suasana yang penuh semangat integritas, aksi tanda tangan ini menjadi simbol bahwa FMIPA UM siap bertransformasi menjadi wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Melalui langkah ini, FMIPA UM berharap dapat memberikan teladan dalam tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel bagi seluruh institusi pendidikan di Indonesia. (HF)

Berikut link video pencanangan Zona Integritas FMIPA UM 
https://www.instagram.com/reel/DVabOHUj8PH/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Kegiatan Pelantikan Ormawa Periode 2026 dan Pencanangan Zona Integritas di lingkungan ORMAWA FMIPA UM

Kegiatan Pelantikan Ormawa Periode 2026 dan Pencanangan Zona Integritas di lingkungan ORMAWA FMIPA UM

Malang – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang resmi melantik pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Periode 2026, pada 6 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula FMIPA UM Gedung B20 Lt 2 ini, menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan mahasiswa sekaligus penguatan komitmen integritas di lingkungan kampus. Pelantikan ini melibatkan seluruh elemen organisasi kemahasiswaan di FMIPA, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF), Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD), hingga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS).

Pada kegiatan tersebut, Dekan FMIPA Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus Ormawa atas kerja keras dan dedikasinya selama periode tahun 2025. Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si juga menyampaikan selamat atas terpilihnya anggota  Ormawa periode Tahun 2026, beliau berharap semoga Kepengurusan Ormawa periode Tahun 2026 ini lebih baik lagi, dan mampu membawa FMIPA lebih baik, lebih gemilang, lebih unggul dan menjadi rujukan fakultas lain.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FMIPA mengajak seluruh pengurus Ormawa untuk turut berperan aktif dalam pencanangan Zona Integritas di lingkungan FMIPA. Ajakan ini menegaskan bahwa budaya integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan fakultas, tetapi juga seluruh elemen mahasiswa sebagai mitra strategis dalam tata kelola kampus. Melalui sinergi antara pimpinan fakultas dan organisasi mahasiswa, diharapkan nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang bersih dan profesional dapat semakin mengakar di lingkungan FMIPA Universitas Negeri Malang.

Link Video Zona Integritas
Instagram
Facebook

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Tenaga Kependidikan FMIPA Universitas Negeri Malang, Wakil Dekan II FMIPA Universitas Negeri Malang : FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Tenaga Kependidikan FMIPA Universitas Negeri Malang, Wakil Dekan II FMIPA Universitas Negeri Malang : FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani

Malang – Di Aula FMIPA UM Gedung  B20 Lt 2, komitmen membangun budaya kerja yang bersih dan profesional kembali ditegaskan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang, pada Rabu siang, 18 Februari 2026. Wakil Dekan II FMIPA Dr. Hari Wisodo, S.Pd, M.Si dalam kegiatan Sosialisasi dan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menyebut pencanangan ini merupakan langkah strategis yang harus terus dilakukan berkelanjutan untuk mewujudkan budaya Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani.

Dr. Hari Wisodo, S.Pd, M.Si  menyampaikan bahwa pada Tahun 2021 FMIPA terpilih sebagai percontohan dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diwilayah Universitas Negeri Malang. Di tahun tersebut pula FMIPA Universitas Negeri Malang berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi sebagai Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.  Prestasi ini menjadi pijakan penting bagi FMIPA UM dalam meneruskan upaya pembangunan Zona Integritas di seluruh unit kerja FMIPA. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan wilayah yang bersih dan berintegritas, yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Pencanangan Zona Integritas ini diharapkan bukan sekadar formalitas saja, tetapi jadikan momen ini sebagai bentuk nyata FMIPA UM memberikan pelayanan berintegritas dan berkualitas,” pungkasnya.

 

Link Video Zona Integritas FMIPA UM
Instagram
Facebook

Chat