Pelepasan Mahasiswa Departemen Pendidikan IPA UM untuk Program Students Outbound Mobility dan Pengabdian internasional di Malaysia

Pelepasan Mahasiswa Departemen Pendidikan IPA UM untuk Program Students Outbound Mobility dan Pengabdian internasional di Malaysia

Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang secara resmi melepas 12 mahasiswa untuk mengikuti program Students Outbound Mobility ke Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Pengabdian Internasional Mahasiswa yang akan dilaksanakan di Sekolah Rendah Seri Budiman, Tanjong Malim, Perak, Malaysia. Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Ketua Departemen Pendidikan IPA, Prof. Habiddin, bersama Sekretaris Departemen, Dr.rer.nat. Safwatun Nida. Program ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi akademik dan penguatan kompetensi calon guru sains melalui pengalaman pembelajaran lintas negara.

Kegiatan students mobility yang didampingi oleh Dr. Yayuk Mulyati, M.Si., ini mengusung tema “Strengthening Preservice Science Teacher Pedagogical Competence through Academic Mobility Community Engagement” dan akan berlangsung selama tiga hari di kampus UPSI, Malaysia. Selama kegiatan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan mahasiswa UPSI dalam berbagai aktivitas akademik, seperti diskusi pembelajaran, observasi praktik pendidikan, pertukaran pengalaman akademik, dan kegiatan community engagement. Kegiatan academic mobility ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru sains, khususnya dalam memahami praktik pembelajaran internasional, pengembangan keterampilan komunikasi akademik, serta penguatan wawasan global dalam bidang pendidikan IPA. Selain memperoleh pengalaman akademik internasional, mahasiswa juga diharapkan dapat membangun jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan dosen di UPSI. Interaksi lintas budaya tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa depan. Pelepasan mahasiswa berlangsung dengan penuh antusiasme dan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti program dengan baik serta membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan IPA di Universitas Negeri Malang.

Selain mengikuti program academic mobility, para mahasiswa juga akan melaksanakan kegiatan pengabdian internasional bertajuk “Ecoenzyme Inquiry Fun Lab: Integration Sustainable Science Learning and Waste Management for Primary School” yang dilaksanakan di Sekolah Rendah Seri Budiman dalam bimbingan Eka Nurul Qomaliyah, S.Pd., M.Si. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pembelajaran sains berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan eco-enzyme sekaligus memfasilitasi pengalaman belajar siswa sekolah dasar menggunakan pendekatan inquiry-based learning yang mendorong rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan. Adapun luaran dari kegiatan ini meliputi produk eco-enzyme, modul pembelajaran, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Lebih jauh lagi, program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi lingkungan, keterampilan praktis pengelolaan limbah organik, dan membangun perilaku berkelanjutan baik bagi siswa sekolah dasar maupun mahasiswa peserta program.

Program kolaboratif internasional ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 tentang Partnerships for the Goals, melalui penguatan kerja sama lintas negara, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan.

Pada saat pelepasan mahasiswa, Ketua Departemen Pendidikan IPA, Prof. Habiddin, S.Pd., M.Pd., M.Si., Ph.D., menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk melakukan sharing pengalaman dan pengetahuan bersama mahasiswa UPSI dalam rangka meningkatkan kompetensi akademik maupun pedagogik mereka sebagai calon guru sains. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu menjalin jejaring internasional dengan mahasiswa lintas negara sebagai bekal dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa mendatang. Sekretaris departemen, Dr. rer.nat Safwatun Nida, M.Pd., menekankan pentingnya kerja sama kelompok, kekompakan tim, dan koordinasi yang baik selama pelaksanaan kegiatan di Malaysia. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh peserta dalam menjaga komunikasi, saling mendukung, dan bekerja sama secara profesional selama menjalani rangkaian aktivitas akademik maupun sosial di UPSI.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional yang bermakna bagi mahasiswa serta memperkuat kontribusi Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang dalam pengembangan pendidikan sains yang berorientasi pada keberlanjutan dan kolaborasi global.

KKL Ekologi Departemen Pendidikan IPA Tahun 2026:  Monitoring Kondisi Kualitas Sungai melalui Bioindikator

KKL Ekologi Departemen Pendidikan IPA Tahun 2026: Monitoring Kondisi Kualitas Sungai melalui Bioindikator

Pada tanggal 2 dan 3 Mei 2026, Departemen Pendidikan IPA FMIPA UM menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan untuk mata kuliah Ekologi yang dilaksanakan oleh 157 mahasiswa angkatan 2024. Kegiatan KKL dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo, Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini didampingi oleh 4 orang dosen pendamping (3 dari Departemen Pendidikan IPA dan 1 dari Bepartemen Biologi), 1 laboran, dan 10 asisten praktikum.

Fokus utama kegiatan KKL ini adalah melakukan monitoring keanekaragaman makrozoobenthos air sungai yang merupakan bioindikator kualitas air tawar. Semakin beragam makrozoobenthos yang teridentifikasi akan mengindikasikan semakin bersihnya kondisi air sungai di Bumi Perkemahan Bedengan.
Dari hasil observasi awal, terdapat berbagai jenis hewan bioindikator, bahkan yang sangat sensitif terhadap pencemaran. Sehingga dari hasil pengamatan awal, patut diduga jika kondisi sungai masih sangat baik dan kualitas airnya masih bersih.
Kegiatan pengamatan dilanjutkan dengan proses analisis dan identifikasi untuk memperoleh kesimpulan.

Data dan dokumentasi kegiatan yang diperoleh akan menjadi sumber untuk kegiatan lanjutan yaitu pengabdian untuk pengembangan kawasan Bumi Perkemahan Bedengan sebagai kawasan wisata makrozoobenthos pertama di Indonesia yang telah mendapat pendanaan dari DPPM tahun anggaran 2026.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan terutama SDG’s 6 (ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all) dan SDG’s 14 (life below water).  Secara khusus, hal tersebut diungkapkan oleh salah satu dosen pengampu, Indra Fardhani, S.Pd, M.Sc, M.I.L., Ph.D, bahwa “Kegiatan KKL  Ekologi  selain memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan nyata, juga bisa menyelesaikan persoalan real mitra dalam upaya mempersiapkan Bumi Perkemahana Bedengan sebagai eduwisata makrozoobenthos pertama di Indonesia”.

Mahasiswa UMT Tuntaskan Internship di FMIPA UM, Angkat Pengalaman Akademik dan Budaya

Mahasiswa UMT Tuntaskan Internship di FMIPA UM, Angkat Pengalaman Akademik dan Budaya

Malang — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kerja sama internasional. Pada hari Selasa (28/4) empat mahasiswa Universiti Malaysia Terengganu (UMT) melakukan presentasi laporan akhir internship yang dilaksanakan di ruang seminar Bioteknologi, Gedung B25 lantai 3 ruang 301. Keempat mahasiswa tersebut adalah Jamie P’ng Jinq Ru, Yogavaishnavi A/P Subramaniam, Nur Hanan Humaira binti Erwanshah, dan Vinmughil A/P Arangkannal.

Agenda presentasi ini merupakan sesi akhir rangkaian program Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026. Program Inbound Student Mobility tersebut telah berlangsung secara rutin di Departemen Sains Terapan FMIPA UM selama tiga tahun terakhir. Empat mahasiswa UMT secara resmi diterima oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., serta jajaran pimpinan fakultas pada hari Senin (6/4) dan mengikuti rangkaian kegiatan selama satu bulan di Program Studi S1 Bioteknologi UM.

Presentasi laporan akhir oleh mahasiswa UMT ini dihadiri oleh mahasiswa Bioteknologi, dosen serta Ketua Program Studi Bioteknologi. Acara dimulai dengan pembukaan oleh moderator dan dilanjutkan pemaparan laporan akhir oleh mahasiswa UMT. Melalui presentasinya mereka menyampaikan hasil pembelajaran selama mengikuti program ini. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa dan dosen penguji. Mahasiswa Bioteknologi secara aktif memberikan tanggapan terhadap laporan yang dipresentasikan keempat mahasiswa UMT.

Sebelum mengakhiri presentasi, perwakilan mahasiswa UMT menceritakan pengalaman selama mengikuti Inbound Student Mobility. Pengalaman tersebut mencakup pengenalan pada budaya lokal dan tempat edukatif di Malang dan Jawa Timur. Pengalaman ini didapatkan melalui kunjungan ke beberapa lokasi seperti, Kayoetangan Heritage, Jatim Park, Gunung Bromo, dll. Mereka juga menyampaikan pesan dan kesannya selama mengikuti Inbound Student Mobility di FMIPA UM. Acara diakhiri dengan penyampaian pesan kepada mahasiswa UTM oleh Ketua Program Studi S1 Bioteknologi sekaligus Ketua Departemen Sains Terapan, Prof. Dr. Evi Susanti, M.Si.

Kegiatan tidak hanya sebagai bentuk penguatan kerja sama internasional antar dua universitas saja, tetapi juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis riset dan pengalaman langsung, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membekali mahasiswa keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Selain itu, program ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi global dalam bidang pendidikan dan riset.

Melalui rangkaian kegiatan ini, FMIPA UM tidak hanya berhasil memfasilitasi ruang pembelajaran yang kolaboratif, tetapi juga memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan. Diharapkan, program Inbound Student Mobility seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, serta mendorong terciptanya lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki wawasan global.

Pewarta: Mukhsin Alqhotiri – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM

KKL MK Ekologi 2026 Biologi FMIPA UM di Taman Nasional Alas Purwo

KKL MK Ekologi 2026 Biologi FMIPA UM di Taman Nasional Alas Purwo

Departemen biologi FMIPA Universitas Negeri Malang kembali melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) MK Ekologi. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 23-25 April 2026 bertempat di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Banyuwangi, Jawa Timur.

KKL Ekologi diikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1 Pendidikan Biologi dan S1 Biologi, Laboran FMIPA, Asisten, dan Tenaga Ahli. Kegiatan ini juga didampingi oleh lima orang dosen  FMIPA UM, yaitu Bagus Priambodo, Ph.D selalu Koordinator KKL, Prof. Dr. Fatchur Rohman, Dr. Vivi Novianti, Farid Akhsani, M.Si, dan Indra Fardhani, Ph.D. Selain tenaga Laboran, KKL ini juga didampingi oleh 3 orang Tim Medis dari Klinik Pratama Universitas Negeri Malang yang dilengkapi dengan ambulans.

KKL Ekologi secara rutin dilakukan setiap tahun di Departemen Biologi FMIPA UM bertujuan untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mempelajari keanekaragaman makhluk hidup (biotik) dan interaksinya dengan lingkungannya (abiotik). Kegiatan KKL juga menjembatani teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di ekosistem alaminya, seperti hutan, sabana, dan pesisir. Mahasiswa melakukan sampling vegetasi dan serangga dengan berbagai teknik, dan melakukan pengamatan herpetofauna dengan metode VES, analisis wilayah jelajah ( home range ) hewan dengan menggunakan teknik jejak kaki ( footprint ), serta pengamatan burung ( bird watching ), banteng, dan burung merak di sabana Taman Nasional Alas Purwo.

Kegiatan KKL ini diharapkan juga dapat melatih softskill mahasiswa antara lain bekerja sama dalam tim mulai persiapan, pelaksanaan di lapangan, hingga kembali ke kampus untuk mengelola sampel dan seluruh data yang diperoleh. Dengan kegiatan ini, diharapkan kompetensi pada MK Ekologi dapat diperoleh dan dikuasai mahasiswa.

Seperti kegiatan di tahun-tahun sebelumnya,  KKL Ekologi selalu memberi kesan kepada mahasiswa mulai dari lelah hingga bahagia dan tawa canda yang tidak akan terlupakan dan akan selalu dirindukan.

Mengakhiri sesi menjelang kembali ke UM, Tim Dosen Ekologi FMIPA UM menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada  Kepala Balai TNAP beserta jajarannya, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya KKL Ekologi 2026 ini sehingga berjalan lancar.

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

MALANG – Memperingati Hari Bumi yang jatuh tepat hari Jumat, 17 April 2026, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar aksi serentak peduli lingkungan di seluruh area kampus, dengan melakukan aksi membersihan saluran air, sungai, dan sampah di lingkungan Universitas Negeri Malang.

Momentum ini disambut dengan aksi nyata oleh segenap civitas akademika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM). Mengambil bagian dalam gerakan besar universitas yang digelar serentak di seluruh penjuru kampus, FMIPA UM memfokuskan kekuatannya untuk melakukan normalisasi dan pembersihan aliran sungai serta parit yang melintasi area fakultas.

Sejak fajar menyingsing, suasana di lingkungan FMIPA sudah menunjukkan geliat yang berbeda. Puluhan Tenaga Kependidikan (Tendik) bersama tim outsourcing kebersihan berkumpul dengan semangat gotong royong yang kental. Dengan berbekal alat pembersih manual, sepatu bot, dan kantong sampah besar, mereka menyisir setiap sudut aliran air yang menjadi urat nadi drainase di lingkungan FMIPA.

Lebih dari Sekadar Rutinitas

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna. Keikutsertaan FMIPA dalam aksi pembersihan sungai ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap ekosistem lokal. Para Tendik yang sehari-harinya fokus dalam pelayanan mahasiswa, kali ini tidak ragu untuk turun langsung ke tepian sungai, memungut sampah plastik yang terselip di antara bebatuan, serta membersihkan tanaman liar yang mulai menutup arus air.

Kerja sama dengan tim outsourcing pun terjalin sangat apik. Sebagai garda terdepan dalam menjaga estetika kampus, tim kebersihan memberikan arahan teknis mengenai titik-titik rawan sumbatan, sementara staf Tendik bahu-membahu memastikan seluruh sampah yang terangkat terdistribusi ke tempat pembuangan akhir yang disediakan universitas.

Dampak Nyata bagi Kehidupan Kampus

Pembersihan sungai ini memiliki urgensi yang vital. Selain dalam rangka memperingati Hari Bumi, aksi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kelancaran sistem irigasi kampus guna menghindari potensi genangan air atau banjir lokal saat intensitas hujan meningkat. Selain itu, dengan sungai yang bersih, lingkungan FMIPA yang dikenal sebagai kawasan “saintis” ini diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman dan asri bagi seluruh warga kampus yang beraktivitas di dalamnya.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui keterlibatan aktif dalam pembersihan parit dan sungai hari ini, FMIPA UM kembali mempertegas posisinya dalam mendukung visi Green Campus yang diusung oleh Universitas Negeri Malang. Semangat Hari Bumi 2026 ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni hari ini saja, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku harian dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di area fakultas.

Dengan tuntasnya aksi resik-resik siang ini, wajah sungai di lingkungan FMIPA nampak lebih bersih dan rapi, memberikan pemandangan yang menenangkan, sekaligus bukti nyata bahwa kolaborasi sederhana antar-lini staf mampu memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi.

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MIPAnet tahun 2026 yang berlangsung pada 12–15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan fakultas MIPA dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

MIPAnet merupakan jaringan kerja sama nasional lembaga pendidikan tinggi bidang MIPA yang bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta tata kelola sumber daya. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membahas kebijakan nasional, isu-isu mutakhir, serta peluang kolaborasi lintas institusi guna mendorong kemajuan bersama.

Hari pertama, Minggu (12/4/2026), peserta dari berbagai perguruan tinggi mulai hadir di Kota Malang. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang awal membangun komunikasi dan mempererat hubungan antaranggota MIPAnet.

Memasuki hari kedua, Senin (13/4/2026), kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.
Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya penguatan kolaborasi nasional dan internasional antar fakultas MIPA khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan penelitian. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait Sosialisasi Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen yang memberikan gambaran arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan karier akademik. Materi tersebut disampaikan secara daring oleh Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si. Sebagai Dekan FMIPA Universitas Negeri Malang, beliau membahas tentang Strategi Membangun Kolaborasi Internasional yang menekankan pentingnya jejaring global dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan industri ke PT Tomoland Inti Gajayana sebagai upaya memperluas wawasan di dunia industri. Rangkaian kegiatan di hari  kedua diakhiri dengan rapat kerja internal MIPAnet, berupa paparan capaian kinerja Sekretaris Jenderal MIPAnet, Prof. Kuwat Triyana, M.Si, serta laporan keorganisasian internal MIPAnet.

Pada hari ketiga, Selasa (14/4/2026), peserta Rakernas mengikuti materi mengenai Strategi Tata Kelola Laboratorium yang Efektif, yang disampaikan oleh Prof. Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D. di di Aula Gedung Fakultas MIPA UM.
Dalam paparannya, Prof. Surjani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Laboratorium Mineral dan Material Maju (Lab. MMM) Universitas Negeri Malang, memberikan wawasan praktis dalam pengelolaan fasilitas akademik dan riset, khususnya pengelolaan laboratorium yang bisa menjadi income generating lembaga. Melalui visi dan misinya, sejak tahun 2025 Lab MMM UM menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK FMIPA) yang berfokus pada bidang laboratorium sains dan teknologi, khususnya pada rumpun imu kimia, analisis instrumen, dan pengujian mutu bahan serta manajerial laboratoium.
Agenda pada hari Selasa ini diakhiri  dengan kunjungan fasilitas laboratorium di lingkungan Universitas Negeri Malang sebagai referensi pengelolaan sarana pendukung akademik.

Pada hari keempat, Rabu (15/4/2026), seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda kepulangan peserta ke daerah masing-masing setelah mengikuti seluruh kegiatan Rakernas MIPAnet 2026.

Sebagai penutup, forum ini menegaskan komitmen kuat komunitas akademik MIPA untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Melalui MIPAnet, diharapkan pengembangan kurikulum semakin adaptif, inovatif, dan selaras dengan tuntutan zaman. Harapannya, forum ini juga mampu memperluas wawasan para pimpinan fakultas agar lebih responsif terhadap dinamika isu nasional maupun global

Sambut Kenal Mahasiswa Student Mobility Inbound dari University Malaysia Terengganu di Prodi S1 Bioteknologi FMIPA UM untuk Memperkuat Kolaborasi Akademik dan Pertukaran Budaya

Sambut Kenal Mahasiswa Student Mobility Inbound dari University Malaysia Terengganu di Prodi S1 Bioteknologi FMIPA UM untuk Memperkuat Kolaborasi Akademik dan Pertukaran Budaya

Malang, 6 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi menerima mahasiswa Student Mobility dari Biological Sciences Programme, Faculty of Science and Marine Environment, Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekanat FMIPA UM, Gedung B20. Penerimaan dilakukan oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., dan dihadiri oleh pimpinan departemen di lingkungan FMIPA UM, termasuk Ketua Departemen Sains Terapan sekaligus Koordinator Program Studi S1 Bioteknologi, Prof. Dr. Evi Susanti, M.Si., dan pimpinan tenaga kependidikan FMIPA UM.

Program Student Mobility ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026 yang akan berlangsung selama satu bulan di Prodi S1 Bioteknologi UM. Program yang sudah berjalan rutin selama 3 tahun terakhir ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan magang, tetapi juga sebagai wadah integrasi antara pengalaman akademik, riset, dan pemahaman lintas budaya. Sebanyak empat mahasiswa dari UMT mengikuti program ini, yaitu Yogavaishnavi a/p Subramaniam, Jamie P’ng Jinq Ru, Nur Hanan Humaira binti Erwanshah, dan Vinmughil A/P Arangkannal. Selama pelaksanaan program, keempat mahasiswa akan terlibat dalam beberapa aktivitas utama yang terstruktur berupa: (a) Magang Laboratorium Berbasis Riset dan Diskusi Ilmiah, (b) Cultural Exchange (Pertukaran Budaya), dan (c) Refleksi serta Evaluasi Program.

Mahasiswa akan mengikuti kegiatan magang di Laboratorium Bioteknologi dan Laboratorium Mineral dan Material Maju (LMMM) FMIPA UM dengan pendampingan dosen dan teknisi laboratorium. Kegiatan ini meliputi: Pengenalan fasilitas dan standar keselamatan kerja di laboratorium; Pelatihan teknik dasar bioteknologi; Keterlibatan dalam proyek riset dosen, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam proses penelitian terutama terkait fermentasi makanan dan aspek mikrobiologi dari Jewawut, salah satu tanaman khas Indonesia; Diskusi ilmiah rutin dan presentasi hasil eksperimen dan penguatan pemahaman konsep. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis (hands-on skills) serta memahami alur kerja penelitian di bidang bioteknologi secara nyata. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan ilmiah serta membangun jejaring akademik internasional. Sebagai bagian penting dari program, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan pertukaran budaya yang meliputi pengenalan budaya lokal Indonesia (khususnya budaya Malang dan Jawa Timur), kunjungan ke tempat-tempat edukatif dan budaya di sekitar Malang, serta interaksi langsung dengan mahasiswa Bioteknologi UM melalui kegiatan informal seperti diskusi budaya dan kuliner. Di akhir program, mahasiswa akan diminta untuk menyusun laporan kegiatan Student Mobility, melakukan presentasi hasil pengalaman dan pembelajaran selama program, dan memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan program sebagai bahan evaluasi ke depan. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengukur capaian program sekaligus memperkuat aspek reflektif dalam proses pembelajaran.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, program Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman komprehensif yang menggabungkan aspek akademik, penelitian, dan budaya. Selain itu, program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional antara FMIPA UM dan Universiti Malaysia Terengganu terutama di bidang pendidikan dan riset bioteknologi. Selain itu, melalui kegiatan ini, FMIPA UM juga berkontribusi dalam mendukung agenda global melalui implementasi nilai-nilai SDGs dalam pendidikan tinggi, antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Penulis: Nani Farida (Sekretaris Departemen Sains Terapan FMIPA UM)
Penyunting: Evi Susanti

FMIPA UM Gelar Halalbihalal dan Kuliah Umum dengan Tema Memperkuat Integritas dan Layanan Prima menuju FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi

FMIPA UM Gelar Halalbihalal dan Kuliah Umum dengan Tema Memperkuat Integritas dan Layanan Prima menuju FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi

Malang, 31 Maret 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar acara halalbihalal sekaligus kuliah umum dengan tema “Memperkuat Integritas dan Layanan Prima menuju FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi”. Tema ini dipilih dalam rangka penguatan Zona Integritas di lingkungan FMIPA UM menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Kegiatan yang berlangsung di Aula B20 ini dihadiri oleh Dekan beserta jajaran, seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan fungsionaris mahasiswa, serta para mantan pimpinan FMIPA UM.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan narasumber Dr. H. Baihaqi yang menyampaikan materi penting tentang integritas dan bahaya korupsi. Dalam pemaparannya, Dr. Baihaqi menekankan pentingnya menjaga harta sesama dengan cara yang halal dan benar. Dr. Baihaqi mengisahkan cerita inspiratif dari Umar bin Khattab yang dikenal sebagai pemimpin yang sangat memperhatikan rakyatnya, terutama kaum dhuafa. Kisah ini menjadi teladan tentang pentingnya integritas seorang pemimpin dalam melayani masyarakat.

Narasumber juga menjelaskan makna mendalam dari tradisi halalbihalal yang merupakan momentum untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. “Minal aidin wal faidzin bukan sekadar mohon maaf lahir dan batin, tetapi juga momentum untuk kembali ke fitrah dengan hati yang bersih,” jelasnya.

Dr. Baihaqi menekankan pentingnya budaya berkunjung dan menjaga silaturahmi, terutama setelah bulan Ramadhan. Ia menyebutkan bahwa orang yang bijak akan selalu ingin bersilaturahmi ketika sehat, dan ketika ada kerenggangan hubungan, segera berupaya untuk memperbaiki diri.

Menuju FMIPA UM Bebas Korupsi

Tema kuliah umum ini sangat relevan dengan upaya FMIPA UM untuk menjadi wilayah bebas dari korupsi. Melalui acara ini, diharapkan seluruh civitas akademik FMIPA UM dapat memperkuat komitmen untuk menjunjung tinggi integritas dan memberikan layanan prima.

Acara ditutup dengan doa bersama dengan harapan agar ibadah puasa yang telah dilaksanakan selama Ramadhan diterima oleh Allah SWT. dan FMIPA UM dapat menjadi institusi yang bersih, berintegritas, dan membanggakan.

Chat