Pada tanggal 2 dan 3 Mei 2026, Departemen Pendidikan IPA FMIPA UM menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan untuk mata kuliah Ekologi yang dilaksanakan oleh 157 mahasiswa angkatan 2024. Kegiatan KKL dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo, Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini didampingi oleh 4 orang dosen pendamping (3 dari Departemen Pendidikan IPA dan 1 dari Bepartemen Biologi), 1 laboran, dan 10 asisten praktikum.

Fokus utama kegiatan KKL ini adalah melakukan monitoring keanekaragaman makrozoobenthos air sungai yang merupakan bioindikator kualitas air tawar. Semakin beragam makrozoobenthos yang teridentifikasi akan mengindikasikan semakin bersihnya kondisi air sungai di Bumi Perkemahan Bedengan.
Dari hasil observasi awal, terdapat berbagai jenis hewan bioindikator, bahkan yang sangat sensitif terhadap pencemaran. Sehingga dari hasil pengamatan awal, patut diduga jika kondisi sungai masih sangat baik dan kualitas airnya masih bersih.
Kegiatan pengamatan dilanjutkan dengan proses analisis dan identifikasi untuk memperoleh kesimpulan.
Data dan dokumentasi kegiatan yang diperoleh akan menjadi sumber untuk kegiatan lanjutan yaitu pengabdian untuk pengembangan kawasan Bumi Perkemahan Bedengan sebagai kawasan wisata makrozoobenthos pertama di Indonesia yang telah mendapat pendanaan dari DPPM tahun anggaran 2026.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan terutama SDG’s 6 (ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all) dan SDG’s 14 (life below water). Secara khusus, hal tersebut diungkapkan oleh salah satu dosen pengampu, Indra Fardhani, S.Pd, M.Sc, M.I.L., Ph.D, bahwa “Kegiatan KKL Ekologi selain memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan nyata, juga bisa menyelesaikan persoalan real mitra dalam upaya mempersiapkan Bumi Perkemahana Bedengan sebagai eduwisata makrozoobenthos pertama di Indonesia”.