Co-Teaching Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menguatkan Pembelajaran di Kelas Internasional Program Studi Sarjana Bioteknologi FMIPA Universitas Negeri Malang

Co-Teaching Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) menguatkan Pembelajaran di Kelas Internasional Program Studi Sarjana Bioteknologi FMIPA Universitas Negeri Malang

 Malang—Pada tanggal 13 Februari 2026, Program Studi Sarjana Bioteknologi, Departemen Sains Terapan, FMIPA, Universitas Negeri Malang menerima kedatangan Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai adjunct profesor dalam rangka penguatan pembelajaran kelas internasional. Kelas internasional Prodi S1 Bioteknologi merupakan kelas internasional satu-satunya di FMIPA UM yang menerima angkatan pertamanya pada tahun 2024. Saat ini batch 2024 terdiri atas 9 mahasiswa dan batch 2025 yaitu 18 mahasiswa. Kelas internasional ini memberikan pengalaman belajar level global karena penggunaan bahasa asing (Inggris) sebagai bahasa pengantar pembelajaran, dan mewajibkan mahasiswanya mendapatkan paparan berkegiatan akademik di luar negeri. Beberapa kegiatan internasional di luar negeri yang telah diikuti mahasiswa program ini diantaranya adalah Summer Course mengenai pengambilan sampel limbah air, udara dan tanah serta analisisnya yang berstandar internasional, diselenggarakan oleh Fakulti Sains Dan Sekitaran Marin (FSSM) Universiti Malaysia Terengganu (UMT); International Workshop mengenai Cosmeceutical Science di Kuliyyah of Pharmacy, International Islamic University Malaysia (IIUM) yang terletak di Kuantan, Pahang, dan Regen Asia Summit di National University of Singapore (NUS).

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas internasional, maka pembelajaran pada beberapa matakuliah melibatkan international lecturer dari kampus luar negeri yang bereputasi yang dilakukan secara online dan atau offline. Beberapa mata kuliah kelas internasional yang melibatkan dosen luar negeri sebagai Co-teacher, diantaranya Kimia Gugus Fungsi, Komunikasi Sains, dan Mikrobiologi dengan pengajar dari Universiti Teknologi Malaysia (UMT), Rekayasa Genetika dari Tianjin University, Pengantar Teknologi Bioproses dari Universiti Sains Malaysia (USM), dan Neurosains serta Analisis Bahan Pangan dari UMT.

Pada kesempatan ini, Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab bertindak sebagai Co-teacher kelas internasional bersama Dr. Norman Yoshi Haryono, S.Si. pada matakuliah Kimia Gugus Fungsi (INTNBTK236108). Mata kuliah Kimia Gugus Fungsi ditujukan bagi mahasiswa internasional semester 2. Dalam kurikulum S1 Bioteknologi UM, mata kuliah Kimia Gugus Fungsi merupakan mata kuliah dengan capaian pembelajaran mahasiswa memahami konsep kimia yang mendasari penjelasan mengenai pengenalan dan reaksi-reaksi khas yang melibatkan berbagai gugus fungsi dalam biomolekul, yang sangat mendukung pemahaman konsep bioteknologi di tingkat molekular yang menjadi Penciri Prodi Bioteknologi UM. Pemahaman Kimia Gugus Fungsi yang mendalam sangat krusial dan menjadi prasyarat dalam beberapa mata kuliah selanjutnya seperti Struktur Fungsi Makromolekul, Metabolisme, Dasar-Dasar Bioanalitik, Rekayasa Genetika dan kajian turunannya.

Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab memiliki rekam jejak yang unggul sebagai Co-teacher pada mata kuliah Kimia Gugus Fungsi, terlihat dari rekam jejak pendidikan yang telah ditempuh yakni gelar Bachelor pada bidang Kimia industri, Master pada bidang Kimia, dan Ph.D pada bidang Kimia, dengan bidang kepakaran Teknologi Enzim, yang sangat relevan untuk bidang bioteknologi. Beliau juga merupakan Editorial Board dan Reviewer dari Journal of Enzyme and Microbial Technology dan Journal of Biotechnology and Biotechnological Equipment. Beliau juga meraih beberapa penghargaan bergengsi yang diakui dunia diantaranya yaitu: (1) Analis Gold Medal pada tahun 2025 oleh Persatuan Sains Analisis Malaysia, (2) UKCGE Recognised Research Supervisor yang diberikan oleh United Kingdom Council for Graduate Education, (3) Mendapatkan berbagai pendanaan riset seperti Prototype Research Grant Scheme, (4) Termasuk dalam Top 2% Scientists Worldwide dengan H-indeks 44. Pada kesempatan ini Assoc. Prof. ChM. Dr. Roswanira Abdul Wahab menyampaikan materi mengenai senyawa golongan alkana meliputi tata nama, sifat fisik dan reaksi bertempat di Gedung Kuliah Bersama UM (A19.314) yang berlangsung dari 07.00-11.00 WIB. Proses pembelajaran diawali pemberian materi dengan metode ceramah, yang diikuti dengan diskusi kelompok kecil dan latihan soal, dimana mahasiswa aktif dalam menjawab soal dan pertanyaan yang diberikan. Selain itu, Beliau juga menjelaskan kepentingan mahasiswa untuk memahami ilmu Kimia (khususnya kimia organik), untuk memudahkan dalam mempelajari bioteknologi itu sendiri. Hal ini dikarenakan subjek dari bioteknologi adalah biomolekul yang merupakan senyawa organik, sehingga untuk memahami modifikasi pada makhluk hidup kita perlu memahami sifat kimia dari bahan tersebut. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan harapan mahasiswa yang antusias agar kegiatan seperti ini dapat diadakan untuk beberapa pertemuan.

Penulis: Norman Yoshi Haryono (Pengajar MK Kimia Gugus Fungsi Bioteknologi UM)
Penyunting: Evi Susanti

FMIPA UM Perkuat Komitmen Anti-Korupsi melalui Pencanangan Zona Integritas

FMIPA UM Perkuat Komitmen Anti-Korupsi melalui Pencanangan Zona Integritas

MALANG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) resmi mencanangkan pembangunan Zona Integritas (ZI) pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di halaman depan Gedung B20 FMIPA UM mulai pukul 10.00 WIB.

Kegiatan utama dalam seremoni ini adalah penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama yang tertuang dalam spanduk bertajuk “Tolak Gratifikasi dan Korupsi”. Penandatanganan ini dilakukan secara berurutan oleh jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan FMIPA, para Wakil Dekan, hingga para Ketua Departemen (Kadep), dan Tenaga Kependidikan di lingkungan FMIPA UM.

Poin Utama Komitmen:

  • Penguatan Budaya Anti-Korupsi: Seluruh Civitas Akademika FMIPA UM berkomitmen penuh mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih.
  • Langkah Nyata: Melakukan tindakan preventif dalam pencegahan, penolakan, dan pelaporan segala bentuk praktik gratifikasi.
  • Transparansi Pelayanan: Peningkatan kualitas pelayanan publik yang bebas dari pungutan liar dan praktik KKN.

Dalam suasana yang penuh semangat integritas, aksi tanda tangan ini menjadi simbol bahwa FMIPA UM siap bertransformasi menjadi wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Melalui langkah ini, FMIPA UM berharap dapat memberikan teladan dalam tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel bagi seluruh institusi pendidikan di Indonesia. (HF)

Berikut link video pencanangan Zona Integritas FMIPA UM 
https://www.instagram.com/reel/DVabOHUj8PH/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Kegiatan Pelantikan Ormawa Periode 2026 dan Pencanangan Zona Integritas di lingkungan ORMAWA FMIPA UM

Kegiatan Pelantikan Ormawa Periode 2026 dan Pencanangan Zona Integritas di lingkungan ORMAWA FMIPA UM

Malang – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang resmi melantik pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Periode 2026, pada 6 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula FMIPA UM Gedung B20 Lt 2 ini, menjadi momentum penting regenerasi kepemimpinan mahasiswa sekaligus penguatan komitmen integritas di lingkungan kampus. Pelantikan ini melibatkan seluruh elemen organisasi kemahasiswaan di FMIPA, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF), Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD), hingga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS).

Pada kegiatan tersebut, Dekan FMIPA Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus Ormawa atas kerja keras dan dedikasinya selama periode tahun 2025. Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si juga menyampaikan selamat atas terpilihnya anggota  Ormawa periode Tahun 2026, beliau berharap semoga Kepengurusan Ormawa periode Tahun 2026 ini lebih baik lagi, dan mampu membawa FMIPA lebih baik, lebih gemilang, lebih unggul dan menjadi rujukan fakultas lain.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FMIPA mengajak seluruh pengurus Ormawa untuk turut berperan aktif dalam pencanangan Zona Integritas di lingkungan FMIPA. Ajakan ini menegaskan bahwa budaya integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan fakultas, tetapi juga seluruh elemen mahasiswa sebagai mitra strategis dalam tata kelola kampus. Melalui sinergi antara pimpinan fakultas dan organisasi mahasiswa, diharapkan nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan yang bersih dan profesional dapat semakin mengakar di lingkungan FMIPA Universitas Negeri Malang.

Link Video Zona Integritas
Instagram
Facebook

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Tenaga Kependidikan FMIPA Universitas Negeri Malang, Wakil Dekan II FMIPA Universitas Negeri Malang : FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Tenaga Kependidikan FMIPA Universitas Negeri Malang, Wakil Dekan II FMIPA Universitas Negeri Malang : FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani

Malang – Di Aula FMIPA UM Gedung  B20 Lt 2, komitmen membangun budaya kerja yang bersih dan profesional kembali ditegaskan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang, pada Rabu siang, 18 Februari 2026. Wakil Dekan II FMIPA Dr. Hari Wisodo, S.Pd, M.Si dalam kegiatan Sosialisasi dan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menyebut pencanangan ini merupakan langkah strategis yang harus terus dilakukan berkelanjutan untuk mewujudkan budaya Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani.

Dr. Hari Wisodo, S.Pd, M.Si  menyampaikan bahwa pada Tahun 2021 FMIPA terpilih sebagai percontohan dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diwilayah Universitas Negeri Malang. Di tahun tersebut pula FMIPA Universitas Negeri Malang berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi sebagai Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.  Prestasi ini menjadi pijakan penting bagi FMIPA UM dalam meneruskan upaya pembangunan Zona Integritas di seluruh unit kerja FMIPA. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan wilayah yang bersih dan berintegritas, yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Pencanangan Zona Integritas ini diharapkan bukan sekadar formalitas saja, tetapi jadikan momen ini sebagai bentuk nyata FMIPA UM memberikan pelayanan berintegritas dan berkualitas,” pungkasnya.

 

Link Video Zona Integritas FMIPA UM
Instagram
Facebook

Pemberian Penghargaan Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang Semester Gasal 2025/2026

UM – Pada akhir Semester gasal 2025/2026 ini, FMIPA telah memilih dan memberikan penghargaan kepada Departemen terbaik di lingkungan FMIPA UM. Pemberian penghargaan ini dalam rangka mendorong peningkatan kinerja, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan FMIPA, untuk itu diperlukan suatu apresiasi terhadap Departemen yang menunjukkan pencapaian dan kontribusi terbaik dalam mendukung visi dan misi Fakultas dengan cara pemberian penghargaan. Penilaian ini dilihat dari Penilaian Kinerja Semester Gasal 2025/2026 di lingkungan FMIPA Universitas Negeri Malang yang dilaksanakan pada bulan Juli s/d Desember 2025.

Dan berikut adalah daftar Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang pada semester Gasal 2025/2026

  1. Peringkat Pertama Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Bioteknologi
  2. Peringkat Kedua Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Pendidikan IPA, dan
  3. Peringkat Ketiga Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Kimia

Pemberian Penghargaan Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang smt Gasal 2025/2026

 

FMIPA UM Kolaborasi dengan BRIN dan PT MHI Implementasikan Teknologi Seed Net Multi Strata untuk Revegetasi Lereng Rawan Longsor

FMIPA UM Kolaborasi dengan BRIN dan PT MHI Implementasikan Teknologi Seed Net Multi Strata untuk Revegetasi Lereng Rawan Longsor

Malang, 28 Januari 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM), melalui Departemen Pendidikan IPA dan Departemen Biologi, menjalin sinergi strategis dengan Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta PT Marga Harjasa Infrastructure (MHI) yang merupakan BUJT pengelola ruas tol Mojokerto-Jombang. Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan pemasangan seed net (jaring benih) berlapis (multi strata) di sepanjang lereng curam yang rentan erosi dan longsor akibat pembangunan infrastruktur jalan. Kegiatan berlangsung intensif dari tanggal 20 hingga 27 Januari 2025.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pusat Riset Ekologi BRIN (PREE BRIN) yaitu Dr. Enny Widyati, Sugeng Budiharta, Ph.D., Sri Een Hartatik, Ph.D., Dr. Titut Yulistyarini, dan Dr. Helbert. Penelitian ini memperoleh dukungan pendanaan dari program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) dengan FMIPA UM yang diwakili oleh Indra Fardhani, S.Pd. M.Sc., M.I.L., Ph.D. (Departemen Pendidikan IPA) dan Prof. Dr. Fatchur Rohman, M.Si. (Departemen Biologi). Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan erosi permukaan, mempercepat proses revegetasi alami (natural regeneration), serta meningkatkan stabilitas tanah pada lereng-lereng kritis. Lokasi pemasangan dipilih secara khusus pada area yang terdampak aktivitas pembangunan jalan, di mana struktur tanahnya telah terganggu dan rawan mengalami pergerakan massa. PT MHI memberikan dukungan penuh dan harapan akan luarak kegiatan ini dapat menjadi solusi bagi permasalahan terkait erosi di lereng.

Metode multi strata seed net dinilai lebih efektif dan berkelanjutan dibanding metode konvensional seperti hydroseeding atau penanaman manual di lereng curam, karena lebih tahan terhadap pencucian benih oleh hujan dan mampu menciptakan struktur vegetasi bertingkat yang menyerupai hutan alami.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mampu menstabilkan lereng dan mencegah bencana tanah longsor, tetapi juga menjadi model percontohan bagi restorasi ekosistem di lokasi-lokasi pembangunan infrastruktur lainnya di Indonesia, serta memperkuat tridharma perguruan tinggi dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendidikan lingkungan. Riset ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s), khususnya tujuan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Darat). Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model implementasi teknologi ekologis dalam pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim serta berdampak positif bagi konservasi lingkungan.

Chat