0341-552180 [email protected]
Kunjungan Kerjasama  Tim Peneliti Thermoelektrik BRIN ke FMIPA UM

Kunjungan Kerjasama Tim Peneliti Thermoelektrik BRIN ke FMIPA UM

FMIPA UM – Pada tanggal 3 Oktober 2024, Kunjungan Kerjasama BRIN dan FMIPA UM dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait Divais Termoelektrik Generator untuk Konversi Energi Baru Terbarukan. Tim Periset dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kunjungan tersebut di FMIPA UM.

Bertempat di Ruang Sidang Dekanat FMIPA UM, Dr. Eng. Budi Prawara, Kepala Organisasi Elektronika dan Informatika (OREI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beserta tim periset dari Kelompok Riset Termoelektrik dan Superkapasitor Pusat Riset Elektronika diterima langsung oleh Dekan FMIPA UM.

Dekan FMIPA memberikan apresiasi kepada Tim Periset. Ia menghargai kesediaan mereka untuk hadir di FMIPA UM. Selain memperkenalkan para Peneliti FMIPA, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si juga memperkenalkan para Adjunct Professor FMIPA.

Beliau menekankan bahwa riset merupakan bagian penting dari bisnis utama di FMIPA UM. Harapannya, dengan kedatangan Tim BRIN khususnya tim periset dari Kelompok Riset Termoelektrik dan Superkapasitor Pusat Riset Elektronika, dapat ikut mengembangkan kerjasama riset  dan meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di FMIPA UM.

Dr. Eng. Budi Prawara, selaku Kepala OREI BRIN, setelah memperkenalkan anggota Tim Periset menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Kunjungan Kerjasama balasan dan tindak lanjut setelah penandatanganan PKS antara BRIN dengan FMIPA UM.

Beliau menawarkan program matching fund bersama dengan FMIPA UM, khususnya seputar sensor berbasis kapasitor. Hal ini didasarkan sebagai Upaya untuk mendukung kebijakan Pemerintah yang sedang mengembangkan ekosistem semikonduktor khususnya untuk pengembangan sensor yang kompetitif, misalnya sensor untuk deteksi demam berdarah dll.
Di samping itu, Dr. Budi Prawara juga ada menyampaikan adanya potensi pengembangan Kerjasama yang lain yang melibatkan program lain di luar fisika.

Kunjungan UM dan UTM ke Konservasi Mangrove Pulau Kukup

Kunjungan UM dan UTM ke Konservasi Mangrove Pulau Kukup

Departemen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (UM) melakukan kunjungan ke Pulau Kukup, Johor Bahru, Malaysia pada 7 September. Kegiatan ini diikuti oleh 2 dosen dan 13 mahasiswa dari UM, serta 2 dosen dan 8 mahasiswa dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, terutama ekosistem bakau, yang merupakan salah satu penyangga utama ekosistem pesisir.

Pulau Kukup adalah salah satu konservasi mangrove terbesar di dunia yang tidak berpenghuni. Pulau ini memiliki ekosistem unik yang sangat penting bagi kelestarian lingkungan global. Selama kunjungan, para peserta diajak untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat bagi berbagai spesies hewan laut dan burung migran. Selain itu, mereka juga diberikan penjelasan mendalam tentang peran penting mangrove dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui penyerapan karbon dioksida (CO2).

Untuk menuju ke Pulau Kukup, para peserta menaiki perahu dari pelabuhan terdekat. Setibanya di pulau, mereka mengikuti tur yang dipandu oleh pemandu lokal yang memiliki keahlian dalam ekosistem mangrove dan budaya setempat. Pemandu tersebut menjelaskan keanekaragaman hayati di pulau dan tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian mangrove.

Konservasi mangrove di Pulau Kukup berkontribusi terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 13 tentang tindakan terhadap perubahan iklim dan SDG 14 mengenai kehidupan di bawah air. Mangrove tidak hanya berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan menyerap karbon, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai spesies laut yang krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan para peserta dapat memahami lebih dalam tentang pentingnya pelestarian mangrove dan menerapkan pengetahuan ini di lingkungan masing-masing. Kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat membangun kolaborasi antara institusi pendidikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu lingkungan yang mendesak.

Dosen FMIPA UM Melaksanakan Penelitian Tentang Ekologi Tumbuhan Pala Jawa dengan Dana Hibah Internasional Keidanren dari Jepang

Dosen FMIPA UM Melaksanakan Penelitian Tentang Ekologi Tumbuhan Pala Jawa dengan Dana Hibah Internasional Keidanren dari Jepang

Dosen FMIPA UM melaksanakan penelitian ekologi Pala Jawa di Pulau Sempu pada tanggal 27-29 Agustus 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor ekologi yang memengaruhi kehidupan dan pertumbuhan tumbuhan Pala Jawa, yang kini berstatus terancam punah.

Selanjutnya, tiga orang dosen FMIPA UM terlibat dalam kegiatan ini. Mereka adalah Prof. Dr. Fatchur Rohman, M.Si dan Mardiana Lelitawati, S.Si., M.Si. dari Departemen Biologi, serta Indra Fardhani, S.Pd. M.Sc. M.I.L., Ph.D. dari Departemen Pendidikan IPA. Mereka melaksanakan pengambilan data di Pulau Sempu, Jawa Timur.

Selain itu, penelitian ini juga melibatkan tiga peneliti dari Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi – BRIN. Mereka adalah Sri Een Hartatik, M.I.L., M.Sc., Ph.D. selaku ketua tim, Dr. Enny Widyati, dan Sugeng Budiharta, Ph.D. Kerja sama ini bertujuan untuk menyelidiki ekologi tumbuhan Pala Jawa (Myristica teysmannii Miq.), yang kini berstatus terancam punah.

Di sisi lain, Pala Jawa adalah salah satu spesies tumbuhan langka yang hanya ditemukan di beberapa wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kondisi alam Pulau Sempu menjadi habitat penting bagi kelangsungan hidup spesies ini. Dalam penelitian ini, tim peneliti fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan reproduksi Pala Jawa. Ini mencakup iklim, kondisi tanah, serta interaksi dengan flora dan fauna setempat. Dengan demikian, data yang dikumpulkan diharapkan dapat menghasilkan strategi konservasi yang efektif, baik secara in situ (di habitat asli) maupun ex situ (di luar habitat asli).

Lebih lanjut, penelitian ini didanai sepenuhnya oleh Keidanren Nature Conservation Council (KNCC) dengan hibah sebesar 980.000 yen atau sekitar Rp 100 juta. Di samping itu, dukungan penuh juga datang dari BBKSDA Jawa Timur. Mereka memberikan izin dan menyediakan berbagai fasilitas untuk memperlancar kegiatan di lapangan.

Melalui penelitian ini, FMIPA UM berkontribusi nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Fokusnya adalah tujuan ke-15 yaitu “life on land,” yang berkaitan dengan konservasi dan keberlanjutan ekosistem daratan. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini juga akan membuka peluang untuk penelitian lanjutan. Ini akan mencakup potensi tumbuhan Pala Jawa dalam bidang farmasi, pangan, dan lainnya.

Program Studi Magister Matematika UM terakreditasi Unggul

Program Studi Magister Matematika UM terakreditasi Unggul

Dalam rangka meningkatkan lingkungan perguruan tinggi berkelanjutan dan mewujudkan ketahanan pangan di area kampus, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang melakukan panen ubi jalar pada 5 Juli 2024.
Kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Dekan FMIPA, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si bersama dengan jajaran tim Green Campus FMIPA UM. Diharapkan kegiatan ini dapat mendukung capaian tujuan SDGs 2 (No Hungry) dan 15 (Life on Land) serta berdampak kepada ekosistem lingkungan.

Hari Kedua ASDF di Manila: Pameran, Ideathlon, dan Presentasi Additive Manufacturing

Hari Kedua ASDF di Manila: Pameran, Ideathlon, dan Presentasi Additive Manufacturing

Manila, Filipina – Hari kedua Asian Science Dean Forum (ASDF) yang diselenggarakan di Hotel Crimson Manila dipenuhi dengan kegiatan menarik dan inovatif. Forum yang diorganisir oleh MAPUA University ini menampilkan berbagai acara, termasuk pameran, ideathlon, dan presentasi mengenai additive manufacturing. Delegasi dari FMIPA UM, yang terdiri dari Wakil Dekan III bidang Riset, Inovasi, dan Kerjasama, serta Sekretaris Departemen Kimia, Dr. Husni Wijaya, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Pameran dan Research Learning and Immersion Program

Kegiatan hari kedua dimulai dengan pameran yang menampilkan poster hasil-hasil Research Learning and Immersion Program dari mahasiswa MAPUA University. Program ini merupakan proyek yang menantang mahasiswa untuk melakukan riset secara berkelompok sesuai dengan minat dan subjek yang dipelajari. Pameran ini memberikan kesempatan bagi para peserta forum, termasuk delegasi dari FMIPA UM, untuk melihat berbagai inovasi dan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa, serta berdiskusi langsung dengan para peneliti muda.

Ideathlon: Kompetisi Kreativitas dan Inovasi

Selanjutnya, acara ideathlon menarik perhatian dengan lomba karya kreatif dalam bentuk prototipe produk baru yang dicetak menggunakan teknologi 3D printing. Ideathlon ini mendorong mahasiswa dan peserta lainnya untuk berpikir out-of-the-box dan menciptakan solusi inovatif yang dapat diterapkan di dunia nyata. Prototipe-prototipe yang ditampilkan menunjukkan potensi besar dalam berbagai bidang, mulai dari kesehatan hingga teknologi informasi.

Presentasi Additive Manufacturing

Bagian lain dari kegiatan hari kedua adalah presentasi mengenai additive manufacturing. Sesi ini terdiri dari serangkaian presentasi yang mencakup berbagai aspek teknologi cetak 3D dan perkembangannya. Beberapa topik presentasi antara lain:

  • Introduction of the Additive Manufacturing
  • 5D Printing Technology: A Futuristic Approach
  • Advanced Manufacturing Center
  • Material Development
  • Philippines National Standards in Additive Manufacturing
  • Machine Learning: Application in Additive Manufacturing

Selain presentasi, pameran printer 3D juga memamerkan berbagai jenis dan kemampuan mesin cetak modern yang digunakan dalam industri manufaktur canggih. Para peserta, termasuk delegasi dari FMIPA UM, mendapatkan wawasan mendalam tentang bagaimana teknologi ini dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.

Penjurian dan Pengumuman Pemenang Ideathlon

Pada sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penjurian ideathlon. Para juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi industri mengevaluasi prototipe-prototipe yang dipresentasikan berdasarkan kriteria inovasi, aplikasi praktis, dan potensi pengembangan lebih lanjut. Pengumuman pemenang ideathlon menutup rangkaian kegiatan hari kedua dengan penuh antusiasme. Para pemenang mendapatkan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras mereka dalam menghasilkan karya yang inovatif.

Penutup

Hari kedua ASDF tidak hanya menjadi ajang pameran dan kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi di antara para akademisi dan profesional di bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi semua peserta, termasuk delegasi dari FMIPA UM, untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan.

Dalam kesempatan ini, delegasi dari FMIPA UM juga menunjukkan ketertarikan terhadap bagaimana ASDF mengantisipasi perkembangan teknologi dan disrupsi, serta implementasi AI dalam kurikulum. Hal ini menjadi topik diskusi yang menarik dan relevan dalam menghadapi tantangan global di masa depan.

 

Chat