0341-552180 [email protected]
FMIPA UM Mengikuti Asian Science Dean Forum di Manila

FMIPA UM Mengikuti Asian Science Dean Forum di Manila

Manila, Filipina – Wakil Dekan III FMIPA UM bidang Riset, Inovasi, dan Kerjasama, bersama dengan Sekretaris Departemen Kimia, Dr. Husni Wijaya, menghadiri Asian Science Dean Forum (ASDF) yang diselenggarakan di Manila. Forum ini diorganisir oleh MAPUA University, Filipina, dan bertempat di Hotel Crimson Manila.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Executive President bidang Kerjasama Akademik MAPUA University, Dr. Lilibeth D. Sabino. Tema utama dari forum ini adalah “Fostering Collaboration in Science and Technology for Sustainability”. Dalam sesi pembukaan, presentasi pertama disampaikan oleh Seung Hang Park, salah satu pelopor pembentukan ASDS yang kini berkembang menjadi ASDF. Sesi kedua diisi oleh Piere Hoevelt dari DHI Water and Environment, Horsholm, Denmark. Pada sesi berikutnya, Dr. Jaime C. Montoya menyampaikan presentasi terkait Health Research and Ethics in the Philippines. Prof. Dr. Nor Hisham bin Hamid dari University Technology Petronas juga menekankan pentingnya kolaborasi berkaitan dengan sustainability dan renewable energy.

Acara ini juga termasuk welcome dinner pada sore hari, di mana semua peserta mengenakan pakaian tradisional masing-masing, menciptakan suasana kebersamaan dan memperkenalkan budaya dari berbagai negara.

Forum ini menekankan pentingnya kolaborasi di bidang sains dan teknologi untuk mencapai keberlanjutan. Berbagai pemimpin akademik dan ilmuwan dari seluruh Asia hadir untuk berbagi pengetahuan dan menjalin kerjasama yang lebih erat dalam menghadapi tantangan global di masa depan. Pada kesempatan ini, perwakilan FMIPA UM berkesempatan menjalin kerjasama dengan berbagai fakultas sains dari berbagai negara. Beberapa di antaranya adalah Prof. Chm Dr. Goh Joo Cheng, Emily, Head of School Monash University Malaysia, Prof. Madya Dr. Mohd Hariri Bin Arifin dari UKM, Shau-Kwaun Chen, dan Prof. Dr. Santi Maesiri dari Suranaree University of Technology.

Selain itu, muncul ketertarikan dalam diskusi bagaimana ASDF mengantisipasi perkembangan teknologi dan disrupsi, serta implementasi kecerdasan buatan (AI) dalam kurikulum pendidikan sains. Diskusi ini menggarisbawahi pentingnya adaptasi institusi pendidikan terhadap kemajuan teknologi untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.

Forum ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk berbagi pengetahuan tetapi juga untuk memperkuat jaringan kolaborasi internasional yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan sains dan teknologi yang berkelanjutan. Perwakilan FMIPA UM berharap bahwa hasil dari forum ini dapat diterapkan untuk meningkatkan program riset dan inovasi di Universitas Negeri Malang serta memperluas jaringan kerjasama internasional.

Acara ini menjadi bukti komitmen FMIPA UM dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kolaborasi global, serta memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan di berbagai sektor.

Panen Ubi Jalar di FMIPA UM

Panen Ubi Jalar di FMIPA UM

Dalam rangka meningkatkan lingkungan perguruan tinggi berkelanjutan dan mewujudkan ketahanan pangan di area kampus

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan panen ubi jalar di FMIPA UM pada tanggal 5 Juli 2024.

Acara ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Dekan FMIPA, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si, bersama dengan jajaran tim Green Campus FMIPA UM. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret untuk mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2 (No Hunger) dan nomor 15 (Life on Land), serta memberikan dampak positif terhadap ekosistem lingkungan sekitar.

Selain Dekan FMIPA dan tim Green Campus, kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen di dalam kampus, termasuk mahasiswa, dosen, dan staf non-akademik. Para peserta tidak hanya turut serta dalam proses panen, tetapi juga diberikan kesempatan untuk belajar mengenai teknik budidaya ubi jalar yang berkelanjutan. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Hadi Suwono menyampaikan pentingnya kontribusi semua pihak dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung ketahanan pangan. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan kampus, tetapi juga memberikan edukasi praktis kepada mahasiswa tentang pentingnya praktik pertanian berkelanjutan.

Selain panen ubi jalar, FMIPA UM juga merencanakan berbagai program pertanian perkotaan lainnya yang melibatkan partisipasi aktif dari mahasiswa dan staf akademik. Program-program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan ketahanan pangan di lingkungan kampus, tetapi juga untuk mengedukasi komunitas kampus tentang pentingnya pelestarian lingkungan melalui praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan. Salah satu program yang sedang dikembangkan adalah penanaman sayuran organik di area kampus, yang diharapkan dapat menjadi sumber pangan sehat bagi seluruh warga kampus.

Inisiatif ini juga sejalan dengan visi dan misi Universitas Negeri Malang untuk menjadi institusi pendidikan yang peduli terhadap lingkungan dan berkomitmen pada keberlanjutan. Dengan adanya program Green Campus, universitas berharap dapat menjadi teladan bagi institusi pendidikan lainnya dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Untuk memastikan keberlanjutan program ini, FMIPA UM berencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala dan melibatkan lebih banyak partisipasi dari seluruh elemen kampus. Selain itu, universitas juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak eksternal, termasuk pemerintah daerah, komunitas lokal, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk mendukung dan memperluas program pertanian berkelanjutan ini. Harapannya, kegiatan-kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencapai tujuan SDGs dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Secara keseluruhan, panen ubi jalar di FMIPA UM pada 5 Juli 2024 bukan hanya sekedar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan lingkungan yang lebih baik di area kampus. Melalui kolaborasi dan komitmen yang kuat, Universitas Negeri Malang berupaya untuk terus berinovasi dan menjadi pionir dalam gerakan kampus berkelanjutan di Indonesia.

 

Akreditasi Unggul Program Studi Magister Biologi

Akreditasi Unggul Program Studi Magister Biologi

Program Studi Magister Biologi (PSMB) UM didirikan pada tahun 2016 dengan tujuan mengembangkan kajian bahan alam yang berpotensi dalam kesehatan, lingkungan, pangan, dan energi melalui pendekatan nanoteknologi serta konservasinya. Selain itu, PSMB UM menawarkan tiga bidang peminatan, yaitu fisiologi dan perkembangan hewan, fisiologi dan perkembangan tumbuhan, serta biodiversitas dan konservasi.

Kurikulum PSMB UM dirancang sedemikian rupa untuk mengembangkan kompetensi individu dan kelompok dalam merespons perkembangan sains dan teknologi. Dengan demikian, lulusan PSMB UM diharapkan mampu mengembangkan penelitian, pendidikan, dan kewirausahaan, khususnya dengan fokus pada biologi tropis dan kearifan lokal, serta menghasilkan karya inovatif bertaraf nasional dan internasional sesuai dengan keahliannya.

PSMB UM memperoleh akreditasi pertama pada tahun 2019 dengan peringkat B. Sejak saat itu, dengan dukungan tata pamong, tata kelola, dan kerjasama yang solid, serta sumber daya manusia, keuangan, sarana, dan prasarana yang memadai, PSMB terus meningkatkan kualitasnya. Kemudian, pada 24 dan 25 Juni 2024, PSMB UM menjalani Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA), dengan penilaian mencakup sembilan kriteria utama. Hasil dari penilaian ini menjadi dasar evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas program secara berkelanjutan.

Melalui kerja keras dan kolaborasi PSMB UM dengan Fakultas dan Universitas selama lima tahun ini, program ini berhasil memperoleh akreditasi Unggul pada tahun 2024. Dengan peringkat unggul ini, PSMB UM membuka peluang untuk mendapatkan lebih banyak mahasiswa melalui beasiswa nasional seperti LPDP. Selain itu, PSMB UM juga berencana membuka program fast track dan jalur riset dalam waktu dekat. Dengan demikian, melalui akreditasi Unggul dan program-program baru ini, PSMB UM diharapkan terus meningkatkan kualitasnya dalam mendukung kemajuan Indonesia, sejalan dengan visi menjadi rujukan di Asia Tenggara pada tahun 2030.

(Editor : HF)

 

KegiatanMonitoring dan Evaluasi (MONEV) Internal II, Tim FMIPA UM BELMAWA Lolos Pendanaan

KegiatanMonitoring dan Evaluasi (MONEV) Internal II, Tim FMIPA UM BELMAWA Lolos Pendanaan

Malang, 13 Juni 2024 – Universitas Negeri Malang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan karya ilmiah mahasiswa melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada Tahun 2024 ini FMIPA UM berhasil meloloskan sebanyak 29 Tim yang mendapatkan pendanaan PKM Belmawa. 29 tim tersebut meliputi 18 Tim PKM-Kewirausahaan (K), 4 Tim PKM-Karsa Cipta (KC), 2 Tim PKM Pengabdian Masyarakat (PM), dan 5 Tim PKM Riset Eksakta (RE).

Pada hari Rabu, 12 Juni 2024 hingga Kamis, 13 Juni 2024, PKM Center FMIPA UM mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Internal ke II pada tim yang lolos pendanaan PKM Belmawa 2024. Agenda kegiatan terdiri dari pembukaan, presentasi tim PKM yang mempresentasikan proses perkembangan karya yang sedang dilakukan berdasarkan topik skim PKM yang dipilih. Setelah itu, tim mendapatkan evaluasi dan umpan balik melalui tanya jawab oleh 3 reviewers dosen yang ahli di bidangnya. Kegiatan ini berlangsung mula dari jam 08.00-16.00 WIB. Kemudian, kegiatan penutupan yang berisi kesimpulan dan arahan untuk persiapan kegiatan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2).

Tujuan kegiatan MONEV internal II meliputi (1) untuk memantau kemajuan perkembangan proyek dan memastikan bahwa proyek berjalan sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun, (2) Untuk membantu mahasiswa mengidentifikasi dan mengatasi hambatan yang mereka hadapi selama pelaksanaan proyek, (3) Untuk mendorong inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan proyek PKM yang direncanakan.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Internal ke II pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Belmawa ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keberhasilan proyek yang dijalankan oleh mahasiswa, serta memberikan pengalaman yang berharga bagi mereka dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi. Berita acara ini merupakan dokumentasi resmi dari kegiatan MONEV Internal ke II PKM Belmawa yang telah dilaksanakan.

( Vanesa Kusuma Putri)

FMIPA UM Panen Ubi Jalar Ungu, Dukung Green Campus dan Diversifikasi Pangan

FMIPA UM Panen Ubi Jalar Ungu, Dukung Green Campus dan Diversifikasi Pangan

Malang, 12 Juni 2024 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) hari ini sukses melakukan panen ubi jalar ungu yang telah ditanam beberapa bulan yang lalu. Ubi jalar berwarna ungu ini ditanam di lahan yang tersedia di lingkungan UM dengan memanfaatkan media yang sederhana yakni karung beras.

Penanaman ini merupakan bagian dari upaya FMIPA UM dalam mendukung terciptanya green campus serta mengembangkan diversifikasi bahan pangan. Perlu diketahui bahwa ubi jalar yang dikembangkan ini merupakan ubi jalar organik yang bebas bahan kimia, sehingga aman untuk dikonsumsi dan ramah lingkungan.

Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, sangat mendukung pengembangan lebih lanjut budidaya ubi jalar ungu ini. “Kami berharap budidaya ubi jalar ini dapat terus dikembangkan dan dijadikan salah satu payung penelitian di FMIPA UM,” ujarnya. Menurut Prof. Hadi, penanaman ubi jalar ungu tidak hanya mendukung program green campus, tetapi juga memiliki potensi besar dalam upaya diversifikasi pangan yang berkelanjutan.

FMIPA UM berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi fakultas dan institusi lainnya dalam memanfaatkan lahan dan sumber daya yang ada untuk kegiatan pertanian organik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pertanian organik dan diversifikasi pangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar.

Dengan adanya kegiatan ini, FMIPA UM tidak hanya berkontribusi dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga dalam pengembangan komunitas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Semoga langkah ini dapat membawa manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan ketahanan pangan nasional. (Editor: HF)

(Staff Tendik BMN FMIPA UM membantu dalam proses panen ubi jalar)

(Sebagian hasil panen ubi jalar di lingkungan FMIPA UM)

Chat