0341-552180 [email protected]
Kunjungan SMAI Sabilillah ke FMIPA UM: Penguatan Kerja Sama dalam Pendidikan Sains

Kunjungan SMAI Sabilillah ke FMIPA UM: Penguatan Kerja Sama dalam Pendidikan Sains

Kunjungan SMAI Sabilillah ke FMIPA UM pada 2 Oktober 2024 merupakan langkah penting untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan sains. Tujuan kunjungan ini adalah membangun sinergi antara kedua institusi dalam pengembangan pengajaran ilmu pengetahuan. Dalam hal ini, Kepala Sekolah SMAI Sabilillah, Idi Rathomy Baisa, menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk mendorong siswa mendalami sains.

Selanjutnya, delegasi dipimpin oleh Idi Rathomy Baisa, S.Pd., M.Pd., yang menjelaskan perlunya kerja sama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pembelajaran sains. “Kami berharap siswa kami terinspirasi untuk mendalami ilmu pengetahuan melalui fasilitas FMIPA UM,” ungkapnya.

Kedatangan delegasi disambut hangat oleh Wakil Dekan III FMIPA UM, Prof. Dr. Sentot Kusairi, S.Pd., M.Si. Ia mengapresiasi SMAI Sabilillah yang aktif menjalin kemitraan. “Kerja sama ini akan memberi peluang besar bagi siswa untuk memahami sains lebih dalam,” jelas Prof. Sentot.

Selama kunjungan, siswa berkeliling di laboratorium FMIPA UM, termasuk laboratorium fisika, kimia, dan biologi. Mereka melihat kegiatan riset mahasiswa dan dosen, serta mencoba beberapa eksperimen sederhana. Dengan demikian, antusiasme siswa terlihat jelas.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jaringan pendidikan yang kuat. Selain itu, kunjungan ini juga bagian dari program penguatan kerja sama antara SMAI Sabilillah dan FMIPA UM. Selain mengenalkan dunia sains, tujuan lain adalah memotivasi siswa untuk aktif belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah.

Tidak hanya itu, siswa berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa FMIPA UM. Mereka mendapat penjelasan tentang alat dan teknologi dalam penelitian, serta proses ilmiah. Selanjutnya, dalam sesi tanya jawab, siswa menunjukkan ketertarikan dengan berbagai pertanyaan.

Idi Rathomy Baisa menambahkan, “Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif. Melalui kolaborasi ini, siswa diharapkan bisa mengeksplorasi minat dalam ilmu pengetahuan dan melanjutkan studi di bidang sains.”

Di akhir kunjungan, kedua pihak sepakat untuk menjalin kerja sama yang lebih erat. Rencana tindak lanjut termasuk seminar, workshop, dan program magang untuk siswa di FMIPA UM. Dengan cara ini, diharapkan semakin memperkuat hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi serta meningkatkan kualitas pendidikan sains di Indonesia.

Akhirnya, dengan kunjungan ini, diharapkan siswa terinspirasi dan lebih siap menghadapi tantangan di bidang sains serta berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di masa depan.

Kunjungan Kerjasama  Tim Peneliti Thermoelektrik BRIN ke FMIPA UM

Kunjungan Kerjasama Tim Peneliti Thermoelektrik BRIN ke FMIPA UM

FMIPA UM – Pada tanggal 3 Oktober 2024, Kunjungan Kerjasama BRIN dan FMIPA UM dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait Divais Termoelektrik Generator untuk Konversi Energi Baru Terbarukan. Tim Periset dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kunjungan tersebut di FMIPA UM.

Bertempat di Ruang Sidang Dekanat FMIPA UM, Dr. Eng. Budi Prawara, Kepala Organisasi Elektronika dan Informatika (OREI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beserta tim periset dari Kelompok Riset Termoelektrik dan Superkapasitor Pusat Riset Elektronika diterima langsung oleh Dekan FMIPA UM.

Dekan FMIPA memberikan apresiasi kepada Tim Periset. Ia menghargai kesediaan mereka untuk hadir di FMIPA UM. Selain memperkenalkan para Peneliti FMIPA, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si juga memperkenalkan para Adjunct Professor FMIPA.

Beliau menekankan bahwa riset merupakan bagian penting dari bisnis utama di FMIPA UM. Harapannya, dengan kedatangan Tim BRIN khususnya tim periset dari Kelompok Riset Termoelektrik dan Superkapasitor Pusat Riset Elektronika, dapat ikut mengembangkan kerjasama riset  dan meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian di FMIPA UM.

Dr. Eng. Budi Prawara, selaku Kepala OREI BRIN, setelah memperkenalkan anggota Tim Periset menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan Kunjungan Kerjasama balasan dan tindak lanjut setelah penandatanganan PKS antara BRIN dengan FMIPA UM.

Beliau menawarkan program matching fund bersama dengan FMIPA UM, khususnya seputar sensor berbasis kapasitor. Hal ini didasarkan sebagai Upaya untuk mendukung kebijakan Pemerintah yang sedang mengembangkan ekosistem semikonduktor khususnya untuk pengembangan sensor yang kompetitif, misalnya sensor untuk deteksi demam berdarah dll.
Di samping itu, Dr. Budi Prawara juga ada menyampaikan adanya potensi pengembangan Kerjasama yang lain yang melibatkan program lain di luar fisika.

Kunjungan UM dan UTM ke Konservasi Mangrove Pulau Kukup

Kunjungan UM dan UTM ke Konservasi Mangrove Pulau Kukup

Departemen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (UM) melakukan kunjungan ke Pulau Kukup, Johor Bahru, Malaysia pada 7 September. Kegiatan ini diikuti oleh 2 dosen dan 13 mahasiswa dari UM, serta 2 dosen dan 8 mahasiswa dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, terutama ekosistem bakau, yang merupakan salah satu penyangga utama ekosistem pesisir.

Pulau Kukup adalah salah satu konservasi mangrove terbesar di dunia yang tidak berpenghuni. Pulau ini memiliki ekosistem unik yang sangat penting bagi kelestarian lingkungan global. Selama kunjungan, para peserta diajak untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat bagi berbagai spesies hewan laut dan burung migran. Selain itu, mereka juga diberikan penjelasan mendalam tentang peran penting mangrove dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui penyerapan karbon dioksida (CO2).

Untuk menuju ke Pulau Kukup, para peserta menaiki perahu dari pelabuhan terdekat. Setibanya di pulau, mereka mengikuti tur yang dipandu oleh pemandu lokal yang memiliki keahlian dalam ekosistem mangrove dan budaya setempat. Pemandu tersebut menjelaskan keanekaragaman hayati di pulau dan tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian mangrove.

Konservasi mangrove di Pulau Kukup berkontribusi terhadap beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 13 tentang tindakan terhadap perubahan iklim dan SDG 14 mengenai kehidupan di bawah air. Mangrove tidak hanya berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan menyerap karbon, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai spesies laut yang krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan para peserta dapat memahami lebih dalam tentang pentingnya pelestarian mangrove dan menerapkan pengetahuan ini di lingkungan masing-masing. Kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat membangun kolaborasi antara institusi pendidikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu lingkungan yang mendesak.

Akreditasi Unggul Program Studi Magister Biologi

Akreditasi Unggul Program Studi Magister Biologi

Program Studi Magister Biologi (PSMB) UM didirikan pada tahun 2016 dengan tujuan mengembangkan kajian bahan alam yang berpotensi dalam kesehatan, lingkungan, pangan, dan energi melalui pendekatan nanoteknologi serta konservasinya. Selain itu, PSMB UM menawarkan tiga bidang peminatan, yaitu fisiologi dan perkembangan hewan, fisiologi dan perkembangan tumbuhan, serta biodiversitas dan konservasi.

Kurikulum PSMB UM dirancang sedemikian rupa untuk mengembangkan kompetensi individu dan kelompok dalam merespons perkembangan sains dan teknologi. Dengan demikian, lulusan PSMB UM diharapkan mampu mengembangkan penelitian, pendidikan, dan kewirausahaan, khususnya dengan fokus pada biologi tropis dan kearifan lokal, serta menghasilkan karya inovatif bertaraf nasional dan internasional sesuai dengan keahliannya.

PSMB UM memperoleh akreditasi pertama pada tahun 2019 dengan peringkat B. Sejak saat itu, dengan dukungan tata pamong, tata kelola, dan kerjasama yang solid, serta sumber daya manusia, keuangan, sarana, dan prasarana yang memadai, PSMB terus meningkatkan kualitasnya. Kemudian, pada 24 dan 25 Juni 2024, PSMB UM menjalani Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA), dengan penilaian mencakup sembilan kriteria utama. Hasil dari penilaian ini menjadi dasar evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas program secara berkelanjutan.

Melalui kerja keras dan kolaborasi PSMB UM dengan Fakultas dan Universitas selama lima tahun ini, program ini berhasil memperoleh akreditasi Unggul pada tahun 2024. Dengan peringkat unggul ini, PSMB UM membuka peluang untuk mendapatkan lebih banyak mahasiswa melalui beasiswa nasional seperti LPDP. Selain itu, PSMB UM juga berencana membuka program fast track dan jalur riset dalam waktu dekat. Dengan demikian, melalui akreditasi Unggul dan program-program baru ini, PSMB UM diharapkan terus meningkatkan kualitasnya dalam mendukung kemajuan Indonesia, sejalan dengan visi menjadi rujukan di Asia Tenggara pada tahun 2030.

(Editor : HF)

 

Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2024: Menyongsong Era Literasi Digital dalam Pendidikan

Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2024: Menyongsong Era Literasi Digital dalam Pendidikan

Bogor –
Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Puspresnas. Pada tahun ini, LIDM ke-5, yang telah dimulai sejak Februari 2024, mengusung tema “Literasi digital untuk menumbuhkembangkan sumber daya manusia pendidik sebagai talenta nasional menuju Indonesia Maju dengan tatanan kehidupan baru”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa serta mengembangkan inovasi dalam pendidikan dan pembelajaran melalui teknologi digital.

LIDM Ke-5, yang dikenal sebagai Lomba Inovasi Digital Mahasiswa, memperlombakan berbagai divisi dalam inovasi pendidikan dan pembelajaran. Di antaranya adalah Divisi Inovasi Pembelajaran Digital Mahasiswa (IPDP), yang memfokuskan pada penerapan teknologi digital dalam pendidikan.

LIDM Ke-5 pada Tahun 2024 mengusung tema “Literasi digital untuk menumbuhkembangkan sumber daya manusia pendidik sebagai talenta nasional menuju Indonesia Maju dengan tatanan kehidupan baru”. Kegiatan ini secara umum ditujukan untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa, dan secara khusus dilakukan untuk mengembangkan inovasi dalam pendidikan dan pembelajaran melalui penerapan teknologi digital. Kegiatan ini memperlombakan lima divisi karya-karya inovasi pendidikan dan pembelajaran, yaitu: Divisi Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDV); Divisi Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan (IPDP); Divisi Video Digital Pendidikan (VDP); Divisi Poster Digital Pendidikan (PDV), serta Divisi Microteaching Digital (MD).

Tim Biovers dan Tim BoneTuli sebagai perwakilan FMIPA pada ajang tersebut berhasil lolos ke dalam 10 besar tingkat nasional.

Pada tahun ini, tim BIOVERS, yang diketuai oleh Fahda Bilqis Azzahra (S1 Pendidikan Biologi angkatan 2021) dan beranggotakan Novericha Khoirunisa Nada Firdaus (S1 Pendidikan Biologi angkatan 2021), Shobahus Salamah (S1 Pendidikan Biologi angkatan 2021) serta Wahyu Pratama (S1 Teknik Informatika angkatan 2021) dengan Pembina Ibu Umi Fitriyati, S.Pd., M.Pd, telah berhasil meraih Silver Medal (Juara 2) pada kategori Divisi Inovasi Pembelajaran Digital Mahasiswa (IPDP).

Produk yang dikembangkan adalah BIOVERS, yaitu aplikasi yang menyediakan empat fitur bergengsi, di antaranya flipbook, E-Biodictionary, video 360°, dan Artificial Intelligence. Aplikasi ini dirancang secara eksklusif dengan adanya fitur AI dan video 360°. Siswa kelas X SMA dapat belajar menggunakan aplikasi ini, memahami konsep-konsep dasar biodiversitas, serta meningkatkan literasi digital mereka. Dengan demikian, aplikasi ini memiliki keunggulan sebagai media pembelajaran biologi yang dapat meningkatkan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.

Sebagai penutup, Biovers memiliki tagline “Learn and connect with innovative way”.

Sementara itu, Tim BoneTuli diketuai oleh Dimas Abdiilah (S1 Pendidikan Biologi), Khalwa Alfiana Saida (S1 Pendidikan Biologi), Halimatus Sa’diyah (S1 Pendidikan Biologi), dan Lia Anatasya (S1 Pendidikan Luar Biasa), yang berada di bawah bimbingan Ibu Ajeng Daniarsih S.Si., M.Si. BoneTuli merupakan wujud digitalisasi media pembelajaran IPA, materi sistem skeletal berupa Rangka Torso Skeletal yang terintegrasi dengan aplikasi untuk siswa penyandang tunarungu. Aplikasi ini terdiri dari fitur video pembelajaran yang dilengkapi dengan peraga bahasa isyarat (SIBI), Ai checker untuk mendeteksi gerakan bahasa isyarat, dan terdapat fitur kuis yang terdiri dari beberapa tingkatan level kognitif untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa. Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur kosakata untuk memudahkan siswa tunarungu dalam memahami kata yang kurang familiar.

Tagline BoneTuli adalah “Inklusivitas Tanpa Batas”.

Di sisi lain, Tim Positive Project yang diketuai oleh Eva Maulidia (S1 Pendidikan IPA) dengan anggota Ivandra Bagus Pranata (S1 Pendidikan IPA), Naila Zulfa (S1 Pendidikan IPA), dan Ikrar Riyas Mutawaqil (S1 Pendidikan IPA) serta pembimbing Ibu Dr. Dian Nugraheni, S.Pd., M.Sc. mengangkat tema Microplastic. Plastik adalah masalah sampah nasional dan salah satu masalah lingkungan yang paling penting di abad ke-21 ini, karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan memperburuk penanganan sampah yang tidak pada tempatnya. Akibat akumulasi sampah yang lama, plastik terurai menjadi partikel yang lebih kecil dan tak kasat mata atau biasa disebut dengan mikroplastik. Oleh karena itu, mikroplastik telah menjadi isu lingkungan yang serius dan berkelanjutan, karena dapat menyebar secara luas melalui sistem air, tanah, dan udara, sehingga dapat menyebabkan kerusakan ekosistem dan kesehatan manusia. Namun, pemahaman akan dampak mikroplastik pada lingkungan dan kesehatan manusia serta praktik pembuangan sampah plastik yang tidak bertanggung jawab telah mempengaruhi pola perilaku masyarakat. Tujuan video ini adalah menginformasikan terkait dampak limbah plastik serta menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait pentingnya mengurangi penggunaan plastik dan menyadarkan akan bahaya membuang sampah plastik sembarangan. Melalui video ini, diharapkan masyarakat tergugah untuk lebih berkontribusi secara aktif dalam menjaga lingkungan serta membawa perilaku positif bagi lingkungan sekitar, seperti dengan menerapkan zero waste. Link video: https://youtu.be/C9MqyXX4i-0?si=V5QDF52DuaaxOf0l.

Chat