0341-552180 [email protected]
Mahasiswa UMT Tuntaskan Internship di FMIPA UM, Angkat Pengalaman Akademik dan Budaya

Mahasiswa UMT Tuntaskan Internship di FMIPA UM, Angkat Pengalaman Akademik dan Budaya

Malang — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kerja sama internasional. Pada hari Selasa (28/4) empat mahasiswa Universiti Malaysia Terengganu (UMT) melakukan presentasi laporan akhir internship yang dilaksanakan di ruang seminar Bioteknologi, Gedung B25 lantai 3 ruang 301. Keempat mahasiswa tersebut adalah Jamie P’ng Jinq Ru, Yogavaishnavi A/P Subramaniam, Nur Hanan Humaira binti Erwanshah, dan Vinmughil A/P Arangkannal.

Agenda presentasi ini merupakan sesi akhir rangkaian program Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026. Program Inbound Student Mobility tersebut telah berlangsung secara rutin di Departemen Sains Terapan FMIPA UM selama tiga tahun terakhir. Empat mahasiswa UMT secara resmi diterima oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., serta jajaran pimpinan fakultas pada hari Senin (6/4) dan mengikuti rangkaian kegiatan selama satu bulan di Program Studi S1 Bioteknologi UM.

Presentasi laporan akhir oleh mahasiswa UMT ini dihadiri oleh mahasiswa Bioteknologi, dosen serta Ketua Program Studi Bioteknologi. Acara dimulai dengan pembukaan oleh moderator dan dilanjutkan pemaparan laporan akhir oleh mahasiswa UMT. Melalui presentasinya mereka menyampaikan hasil pembelajaran selama mengikuti program ini. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa dan dosen penguji. Mahasiswa Bioteknologi secara aktif memberikan tanggapan terhadap laporan yang dipresentasikan keempat mahasiswa UMT.

Sebelum mengakhiri presentasi, perwakilan mahasiswa UMT menceritakan pengalaman selama mengikuti Inbound Student Mobility. Pengalaman tersebut mencakup pengenalan pada budaya lokal dan tempat edukatif di Malang dan Jawa Timur. Pengalaman ini didapatkan melalui kunjungan ke beberapa lokasi seperti, Kayoetangan Heritage, Jatim Park, Gunung Bromo, dll. Mereka juga menyampaikan pesan dan kesannya selama mengikuti Inbound Student Mobility di FMIPA UM. Acara diakhiri dengan penyampaian pesan kepada mahasiswa UTM oleh Ketua Program Studi S1 Bioteknologi sekaligus Ketua Departemen Sains Terapan, Prof. Dr. Evi Susanti, M.Si.

Kegiatan tidak hanya sebagai bentuk penguatan kerja sama internasional antar dua universitas saja, tetapi juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis riset dan pengalaman langsung, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membekali mahasiswa keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Selain itu, program ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi global dalam bidang pendidikan dan riset.

Melalui rangkaian kegiatan ini, FMIPA UM tidak hanya berhasil memfasilitasi ruang pembelajaran yang kolaboratif, tetapi juga memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan. Diharapkan, program Inbound Student Mobility seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, serta mendorong terciptanya lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki wawasan global.

Pewarta: Mukhsin Alqhotiri – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM

KKL MK Ekologi 2026 Biologi FMIPA UM di Taman Nasional Alas Purwo

KKL MK Ekologi 2026 Biologi FMIPA UM di Taman Nasional Alas Purwo

Departemen biologi FMIPA Universitas Negeri Malang kembali melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) MK Ekologi. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 23-25 April 2026 bertempat di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Banyuwangi, Jawa Timur.

KKL Ekologi diikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1 Pendidikan Biologi dan S1 Biologi, Laboran FMIPA, Asisten, dan Tenaga Ahli. Kegiatan ini juga didampingi oleh lima orang dosen  FMIPA UM, yaitu Bagus Priambodo, Ph.D selalu Koordinator KKL, Prof. Dr. Fatchur Rohman, Dr. Vivi Novianti, Farid Akhsani, M.Si, dan Indra Fardhani, Ph.D. Selain tenaga Laboran, KKL ini juga didampingi oleh 3 orang Tim Medis dari Klinik Pratama Universitas Negeri Malang yang dilengkapi dengan ambulans.

KKL Ekologi secara rutin dilakukan setiap tahun di Departemen Biologi FMIPA UM bertujuan untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mempelajari keanekaragaman makhluk hidup (biotik) dan interaksinya dengan lingkungannya (abiotik). Kegiatan KKL juga menjembatani teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di ekosistem alaminya, seperti hutan, sabana, dan pesisir. Mahasiswa melakukan sampling vegetasi dan serangga dengan berbagai teknik, dan melakukan pengamatan herpetofauna dengan metode VES, analisis wilayah jelajah ( home range ) hewan dengan menggunakan teknik jejak kaki ( footprint ), serta pengamatan burung ( bird watching ), banteng, dan burung merak di sabana Taman Nasional Alas Purwo.

Kegiatan KKL ini diharapkan juga dapat melatih softskill mahasiswa antara lain bekerja sama dalam tim mulai persiapan, pelaksanaan di lapangan, hingga kembali ke kampus untuk mengelola sampel dan seluruh data yang diperoleh. Dengan kegiatan ini, diharapkan kompetensi pada MK Ekologi dapat diperoleh dan dikuasai mahasiswa.

Seperti kegiatan di tahun-tahun sebelumnya,  KKL Ekologi selalu memberi kesan kepada mahasiswa mulai dari lelah hingga bahagia dan tawa canda yang tidak akan terlupakan dan akan selalu dirindukan.

Mengakhiri sesi menjelang kembali ke UM, Tim Dosen Ekologi FMIPA UM menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada  Kepala Balai TNAP beserta jajarannya, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya KKL Ekologi 2026 ini sehingga berjalan lancar.

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

MALANG – Memperingati Hari Bumi yang jatuh tepat hari Jumat, 17 April 2026, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar aksi serentak peduli lingkungan di seluruh area kampus, dengan melakukan aksi membersihan saluran air, sungai, dan sampah di lingkungan Universitas Negeri Malang.

Momentum ini disambut dengan aksi nyata oleh segenap civitas akademika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM). Mengambil bagian dalam gerakan besar universitas yang digelar serentak di seluruh penjuru kampus, FMIPA UM memfokuskan kekuatannya untuk melakukan normalisasi dan pembersihan aliran sungai serta parit yang melintasi area fakultas.

Sejak fajar menyingsing, suasana di lingkungan FMIPA sudah menunjukkan geliat yang berbeda. Puluhan Tenaga Kependidikan (Tendik) bersama tim outsourcing kebersihan berkumpul dengan semangat gotong royong yang kental. Dengan berbekal alat pembersih manual, sepatu bot, dan kantong sampah besar, mereka menyisir setiap sudut aliran air yang menjadi urat nadi drainase di lingkungan FMIPA.

Lebih dari Sekadar Rutinitas

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna. Keikutsertaan FMIPA dalam aksi pembersihan sungai ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap ekosistem lokal. Para Tendik yang sehari-harinya fokus dalam pelayanan mahasiswa, kali ini tidak ragu untuk turun langsung ke tepian sungai, memungut sampah plastik yang terselip di antara bebatuan, serta membersihkan tanaman liar yang mulai menutup arus air.

Kerja sama dengan tim outsourcing pun terjalin sangat apik. Sebagai garda terdepan dalam menjaga estetika kampus, tim kebersihan memberikan arahan teknis mengenai titik-titik rawan sumbatan, sementara staf Tendik bahu-membahu memastikan seluruh sampah yang terangkat terdistribusi ke tempat pembuangan akhir yang disediakan universitas.

Dampak Nyata bagi Kehidupan Kampus

Pembersihan sungai ini memiliki urgensi yang vital. Selain dalam rangka memperingati Hari Bumi, aksi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kelancaran sistem irigasi kampus guna menghindari potensi genangan air atau banjir lokal saat intensitas hujan meningkat. Selain itu, dengan sungai yang bersih, lingkungan FMIPA yang dikenal sebagai kawasan “saintis” ini diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman dan asri bagi seluruh warga kampus yang beraktivitas di dalamnya.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui keterlibatan aktif dalam pembersihan parit dan sungai hari ini, FMIPA UM kembali mempertegas posisinya dalam mendukung visi Green Campus yang diusung oleh Universitas Negeri Malang. Semangat Hari Bumi 2026 ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni hari ini saja, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku harian dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di area fakultas.

Dengan tuntasnya aksi resik-resik siang ini, wajah sungai di lingkungan FMIPA nampak lebih bersih dan rapi, memberikan pemandangan yang menenangkan, sekaligus bukti nyata bahwa kolaborasi sederhana antar-lini staf mampu memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi.

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MIPAnet tahun 2026 yang berlangsung pada 12–15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan fakultas MIPA dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

MIPAnet merupakan jaringan kerja sama nasional lembaga pendidikan tinggi bidang MIPA yang bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta tata kelola sumber daya. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membahas kebijakan nasional, isu-isu mutakhir, serta peluang kolaborasi lintas institusi guna mendorong kemajuan bersama.

Hari pertama, Minggu (12/4/2026), peserta dari berbagai perguruan tinggi mulai hadir di Kota Malang. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang awal membangun komunikasi dan mempererat hubungan antaranggota MIPAnet.

Memasuki hari kedua, Senin (13/4/2026), kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.
Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya penguatan kolaborasi nasional dan internasional antar fakultas MIPA khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan penelitian. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait Sosialisasi Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen yang memberikan gambaran arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan karier akademik. Materi tersebut disampaikan secara daring oleh Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si. Sebagai Dekan FMIPA Universitas Negeri Malang, beliau membahas tentang Strategi Membangun Kolaborasi Internasional yang menekankan pentingnya jejaring global dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan industri ke PT Tomoland Inti Gajayana sebagai upaya memperluas wawasan di dunia industri. Rangkaian kegiatan di hari  kedua diakhiri dengan rapat kerja internal MIPAnet, berupa paparan capaian kinerja Sekretaris Jenderal MIPAnet, Prof. Kuwat Triyana, M.Si, serta laporan keorganisasian internal MIPAnet.

Pada hari ketiga, Selasa (14/4/2026), peserta Rakernas mengikuti materi mengenai Strategi Tata Kelola Laboratorium yang Efektif, yang disampaikan oleh Prof. Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D. di di Aula Gedung Fakultas MIPA UM.
Dalam paparannya, Prof. Surjani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Laboratorium Mineral dan Material Maju (Lab. MMM) Universitas Negeri Malang, memberikan wawasan praktis dalam pengelolaan fasilitas akademik dan riset, khususnya pengelolaan laboratorium yang bisa menjadi income generating lembaga. Melalui visi dan misinya, sejak tahun 2025 Lab MMM UM menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK FMIPA) yang berfokus pada bidang laboratorium sains dan teknologi, khususnya pada rumpun imu kimia, analisis instrumen, dan pengujian mutu bahan serta manajerial laboratoium.
Agenda pada hari Selasa ini diakhiri  dengan kunjungan fasilitas laboratorium di lingkungan Universitas Negeri Malang sebagai referensi pengelolaan sarana pendukung akademik.

Pada hari keempat, Rabu (15/4/2026), seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda kepulangan peserta ke daerah masing-masing setelah mengikuti seluruh kegiatan Rakernas MIPAnet 2026.

Sebagai penutup, forum ini menegaskan komitmen kuat komunitas akademik MIPA untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Melalui MIPAnet, diharapkan pengembangan kurikulum semakin adaptif, inovatif, dan selaras dengan tuntutan zaman. Harapannya, forum ini juga mampu memperluas wawasan para pimpinan fakultas agar lebih responsif terhadap dinamika isu nasional maupun global

Chat