FMIPA UM sangat peduli kepada mahasiswa yang terlambar lulus, terutama para mahasiswa S1 yang masa studinya akan berakhir sedangkan mahasiswa tersebut tidak melakukan registrasi. FMIPA memiliki program yang disebut JEMPUT MAHASISWA. FMIPA UM menugaskan kepada para tenaga kependidikan untuk datang ke rumah mahasiswa yang terlambat lulus, bertemu langsung dengan mahasiswa dan keluarganya. “Kami datang dan bertemu langsung ke mahasiswa dan keluarganya. Pertama kami menanyakan kenapa tidak melakukan registrasi? Kedua, kami bertanya tentang apa masalah yang dihadapinya? Kadang-kadang mahasiswa tidak terbuka. Justru dengan kami datang ini kami ingin membantu mahasiswa supaya mau kembali ke kampus dan kita sama-sama menyelesaikan masalahnya, kata Pak Sugeng, salah satu tendik yang hadir ke rumah Amanata mahasiswa S1 Pendidikan Matematika. Setelah kami hadir, mahasiswa bersedia melanjutkan kuliahnya, demikian penjelasan Pak Sugeng. “Masalah yang dihadapi oleh para mahasiswa yang terlambat lulus antara lain, penyelesaian skripsi yang tidak segera selesai, ada pula yang memiliki kendala kuliah karena sudah bekerja”, demikian yang disampaikan oleh pak Yuli yang berkunjung ke rumah Rika Nur Azizah, mahasiswa S1 Biologi dan bu Umi Mazidah yang berkunjung ke rumah M. Iqbal Ramadhan, mahasiswa Prodi S1 Matematika. Sebagian besar dari mereka memiliki kendala ekonomi, antara lain kesulitan keuangan untuk membayar UKT. Dekan FMIPA UM, Prof. Hadi Suwono, menjelaskan bahwa FMIPA UM sangat peduli pada prestasi mahasiswa. “Setiap tahun kami memiliki target agar mahasiswa lulus tepat waktu. Keterlambatan lulus merupakan masalah bagi kami yang harus dipecahkan. Di setiap akhir semester kami selalu mengidentifikasi mahasiswa S1 yang sudah memasuki semester 10 dan mahasiswa S2 yang memasuki semester 6. Mahasiswa S1 yang akan memasuki Semester 11 dan 13 akan kami datangi ke rumahnya untuk kami data masalah yang dihadapinya. Kami minta untuk datang ke kampus untuk menyelesaikan masalah bersama. Semua mahasiswa kami perhatikan supaya mereka dapat segera lulus. Kami punya motto, mahasiswa yang masuk ke FMIPA harus pulang dengan memabawa gelar.” Program JEMPUT MAHASISWA ini telah terbukti menyelamatkan mahasiswa khususnya yang terancam drop out (DO).
Dekan FMIPA UM, Jumat 15 Juli 2022, melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan pendandatanganan Memorandum of Agreement (Perjanjian Kerja Sama) dengan FMIPA Universitas Pakuan, Bogor. Ruang Lingkup Perjanjian Kerjasama ini secara rinci meliputi hal-hal sebagai berikut. Bidang Pendidikan (1). Memberikan kuliah umum (2). Menulis bahan ajar bersama (3). Pembimbingan tugas akhir bersama (4). Kajian dan Praktik Lapangan (5). Program MBKM (6). Mengajar bersama
Bidang Penelitian (1). Penelitian bersama (2). Publikasi bersama (3). Pengembangan riset bersama (4). Penulisan monograf dan/atau buku referensi bersama
Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (1). Kolaborasi dalam pengabdian kepada masyarakat (2). Publikasi artikel pengabdian masyarakat
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UM menyampaikan bahwa “Meningkatnya relevansi kualitas tri dharma PT menjadi hal yang sangat penting. FMIPA UM dan FMIPA Unpak sebagai institusi pendidikan harus mampu menumbuhkan kompetensi lulusannya”. Oleh sebab itu Dekan FMIPA UM berharap kerjasama dalam pendidikan dan pengajaran diharapkan betul-betul berdampak untuk mencetak generasi yang dibutuhkan dalam proses pembangunan bangsa ini. Dalam bidang penelitian dan inovasi, kerjasama ini diharapkan bermanfaat untuk meningkatnya produktivitas dari hasil research. Lebih lanjut Dekan FMIPA UM menyampaikan bahwa hasil riset jangan hanya disimpan di perpustakkan tetapi harus dipublikasikan. Hal ini mengacu pada visi FMIPA UM yang berkeinginan tidak saja sebagai basic education agent (agen pendidikan) tetapi juga sebagai agent of research. Oleh karena itu kita berharap riset-riset dari kerjasama ini semakin banyak dan semakin berkualitas. Penelitian selanjutnya dikembangkan menjadi inovasi. Inovasi tersebut harus dihilirisasi ke industri terkait. Kerjasama ini dapat membangun kolaborasi penelitian, publikasi bersama dan menciptakan inovasi bersama. Tidak berhenti sampai di sini, kerjasama ini mensinergikan kedua fakultas untuk menjadi agent of culture, knowledge, dan technology transfer.
Dalam rangka menjalin kerjasama pengembangan riset dan inovasi sains, Dekan FMIPA melakukan kunjungan kerja ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris [https://kemlu.go.id/paris/id] serta ke beberapa universitas dan Station F [https://stationf.co/], 27-30 Juni 2022.
Dekan diterima oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Paris, Prof. Dr. Warsito. Dalam sambutannya Prof. Warsito menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan yang riel, terutama kolaborasi riset.
Dalam kesempatan kunjungan ini Dekan FMIPA UM juga melakukan diskusi tentang bagaimana membangun startup bagi para mahasiswa atau lulusan baru [fresh graduate] perguruan tinggi. Sebagai narasumber dalam diskusi tersebut adalah Prof. Jean-Louis RAOUBATY, guru besar bidang environmental engineering dari dari Universite Paris-Diderot. Prof, Roubaty menjelaskan tentang pentingnya para saintis/lulusan master atau doktor bidang sains untuk menguasai bisnis dan enterpreneurship. Para lulusan ini dapat mengambil pendidikan formal dalam bisnis administration jika ingin mendirikan perusahaan baru/startup. Di Paris mereka dapat belajar di Station F yang memfasilitasi secara formal bagi mereka yang akan mendirikan startup baru. Mengintegrasikan sains dan inovasi/temuan sains dengan bisnis memiliki arti penting untuk membangun ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pada tanggal 23 Mei 2022, Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si dan Dekan Faculty of Education Ljubljana University, Prof. Janez Vogrinc, D.Ed, menandatangani kerjasama penelitian bidang pendidikan kimia. Kerjasama penelitian ini telah diimplementasikan, salah satunya adalah kolaborasi riset dan publikasi antara Habiddin, Ph.D dan Prof. Iztok, Ph.D.
Penandatanganan kerjasama dilakukan di Ruang Dekan Faculty of Education Ljubljana University dengan dihadiri oleh para wakil dekan dari kedua fakultas.
Dalam diskusi tersebut disepakati tindak lanjut kerjasama dalam program lainnya, antara lain student mobility, workshop penulisan artikel, dan Seminar Pendidikan STEM.
Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si yang sekaligus juga Sekretaris Jenderal Jaringan Kerjasama fakultas-Fakultas MIPA dan FST se Indonesia (MIPAnet) memimpin MIPAnet dan MDSM Annual Meeting, di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta, Bali, 4 Juni 2022. MDSM atau Majelis Dekan Matematika dan Sains Malaysia merupakan asosiasi dekan-dekan sains dan matematika se Malaysia.
Pertemuan tersebut menyepakati, 1) meningkatkan kerjasama riset, publikasi, students mobility, visiting profesor, dan upaya-upaya untuk meningkatkan Key Performance Indikator dari fakultas matematika dan sains Indonesia dan Malaysia, 2) mengaktifkan kembali Indonesia-Malaysia Research Consortia (IMRC) yang sempat terhenti selama pandemi, 3) menjadikan IMRC sebagai platform meningkatkan kontribusi riset bidang sains dan matematika di kancah industri dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut MDSM dan MIPAnet juga menyepakati pertemuan MIPAnet dan MDSM secara offline di Kuala Lumpur, bulan September untuk mendekatkan dan mempererat kerjasama antar universitas di Indonesia dan Malaysia.