Adaptasi Sistem Baru SEB, Mahasiswa UM Tunjukkan Kesiapan di Seleksi Wilayah ONMIPA-PT 2026

Adaptasi Sistem Baru SEB, Mahasiswa UM Tunjukkan Kesiapan di Seleksi Wilayah ONMIPA-PT 2026

Malang — Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi akademik mahasiswa dalam Seleksi Wilayah Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2026.

ONMIPA-PT adalah ajang kompetisi nasional bergengsi yang diselenggarakan Balai Pengembangan Talenta Indonesia di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi merupakan salah satu program pengembangan talenta nasional bidang sains dan teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang untuk menjaring mahasiswa terbaik di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam mencakup empat bidang utama, yakni Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Tahapan seleksi dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat perguruan tinggi, seleksi wilayah, hingga tingkat nasional. Peserta yang berhasil melaju hingga tingkat nasional merupakan mahasiswa terpilih dari seluruh Indonesia, menjadikan persaingan sangat ketat dan kompetitif. Selain menjadi wadah pengembangan kemampuan akademik dan penalaran tingkat tinggi, ONMIPA-PT juga berperan sebagai sarana pembinaan talenta sains yang diproyeksikan untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional. Lebih dari itu, ONMIPA-PT juga menjadi pintu awal bagi pembinaan lebih lanjut menuju kompetisi sains tingkat internasional, sehingga capaian dalam ajang ini seringkali menjadi tolok ukur kualitas akademik mahasiswa dan institusi asalnya di bidang sains dasar.

Kegiatan seleksi wilayah dilaksanakan pada tanggal 5–6 Mei 2026 secara daring di perguruan tinggi masing-masing peserta. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan seleksi tahun ini mengadopsi sistem baru berbasis Safe Exam Browser (SEB). Sistem ini dirancang untuk meningkatkan integritas dan keamanan pelaksanaan ujian, dengan membatasi akses peserta hanya pada lingkungan ujian yang telah ditentukan. Implementasi SEB menjadi langkah strategis dalam menjaga objektivitas dan kredibilitas hasil seleksi di tengah pelaksanaan secara online.

Pada ajang seleksi wilayah tahun ini, Universitas Negeri Malang mengirimkan 19 delegasi mahasiswa terbaik yang telah melalui proses seleksi internal. Para peserta terdiri atas 4 mahasiswa bidang Kimia, serta masing-masing 5 mahasiswa dari bidang Matematika, Fisika, dan Biologi.

Wakil Dekan I FMIPA UM, Prof. Dr. Sri Rahayu Lestari, M.Si., menyampaikan bahwa fakultas telah memberikan dukungan penuh dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan ini. “FMIPA berusaha memberikan support terbaik untuk seluruh persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap delegasi ONMIPA dari FMIPA UM dapat memberikan prestasi terbaiknya dan melaju ke tingkat nasional tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu delegasi bidang Kimia, Adinda, mengungkapkan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi ONMIPA hingga tahap seleksi wilayah. “Ini merupakan kompetisi perdana saya dalam ONMIPA bidang Kimia. Dan ada beberapa hal teknis di luar pelatihan yang perlu saya pahami juga dalam menunjang pelaksanaan lomba. Namun, saya bersyukur bisa sampai di tahap seleksi wilayah setelah melewati seleksi di tingkat universitas. Semoga saya bisa lolos ke tahap nasional dan mengharumkan nama UM nantinya,” tuturnya.

Seluruh delegasi mengikuti seleksi dengan penuh semangat dan kesiapan, meskipun harus beradaptasi dengan sistem baru yang diterapkan. Pelaksanaan ujian secara daring tidak mengurangi antusiasme maupun daya juang peserta dalam menunjukkan kemampuan terbaik di bidang masing-masing.

Partisipasi UM dalam ONMIPA-PT 2026 diharapkan dapat kembali mengukir prestasi di tingkat nasional, sekaligus memperkuat budaya akademik yang unggul dan kompetitif di lingkungan kampus. Selain itu, keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi.

Pelepasan Mahasiswa Departemen Pendidikan IPA UM untuk Program Students Outbound Mobility dan Pengabdian internasional di Malaysia

Pelepasan Mahasiswa Departemen Pendidikan IPA UM untuk Program Students Outbound Mobility dan Pengabdian internasional di Malaysia

Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang secara resmi melepas 12 mahasiswa untuk mengikuti program Students Outbound Mobility ke Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Pengabdian Internasional Mahasiswa yang akan dilaksanakan di Sekolah Rendah Seri Budiman, Tanjong Malim, Perak, Malaysia. Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Ketua Departemen Pendidikan IPA, Prof. Habiddin, bersama Sekretaris Departemen, Dr.rer.nat. Safwatun Nida. Program ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi akademik dan penguatan kompetensi calon guru sains melalui pengalaman pembelajaran lintas negara.

Kegiatan students mobility yang didampingi oleh Dr. Yayuk Mulyati, M.Si., ini mengusung tema “Strengthening Preservice Science Teacher Pedagogical Competence through Academic Mobility Community Engagement” dan akan berlangsung selama tiga hari di kampus UPSI, Malaysia. Selama kegiatan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan mahasiswa UPSI dalam berbagai aktivitas akademik, seperti diskusi pembelajaran, observasi praktik pendidikan, pertukaran pengalaman akademik, dan kegiatan community engagement. Kegiatan academic mobility ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru sains, khususnya dalam memahami praktik pembelajaran internasional, pengembangan keterampilan komunikasi akademik, serta penguatan wawasan global dalam bidang pendidikan IPA. Selain memperoleh pengalaman akademik internasional, mahasiswa juga diharapkan dapat membangun jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan dosen di UPSI. Interaksi lintas budaya tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa depan. Pelepasan mahasiswa berlangsung dengan penuh antusiasme dan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti program dengan baik serta membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan IPA di Universitas Negeri Malang.

Selain mengikuti program academic mobility, para mahasiswa juga akan melaksanakan kegiatan pengabdian internasional bertajuk “Ecoenzyme Inquiry Fun Lab: Integration Sustainable Science Learning and Waste Management for Primary School” yang dilaksanakan di Sekolah Rendah Seri Budiman dalam bimbingan Eka Nurul Qomaliyah, S.Pd., M.Si. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pembelajaran sains berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan eco-enzyme sekaligus memfasilitasi pengalaman belajar siswa sekolah dasar menggunakan pendekatan inquiry-based learning yang mendorong rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan. Adapun luaran dari kegiatan ini meliputi produk eco-enzyme, modul pembelajaran, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Lebih jauh lagi, program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi lingkungan, keterampilan praktis pengelolaan limbah organik, dan membangun perilaku berkelanjutan baik bagi siswa sekolah dasar maupun mahasiswa peserta program.

Program kolaboratif internasional ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 tentang Partnerships for the Goals, melalui penguatan kerja sama lintas negara, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan.

Pada saat pelepasan mahasiswa, Ketua Departemen Pendidikan IPA, Prof. Habiddin, S.Pd., M.Pd., M.Si., Ph.D., menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk melakukan sharing pengalaman dan pengetahuan bersama mahasiswa UPSI dalam rangka meningkatkan kompetensi akademik maupun pedagogik mereka sebagai calon guru sains. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu menjalin jejaring internasional dengan mahasiswa lintas negara sebagai bekal dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa mendatang. Sekretaris departemen, Dr. rer.nat Safwatun Nida, M.Pd., menekankan pentingnya kerja sama kelompok, kekompakan tim, dan koordinasi yang baik selama pelaksanaan kegiatan di Malaysia. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh peserta dalam menjaga komunikasi, saling mendukung, dan bekerja sama secara profesional selama menjalani rangkaian aktivitas akademik maupun sosial di UPSI.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional yang bermakna bagi mahasiswa serta memperkuat kontribusi Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang dalam pengembangan pendidikan sains yang berorientasi pada keberlanjutan dan kolaborasi global.

KKL Ekologi Departemen Pendidikan IPA Tahun 2026:  Monitoring Kondisi Kualitas Sungai melalui Bioindikator

KKL Ekologi Departemen Pendidikan IPA Tahun 2026: Monitoring Kondisi Kualitas Sungai melalui Bioindikator

Pada tanggal 2 dan 3 Mei 2026, Departemen Pendidikan IPA FMIPA UM menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan untuk mata kuliah Ekologi yang dilaksanakan oleh 157 mahasiswa angkatan 2024. Kegiatan KKL dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bedengan, Selorejo, Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini didampingi oleh 4 orang dosen pendamping (3 dari Departemen Pendidikan IPA dan 1 dari Bepartemen Biologi), 1 laboran, dan 10 asisten praktikum.

Fokus utama kegiatan KKL ini adalah melakukan monitoring keanekaragaman makrozoobenthos air sungai yang merupakan bioindikator kualitas air tawar. Semakin beragam makrozoobenthos yang teridentifikasi akan mengindikasikan semakin bersihnya kondisi air sungai di Bumi Perkemahan Bedengan.
Dari hasil observasi awal, terdapat berbagai jenis hewan bioindikator, bahkan yang sangat sensitif terhadap pencemaran. Sehingga dari hasil pengamatan awal, patut diduga jika kondisi sungai masih sangat baik dan kualitas airnya masih bersih.
Kegiatan pengamatan dilanjutkan dengan proses analisis dan identifikasi untuk memperoleh kesimpulan.

Data dan dokumentasi kegiatan yang diperoleh akan menjadi sumber untuk kegiatan lanjutan yaitu pengabdian untuk pengembangan kawasan Bumi Perkemahan Bedengan sebagai kawasan wisata makrozoobenthos pertama di Indonesia yang telah mendapat pendanaan dari DPPM tahun anggaran 2026.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan terutama SDG’s 6 (ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all) dan SDG’s 14 (life below water).  Secara khusus, hal tersebut diungkapkan oleh salah satu dosen pengampu, Indra Fardhani, S.Pd, M.Sc, M.I.L., Ph.D, bahwa “Kegiatan KKL  Ekologi  selain memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan nyata, juga bisa menyelesaikan persoalan real mitra dalam upaya mempersiapkan Bumi Perkemahana Bedengan sebagai eduwisata makrozoobenthos pertama di Indonesia".

Mahasiswa UMT Tuntaskan Internship di FMIPA UM, Angkat Pengalaman Akademik dan Budaya

Mahasiswa UMT Tuntaskan Internship di FMIPA UM, Angkat Pengalaman Akademik dan Budaya

Malang — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kerja sama internasional. Pada hari Selasa (28/4) empat mahasiswa Universiti Malaysia Terengganu (UMT) melakukan presentasi laporan akhir internship yang dilaksanakan di ruang seminar Bioteknologi, Gedung B25 lantai 3 ruang 301. Keempat mahasiswa tersebut adalah Jamie P’ng Jinq Ru, Yogavaishnavi A/P Subramaniam, Nur Hanan Humaira binti Erwanshah, dan Vinmughil A/P Arangkannal.

Agenda presentasi ini merupakan sesi akhir rangkaian program Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026. Program Inbound Student Mobility tersebut telah berlangsung secara rutin di Departemen Sains Terapan FMIPA UM selama tiga tahun terakhir. Empat mahasiswa UMT secara resmi diterima oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., serta jajaran pimpinan fakultas pada hari Senin (6/4) dan mengikuti rangkaian kegiatan selama satu bulan di Program Studi S1 Bioteknologi UM.

Presentasi laporan akhir oleh mahasiswa UMT ini dihadiri oleh mahasiswa Bioteknologi, dosen serta Ketua Program Studi Bioteknologi. Acara dimulai dengan pembukaan oleh moderator dan dilanjutkan pemaparan laporan akhir oleh mahasiswa UMT. Melalui presentasinya mereka menyampaikan hasil pembelajaran selama mengikuti program ini. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh mahasiswa dan dosen penguji. Mahasiswa Bioteknologi secara aktif memberikan tanggapan terhadap laporan yang dipresentasikan keempat mahasiswa UMT.

Sebelum mengakhiri presentasi, perwakilan mahasiswa UMT menceritakan pengalaman selama mengikuti Inbound Student Mobility. Pengalaman tersebut mencakup pengenalan pada budaya lokal dan tempat edukatif di Malang dan Jawa Timur. Pengalaman ini didapatkan melalui kunjungan ke beberapa lokasi seperti, Kayoetangan Heritage, Jatim Park, Gunung Bromo, dll. Mereka juga menyampaikan pesan dan kesannya selama mengikuti Inbound Student Mobility di FMIPA UM. Acara diakhiri dengan penyampaian pesan kepada mahasiswa UTM oleh Ketua Program Studi S1 Bioteknologi sekaligus Ketua Departemen Sains Terapan, Prof. Dr. Evi Susanti, M.Si.

Kegiatan tidak hanya sebagai bentuk penguatan kerja sama internasional antar dua universitas saja, tetapi juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis riset dan pengalaman langsung, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan membekali mahasiswa keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Selain itu, program ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi global dalam bidang pendidikan dan riset.

Melalui rangkaian kegiatan ini, FMIPA UM tidak hanya berhasil memfasilitasi ruang pembelajaran yang kolaboratif, tetapi juga memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan. Diharapkan, program Inbound Student Mobility seperti ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas, serta mendorong terciptanya lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan memiliki wawasan global.

Pewarta: Mukhsin Alqhotiri - Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia UM

Chat