Pelepasan Mahasiswa Departemen Pendidikan IPA UM untuk Program Students Outbound Mobility dan Pengabdian internasional di Malaysia
Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang secara resmi melepas 12 mahasiswa untuk mengikuti program Students Outbound Mobility ke Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) dan Pengabdian Internasional Mahasiswa yang akan dilaksanakan di Sekolah Rendah Seri Budiman, Tanjong Malim, Perak, Malaysia. Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Ketua Departemen Pendidikan IPA, Prof. Habiddin, bersama Sekretaris Departemen, Dr.rer.nat. Safwatun Nida. Program ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi akademik dan penguatan kompetensi calon guru sains melalui pengalaman pembelajaran lintas negara.
Kegiatan students mobility yang didampingi oleh Dr. Yayuk Mulyati, M.Si., ini mengusung tema “Strengthening Preservice Science Teacher Pedagogical Competence through Academic Mobility Community Engagement” dan akan berlangsung selama tiga hari di kampus UPSI, Malaysia. Selama kegiatan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan mahasiswa UPSI dalam berbagai aktivitas akademik, seperti diskusi pembelajaran, observasi praktik pendidikan, pertukaran pengalaman akademik, dan kegiatan community engagement. Kegiatan academic mobility ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru sains, khususnya dalam memahami praktik pembelajaran internasional, pengembangan keterampilan komunikasi akademik, serta penguatan wawasan global dalam bidang pendidikan IPA. Selain memperoleh pengalaman akademik internasional, mahasiswa juga diharapkan dapat membangun jejaring kolaborasi dengan mahasiswa dan dosen di UPSI. Interaksi lintas budaya tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa depan. Pelepasan mahasiswa berlangsung dengan penuh antusiasme dan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti program dengan baik serta membawa pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan IPA di Universitas Negeri Malang.
Selain mengikuti program academic mobility, para mahasiswa juga akan melaksanakan kegiatan pengabdian internasional bertajuk “Ecoenzyme Inquiry Fun Lab: Integration Sustainable Science Learning and Waste Management for Primary School” yang dilaksanakan di Sekolah Rendah Seri Budiman dalam bimbingan Eka Nurul Qomaliyah, S.Pd., M.Si. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pembelajaran sains berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan eco-enzyme sekaligus memfasilitasi pengalaman belajar siswa sekolah dasar menggunakan pendekatan inquiry-based learning yang mendorong rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan. Adapun luaran dari kegiatan ini meliputi produk eco-enzyme, modul pembelajaran, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran. Lebih jauh lagi, program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi lingkungan, keterampilan praktis pengelolaan limbah organik, dan membangun perilaku berkelanjutan baik bagi siswa sekolah dasar maupun mahasiswa peserta program.
Program kolaboratif internasional ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17 tentang Partnerships for the Goals, melalui penguatan kerja sama lintas negara, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan.
Pada saat pelepasan mahasiswa, Ketua Departemen Pendidikan IPA, Prof. Habiddin, S.Pd., M.Pd., M.Si., Ph.D., menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk melakukan sharing pengalaman dan pengetahuan bersama mahasiswa UPSI dalam rangka meningkatkan kompetensi akademik maupun pedagogik mereka sebagai calon guru sains. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu menjalin jejaring internasional dengan mahasiswa lintas negara sebagai bekal dalam menghadapi tantangan pendidikan global di masa mendatang. Sekretaris departemen, Dr. rer.nat Safwatun Nida, M.Pd., menekankan pentingnya kerja sama kelompok, kekompakan tim, dan koordinasi yang baik selama pelaksanaan kegiatan di Malaysia. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan seluruh peserta dalam menjaga komunikasi, saling mendukung, dan bekerja sama secara profesional selama menjalani rangkaian aktivitas akademik maupun sosial di UPSI.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman internasional yang bermakna bagi mahasiswa serta memperkuat kontribusi Departemen Pendidikan IPA Universitas Negeri Malang dalam pengembangan pendidikan sains yang berorientasi pada keberlanjutan dan kolaborasi global.





