KKL MK Ekologi 2026 Biologi FMIPA UM di Taman Nasional Alas Purwo

KKL MK Ekologi 2026 Biologi FMIPA UM di Taman Nasional Alas Purwo

Departemen biologi FMIPA Universitas Negeri Malang kembali melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) MK Ekologi. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 23-25 April 2026 bertempat di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Banyuwangi, Jawa Timur.

KKL Ekologi diikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari mahasiswa S1 Pendidikan Biologi dan S1 Biologi, Laboran FMIPA, Asisten, dan Tenaga Ahli. Kegiatan ini juga didampingi oleh lima orang dosen  FMIPA UM, yaitu Bagus Priambodo, Ph.D selalu Koordinator KKL, Prof. Dr. Fatchur Rohman, Dr. Vivi Novianti, Farid Akhsani, M.Si, dan Indra Fardhani, Ph.D. Selain tenaga Laboran, KKL ini juga didampingi oleh 3 orang Tim Medis dari Klinik Pratama Universitas Negeri Malang yang dilengkapi dengan ambulans.

KKL Ekologi secara rutin dilakukan setiap tahun di Departemen Biologi FMIPA UM bertujuan untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mempelajari keanekaragaman makhluk hidup (biotik) dan interaksinya dengan lingkungannya (abiotik). Kegiatan KKL juga menjembatani teori yang dipelajari di kelas dengan kondisi nyata di ekosistem alaminya, seperti hutan, sabana, dan pesisir. Mahasiswa melakukan sampling vegetasi dan serangga dengan berbagai teknik, dan melakukan pengamatan herpetofauna dengan metode VES, analisis wilayah jelajah ( home range ) hewan dengan menggunakan teknik jejak kaki ( footprint ), serta pengamatan burung ( bird watching ), banteng, dan burung merak di sabana Taman Nasional Alas Purwo.

Kegiatan KKL ini diharapkan juga dapat melatih softskill mahasiswa antara lain bekerja sama dalam tim mulai persiapan, pelaksanaan di lapangan, hingga kembali ke kampus untuk mengelola sampel dan seluruh data yang diperoleh. Dengan kegiatan ini, diharapkan kompetensi pada MK Ekologi dapat diperoleh dan dikuasai mahasiswa.

Seperti kegiatan di tahun-tahun sebelumnya,  KKL Ekologi selalu memberi kesan kepada mahasiswa mulai dari lelah hingga bahagia dan tawa canda yang tidak akan terlupakan dan akan selalu dirindukan.

Mengakhiri sesi menjelang kembali ke UM, Tim Dosen Ekologi FMIPA UM menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada  Kepala Balai TNAP beserta jajarannya, serta seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya KKL Ekologi 2026 ini sehingga berjalan lancar.

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

Wujudkan Kampus Lestari, Kolaborasi Tendik dan Tim Kebersihan FMIPA UM Hijaukan Hari Bumi 2026 melalui Aksi Resik Sungai

MALANG – Memperingati Hari Bumi yang jatuh tepat hari Jumat, 17 April 2026, Universitas Negeri Malang (UM) menggelar aksi serentak peduli lingkungan di seluruh area kampus, dengan melakukan aksi membersihan saluran air, sungai, dan sampah di lingkungan Universitas Negeri Malang.

Momentum ini disambut dengan aksi nyata oleh segenap civitas akademika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM). Mengambil bagian dalam gerakan besar universitas yang digelar serentak di seluruh penjuru kampus, FMIPA UM memfokuskan kekuatannya untuk melakukan normalisasi dan pembersihan aliran sungai serta parit yang melintasi area fakultas.

Sejak fajar menyingsing, suasana di lingkungan FMIPA sudah menunjukkan geliat yang berbeda. Puluhan Tenaga Kependidikan (Tendik) bersama tim outsourcing kebersihan berkumpul dengan semangat gotong royong yang kental. Dengan berbekal alat pembersih manual, sepatu bot, dan kantong sampah besar, mereka menyisir setiap sudut aliran air yang menjadi urat nadi drainase di lingkungan FMIPA.

Lebih dari Sekadar Rutinitas

Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan tanpa makna. Keikutsertaan FMIPA dalam aksi pembersihan sungai ini merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap ekosistem lokal. Para Tendik yang sehari-harinya fokus dalam pelayanan mahasiswa, kali ini tidak ragu untuk turun langsung ke tepian sungai, memungut sampah plastik yang terselip di antara bebatuan, serta membersihkan tanaman liar yang mulai menutup arus air.

Kerja sama dengan tim outsourcing pun terjalin sangat apik. Sebagai garda terdepan dalam menjaga estetika kampus, tim kebersihan memberikan arahan teknis mengenai titik-titik rawan sumbatan, sementara staf Tendik bahu-membahu memastikan seluruh sampah yang terangkat terdistribusi ke tempat pembuangan akhir yang disediakan universitas.

Dampak Nyata bagi Kehidupan Kampus

Pembersihan sungai ini memiliki urgensi yang vital. Selain dalam rangka memperingati Hari Bumi, aksi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kelancaran sistem irigasi kampus guna menghindari potensi genangan air atau banjir lokal saat intensitas hujan meningkat. Selain itu, dengan sungai yang bersih, lingkungan FMIPA yang dikenal sebagai kawasan "saintis" ini diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman dan asri bagi seluruh warga kampus yang beraktivitas di dalamnya.

Komitmen Berkelanjutan

Melalui keterlibatan aktif dalam pembersihan parit dan sungai hari ini, FMIPA UM kembali mempertegas posisinya dalam mendukung visi Green Campus yang diusung oleh Universitas Negeri Malang. Semangat Hari Bumi 2026 ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni hari ini saja, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku harian dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di area fakultas.

Dengan tuntasnya aksi resik-resik siang ini, wajah sungai di lingkungan FMIPA nampak lebih bersih dan rapi, memberikan pemandangan yang menenangkan, sekaligus bukti nyata bahwa kolaborasi sederhana antar-lini staf mampu memberikan dampak besar bagi kelestarian bumi.

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

MIPAnet 2026, Ajang Komunikasi dan Penguatan Kolaborasi Nasional dan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MIPAnet tahun 2026 yang berlangsung pada 12–15 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan fakultas MIPA dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

MIPAnet merupakan jaringan kerja sama nasional lembaga pendidikan tinggi bidang MIPA yang bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta tata kelola sumber daya. Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membahas kebijakan nasional, isu-isu mutakhir, serta peluang kolaborasi lintas institusi guna mendorong kemajuan bersama.

Hari pertama, Minggu (12/4/2026), peserta dari berbagai perguruan tinggi mulai hadir di Kota Malang. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang awal membangun komunikasi dan mempererat hubungan antaranggota MIPAnet.

Memasuki hari kedua, Senin (13/4/2026), kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.
Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya penguatan kolaborasi nasional dan internasional antar fakultas MIPA khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang pendidikan dan penelitian. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait Sosialisasi Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025 tentang Profesi, Karier, dan Penghasilan Dosen yang memberikan gambaran arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan karier akademik. Materi tersebut disampaikan secara daring oleh Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si. Sebagai Dekan FMIPA Universitas Negeri Malang, beliau membahas tentang Strategi Membangun Kolaborasi Internasional yang menekankan pentingnya jejaring global dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan industri ke PT Tomoland Inti Gajayana sebagai upaya memperluas wawasan di dunia industri. Rangkaian kegiatan di hari  kedua diakhiri dengan rapat kerja internal MIPAnet, berupa paparan capaian kinerja Sekretaris Jenderal MIPAnet, Prof. Kuwat Triyana, M.Si, serta laporan keorganisasian internal MIPAnet.

Pada hari ketiga, Selasa (14/4/2026), peserta Rakernas mengikuti materi mengenai Strategi Tata Kelola Laboratorium yang Efektif, yang disampaikan oleh Prof. Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D. di di Aula Gedung Fakultas MIPA UM.
Dalam paparannya, Prof. Surjani yang saat ini menjabat sebagai Kepala Laboratorium Mineral dan Material Maju (Lab. MMM) Universitas Negeri Malang, memberikan wawasan praktis dalam pengelolaan fasilitas akademik dan riset, khususnya pengelolaan laboratorium yang bisa menjadi income generating lembaga. Melalui visi dan misinya, sejak tahun 2025 Lab MMM UM menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK FMIPA) yang berfokus pada bidang laboratorium sains dan teknologi, khususnya pada rumpun imu kimia, analisis instrumen, dan pengujian mutu bahan serta manajerial laboratoium.
Agenda pada hari Selasa ini diakhiri  dengan kunjungan fasilitas laboratorium di lingkungan Universitas Negeri Malang sebagai referensi pengelolaan sarana pendukung akademik.

Pada hari keempat, Rabu (15/4/2026), seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda kepulangan peserta ke daerah masing-masing setelah mengikuti seluruh kegiatan Rakernas MIPAnet 2026.

Sebagai penutup, forum ini menegaskan komitmen kuat komunitas akademik MIPA untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Melalui MIPAnet, diharapkan pengembangan kurikulum semakin adaptif, inovatif, dan selaras dengan tuntutan zaman. Harapannya, forum ini juga mampu memperluas wawasan para pimpinan fakultas agar lebih responsif terhadap dinamika isu nasional maupun global

Co-Teaching Teknologi Asam Nukleat dan Pemurnian Protein Bersama Prof. Hermansyah di Bioteknologi UM

Co-Teaching Teknologi Asam Nukleat dan Pemurnian Protein Bersama Prof. Hermansyah di Bioteknologi UM

Malang Pada tanggal 14 April 2026, Program Studi Sarjana Bioteknologi, Departemen Sains Terapan, FMIPA, Universitas Negeri Malang menerima kedatangan Prof. Hermansyah, M.Si, Ph.D dari Universitas Sriwijaya sebagai co-lecturer dalam mata kuliah Teknologi Asam Nukleat dan Pemisahan Protein (TANPP). Mata kuliah TANPP merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa semester 4 Prodi S1 Bioteknologi UM yang berfokus dalam analisis dan rekayasa asam nukleat serta karakterisasi dan pemisahan protein. Prof. Hermansyah, M.Si, Ph.D adalah Dekan FMIPA Universitas Sriwijaya memiliki latar belakang penelitian mengenai genetika yeast (ragi) yang merupakan fungi uniseluler dan tergolong sebagai organisme eukariot yang banyak digunakan dalam industri pangan, sehingga dalam kegiatan co-teaching ini, Prof. Hermansyah, M,Si, Ph.D membawakan materi mengenai karakteristik genetik dari yeast dan rekayasanya. Kegiatan co-teaching ini dilakukan dengan total jam pembelajaran 12 js yang terdiri atas 4 js kuliah tatap muka, 4 js tugas mandiri, dan 4 js kuliah tatap maya.

Pada sesi tatap muka, Prof. Hermansyah, M.Si, Ph.D memberikan kuliah mengenai peran enzim protein phosphatase (PPase) dan protein kinase (PKase) dalam perannya untuk proses cell-signaling, ekspresi gen dan mitosis dari yeast. Tidak hanya itu, beliau juga memaparkan berbagai macam teknik molekuler yang sering dijumpai dalam topik rekayasa DNA seperti mutasi, rekombinasi DNA dan analisis immunoblot yang relevan dengan mata kuliah TANPP dan membantu mahasiswa dalam memperdalam pemahaman teknik-teknik tersebut. Pada kesempatan ini, Prof. Hermansyah, M.Si, Ph.D juga turut menjelaskan pentingnya ilmu bioteknologi dan relevansinya di berbagai bidang seperti, kesehatan, industri, dan pangan.

Selanjutnya untuk kegiatan tugas mandiri, mahasiswa melakukan studi kasus mengenai pemanfaatan yeast (ragi) dalam berbagai industri (terutama makanan dan minuman) untuk melihat potensi peningkatan performanya dengan pendekatan rekayasa DNA. Melalui studi kasus ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan pemahaman mereka menjadi gagasan visioner untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil studi kasus ini kemudian didiskusikan dalam sesi tatap maya untuk dievaluasi. Melalui pembelajaran yang berfokus pada analisis serta manipulasi DNA, mahasiswa dapat memahami peran yeast sebagai organisme model dalam berbagai aplikasi bioteknologi modern, mulai dari kloning gen, ekspresi protein rekombinan, hingga produksi biomolekul bernilai tinggi. Kegiatan pembelajaran ini tidak hanya memperkuat kemampuan mahasiswa dalam teknik isolasi, analisis, dan rekayasa DNA, tetapi juga meningkatkan pemahaman terhadap proses pemurnian protein hasil ekspresi genetik. Dengan penguasaan konsep dan keterampilan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi biologi molekuler serta berkontribusi dalam pengembangan riset dan industri berbasis bioteknologi di masa depan.

Penulis: Norman Yoshi Haryono (Pengajar MK Teknologi Asam Nukleat dan Pemisahan Protein UM)
Penyunting: Evi Susanti.

Foto kegiatan


Perkuat Kolaborasi Internasional, Bioteknologi FMIPA UM Sambut Mahasiswa Student Mobility dari Universiti Malaysia Terengganu

Perkuat Kolaborasi Internasional, Bioteknologi FMIPA UM Sambut Mahasiswa Student Mobility dari Universiti Malaysia Terengganu

Malang, 6 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi menerima mahasiswa Student Mobility dari Biological Sciences Programme, Faculty of Science and Marine Environment, Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dekanat FMIPA UM, Gedung B20. Penerimaan dilakukan oleh Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si., dan dihadiri oleh pimpinan departemen di lingkungan FMIPA UM, termasuk Ketua Departemen Sains Terapan sekaligus Koordinator Program Studi S1 Bioteknologi, Prof. Dr. Evi Susanti, M.Si., dan pimpinan tenaga kependidikan FMIPA UM.

Program Student Mobility ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026 yang akan berlangsung selama satu bulan di Prodi S1 Bioteknologi UM. Program yang sudah berjalan rutin selama 3 tahun terakhir ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan magang, tetapi juga sebagai wadah integrasi antara pengalaman akademik, riset, dan pemahaman lintas budaya. Sebanyak empat mahasiswa dari UMT mengikuti program ini, yaitu Yogavaishnavi a/p Subramaniam, Jamie P’ng Jinq Ru, Nur Hanan Humaira binti Erwanshah, dan Vinmughil A/P Arangkannal. Selama pelaksanaan program, keempat mahasiswa akan terlibat dalam beberapa aktivitas utama yang terstruktur berupa: (a) Magang Laboratorium Berbasis Riset dan Diskusi Ilmiah, (b) Cultural Exchange (Pertukaran Budaya), dan (c) Refleksi serta Evaluasi Program.

Mahasiswa akan mengikuti kegiatan magang di Laboratorium Bioteknologi dan Laboratorium Mineral dan Material Maju (LMMM) FMIPA UM dengan pendampingan dosen dan teknisi laboratorium. Kegiatan ini meliputi: Pengenalan fasilitas dan standar keselamatan kerja di laboratorium; Pelatihan teknik dasar bioteknologi; Keterlibatan dalam proyek riset dosen, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam proses penelitian terutama terkait fermentasi makanan dan aspek mikrobiologi dari Jewawut, salah satu tanaman khas Indonesia; Diskusi ilmiah rutin dan presentasi hasil eksperimen dan penguatan pemahaman konsep. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis (hands-on skills) serta memahami alur kerja penelitian di bidang bioteknologi secara nyata. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan ilmiah serta membangun jejaring akademik internasional. Sebagai bagian penting dari program, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan pertukaran budaya yang meliputi pengenalan budaya lokal Indonesia (khususnya budaya Malang dan Jawa Timur), kunjungan ke tempat-tempat edukatif dan budaya di sekitar Malang, serta interaksi langsung dengan mahasiswa Bioteknologi UM melalui kegiatan informal seperti diskusi budaya dan kuliner. Di akhir program, mahasiswa akan diminta untuk menyusun laporan kegiatan Student Mobility, melakukan presentasi hasil pengalaman dan pembelajaran selama program, dan memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan program sebagai bahan evaluasi ke depan. Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk mengukur capaian program sekaligus memperkuat aspek reflektif dalam proses pembelajaran.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, program Student and Cultural Exchange at Biotechnology UM 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman komprehensif yang menggabungkan aspek akademik, penelitian, dan budaya. Selain itu, program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional antara FMIPA UM dan Universiti Malaysia Terengganu terutama di bidang pendidikan dan riset bioteknologi. Selain itu, melalui kegiatan ini, FMIPA UM juga berkontribusi dalam mendukung agenda global melalui implementasi nilai-nilai SDGs dalam pendidikan tinggi, antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan).

Penulis: Nani Farida (Sekretaris Departemen Sains Terapan FMIPA UM)
Penyunting: Evi Susanti

Chat