Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Tenaga Kependidikan FMIPA Universitas Negeri Malang, Wakil Dekan II FMIPA Universitas Negeri Malang : FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani

Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Tenaga Kependidikan FMIPA Universitas Negeri Malang, Wakil Dekan II FMIPA Universitas Negeri Malang : FMIPA UM Wilayah Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani

Malang – Di Aula FMIPA UM Gedung  B20 Lt 2, komitmen membangun budaya kerja yang bersih dan profesional kembali ditegaskan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang, pada Rabu siang, 18 Februari 2026. Wakil Dekan II FMIPA Dr. Hari Wisodo, S.Pd, M.Si dalam kegiatan Sosialisasi dan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menyebut pencanangan ini merupakan langkah strategis yang harus terus dilakukan berkelanjutan untuk mewujudkan budaya Bebas dari Korupsi, Birokrasi Bersih dan Melayani.

Dr. Hari Wisodo, S.Pd, M.Si  menyampaikan bahwa pada Tahun 2021 FMIPA terpilih sebagai percontohan dalam Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diwilayah Universitas Negeri Malang. Di tahun tersebut pula FMIPA Universitas Negeri Malang berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi sebagai Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.  Prestasi ini menjadi pijakan penting bagi FMIPA UM dalam meneruskan upaya pembangunan Zona Integritas di seluruh unit kerja FMIPA. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan wilayah yang bersih dan berintegritas, yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Pencanangan Zona Integritas ini diharapkan bukan sekadar formalitas saja, tetapi jadikan momen ini sebagai bentuk nyata FMIPA UM memberikan pelayanan berintegritas dan berkualitas,” pungkasnya.

 

Link Video Zona Integritas FMIPA UM
Instagram
Facebook

Pemberian Penghargaan Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang Semester Gasal 2025/2026

UM - Pada akhir Semester gasal 2025/2026 ini, FMIPA telah memilih dan memberikan penghargaan kepada Departemen terbaik di lingkungan FMIPA UM. Pemberian penghargaan ini dalam rangka mendorong peningkatan kinerja, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan FMIPA, untuk itu diperlukan suatu apresiasi terhadap Departemen yang menunjukkan pencapaian dan kontribusi terbaik dalam mendukung visi dan misi Fakultas dengan cara pemberian penghargaan. Penilaian ini dilihat dari Penilaian Kinerja Semester Gasal 2025/2026 di lingkungan FMIPA Universitas Negeri Malang yang dilaksanakan pada bulan Juli s/d Desember 2025.

Dan berikut adalah daftar Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang pada semester Gasal 2025/2026

  1. Peringkat Pertama Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Bioteknologi
  2. Peringkat Kedua Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Pendidikan IPA, dan
  3. Peringkat Ketiga Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Kimia

Pemberian Penghargaan Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang smt Gasal 2025/2026

 

FMIPA UM Kolaborasi dengan BRIN dan PT MHI Implementasikan Teknologi Seed Net Multi Strata untuk Revegetasi Lereng Rawan Longsor

FMIPA UM Kolaborasi dengan BRIN dan PT MHI Implementasikan Teknologi Seed Net Multi Strata untuk Revegetasi Lereng Rawan Longsor

Malang, 28 Januari 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM), melalui Departemen Pendidikan IPA dan Departemen Biologi, menjalin sinergi strategis dengan Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta PT Marga Harjasa Infrastructure (MHI) yang merupakan BUJT pengelola ruas tol Mojokerto-Jombang. Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan pemasangan seed net (jaring benih) berlapis (multi strata) di sepanjang lereng curam yang rentan erosi dan longsor akibat pembangunan infrastruktur jalan. Kegiatan berlangsung intensif dari tanggal 20 hingga 27 Januari 2025.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pusat Riset Ekologi BRIN (PREE BRIN) yaitu Dr. Enny Widyati, Sugeng Budiharta, Ph.D., Sri Een Hartatik, Ph.D., Dr. Titut Yulistyarini, dan Dr. Helbert. Penelitian ini memperoleh dukungan pendanaan dari program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) dengan FMIPA UM yang diwakili oleh Indra Fardhani, S.Pd. M.Sc., M.I.L., Ph.D. (Departemen Pendidikan IPA) dan Prof. Dr. Fatchur Rohman, M.Si. (Departemen Biologi). Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan erosi permukaan, mempercepat proses revegetasi alami (natural regeneration), serta meningkatkan stabilitas tanah pada lereng-lereng kritis. Lokasi pemasangan dipilih secara khusus pada area yang terdampak aktivitas pembangunan jalan, di mana struktur tanahnya telah terganggu dan rawan mengalami pergerakan massa. PT MHI memberikan dukungan penuh dan harapan akan luarak kegiatan ini dapat menjadi solusi bagi permasalahan terkait erosi di lereng.

Metode multi strata seed net dinilai lebih efektif dan berkelanjutan dibanding metode konvensional seperti hydroseeding atau penanaman manual di lereng curam, karena lebih tahan terhadap pencucian benih oleh hujan dan mampu menciptakan struktur vegetasi bertingkat yang menyerupai hutan alami.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mampu menstabilkan lereng dan mencegah bencana tanah longsor, tetapi juga menjadi model percontohan bagi restorasi ekosistem di lokasi-lokasi pembangunan infrastruktur lainnya di Indonesia, serta memperkuat tridharma perguruan tinggi dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendidikan lingkungan. Riset ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s), khususnya tujuan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Darat). Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model implementasi teknologi ekologis dalam pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim serta berdampak positif bagi konservasi lingkungan.

Chat