Pemberian Penghargaan Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang Semester Gasal 2025/2026
UM – Pada akhir Semester gasal 2025/2026 ini, FMIPA telah memilih dan memberikan penghargaan kepada Departemen terbaik di lingkungan FMIPA UM. Pemberian penghargaan ini dalam rangka mendorong peningkatan kinerja, kolaborasi, dan inovasi di lingkungan FMIPA, untuk itu diperlukan suatu apresiasi terhadap Departemen yang menunjukkan pencapaian dan kontribusi terbaik dalam mendukung visi dan misi Fakultas dengan cara pemberian penghargaan. Penilaian ini dilihat dari Penilaian Kinerja Semester Gasal 2025/2026 di lingkungan FMIPA Universitas Negeri Malang yang dilaksanakan pada bulan Juli s/d Desember 2025.
Dan berikut adalah daftar Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang pada semester Gasal 2025/2026
- Peringkat Pertama Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Bioteknologi
- Peringkat Kedua Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Pendidikan IPA, dan
- Peringkat Ketiga Departemen Terbaik diraih oleh, Departemen Kimia
Pemberian Penghargaan Departemen Terbaik FMIPA Universitas Negeri Malang smt Gasal 2025/2026
Selamat Atas Pengukuhan Guru Besar Universitas Negeri Malang
Segenap Pimpinan dan Keluarga Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang, mengucapkan
Selamat dan Sukses atas Pengukuhan Guru Besar Universitas Negeri Malang Prof. Dr. Hartatiek, M.Si, Guru Besar FMIPA, Ranting Ilmu/Kepakaran Biomaterial

FMIPA UM Kolaborasi dengan BRIN dan PT MHI Implementasikan Teknologi Seed Net Multi Strata untuk Revegetasi Lereng Rawan Longsor
Malang, 28 Januari 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM), melalui Departemen Pendidikan IPA dan Departemen Biologi, menjalin sinergi strategis dengan Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta PT Marga Harjasa Infrastructure (MHI) yang merupakan BUJT pengelola ruas tol Mojokerto-Jombang. Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan pemasangan seed net (jaring benih) berlapis (multi strata) di sepanjang lereng curam yang rentan erosi dan longsor akibat pembangunan infrastruktur jalan. Kegiatan berlangsung intensif dari tanggal 20 hingga 27 Januari 2025.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pusat Riset Ekologi BRIN (PREE BRIN) yaitu Dr. Enny Widyati, Sugeng Budiharta, Ph.D., Sri Een Hartatik, Ph.D., Dr. Titut Yulistyarini, dan Dr. Helbert. Penelitian ini memperoleh dukungan pendanaan dari program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) dengan FMIPA UM yang diwakili oleh Indra Fardhani, S.Pd. M.Sc., M.I.L., Ph.D. (Departemen Pendidikan IPA) dan Prof. Dr. Fatchur Rohman, M.Si. (Departemen Biologi). Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan erosi permukaan, mempercepat proses revegetasi alami (natural regeneration), serta meningkatkan stabilitas tanah pada lereng-lereng kritis. Lokasi pemasangan dipilih secara khusus pada area yang terdampak aktivitas pembangunan jalan, di mana struktur tanahnya telah terganggu dan rawan mengalami pergerakan massa. PT MHI memberikan dukungan penuh dan harapan akan luarak kegiatan ini dapat menjadi solusi bagi permasalahan terkait erosi di lereng.
Metode multi strata seed net dinilai lebih efektif dan berkelanjutan dibanding metode konvensional seperti hydroseeding atau penanaman manual di lereng curam, karena lebih tahan terhadap pencucian benih oleh hujan dan mampu menciptakan struktur vegetasi bertingkat yang menyerupai hutan alami.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mampu menstabilkan lereng dan mencegah bencana tanah longsor, tetapi juga menjadi model percontohan bagi restorasi ekosistem di lokasi-lokasi pembangunan infrastruktur lainnya di Indonesia, serta memperkuat tridharma perguruan tinggi dalam bidang penelitian, pengabdian masyarakat, dan pendidikan lingkungan. Riset ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s), khususnya tujuan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Darat). Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model implementasi teknologi ekologis dalam pembangunan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim serta berdampak positif bagi konservasi lingkungan.
Mahasiswa Prodi Bioteknologi FMIPA Universitas Negeri Malang Mengikuti Kegiatan Pre-Conference Workshop-International Conference of Pharmaceutical Sciences (ICOPS) 2025 di International Islamic University Malaysia, Kuantan, Malaysia

Gambar 1. Mahasiswa S1 Bioteknologi Universitas Negeri Malang
Dalam rangka mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta peningkatan kualitas dan daya saing mahasiswa di tingkat global, Universitas Negeri Malang secara aktif mendorong partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik internasional yang didukung oleh program World Class University (WCU). Salah satu bentuk implementasi upaya tersebut adalah keikutsertaan mahasiswa Program Studi S1 Bioteknologi dalam Pre-Conference Workshop-International Conference of Pharmaceutical Sciences (ICOPS) 2025 yang diselenggarakan oleh International Islamic University Malaysia (IIUM).
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals), melalui penguatan jejaring akademik dan pertukaran pengetahuan lintas negara. Partisipasi dalam konferensi internasional ini diharapkan dapat memperluas wawasan ilmiah, meningkatkan kompetensi akademik, serta membekali mahasiswa dengan perspektif global yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Kegiatan ini diikuti oleh 16 mahasiswa dari Program Studi S1 Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UM, dengan lima mahasiswa diantaranya berasal dari Kelas Internasional Program Studi S1 Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UM, yaitu: (1) Abdullah Syamil Hanafi Hafidz, (2) Zuyun Ruhhayati Kamila Husaini Safalas, (3) Shakila Aliya Zahra, (4) Athaya Nakia Zustin, dan (5) Salwa Qotrun Nada.
Antusiasme tinggi terlihat, khususnya karena kegiatan ini merupakan pengalaman pertama mereka dalam Program Student Mobility di tingkat internasional. Peserta menunjukkan ketertarikan besar dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk sesi hands-on laboratory dan diskusi akademik, sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan akademik global. Kesempatan untuk belajar langsung dari Pemateri internasional, berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara, serta terlibat dalam kegiatan laboratorium di institusi di Perguruan Tinggi luar negeri menjadi pengalaman baru yang sangat berharga dan memotivasi peserta untuk berdiskusi, serta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Gambar 2. Keberangkatan Mahasiswa Kelas Internasional Prodi S1 Bioteknologi Universitas Negeri Malang
Pada tanggal 24 November 2025 dilaksanakan keberangkatan peserta dari Indonesia menuju Malaysia, dilanjutkan dengan perjalanan menuju Kuantan. Kegiatan utama dilaksanakan pada tanggal 25 November 2025 di Kulliyyah of Pharmacy, IIUM Kuantan Campus. Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan resmi, serta sesi foto bersama. Selanjutnya, diberikan pengayaan materi tentang “Animal Cell Culture As a Tool in Drug Discovery” oleh Prof. Dr. Muhammad Taher Bakhtiar. Eksposur terhadap teknologi dan produk industri terkini juga diberikan melalui sesi promosi dari DKSH Technology dan Cyto-D’na Scientific, yang memperkenalkan instrumen solusi pendukung riset selain itu pengayaan materi tentang instrumen utama “Unveiling Cellular Complexity: Next-Gen Flow Cytometry for Deeper Biological Discoveries” dan tidak lupa kegiatan seperti hands-on laboratory yang meningkatkan kompetensi dengan bekal materi yang sudah diberikan sebelumnya. Kegiatan tea break yang diinisiasi oleh penyelenggara turut mendorong terbentuknya kolaborasi akademik dan jejaring profesional antara peserta, peneliti, dan pihak industri.

Gambar 3. Sesi hands-on laboratory flow cytrometry
Selain Flow Cytometry Workshop, beberapa, peserta juga mengikuti workshop lainnya seperti Cosmetics Workshop yang dimulai dengan pemaparan materi tentang “Age Gracefully, Age Powerfully: The Next Wave in Anti-Aging Cosmetics” yang dibawakan oleh Assoc. Prof. Dr. Hazrina Hadi, The Future of Anti-Aging Cosmetics, hingga sesi hands-on laboratory langsung di laboratorium yang memberikan pengalaman teknis terkait formulasi dasar produk anti-aging. Kegiatan berlangsung intensif hingga sore hari, memberikan wawasan komprehensif dari sisi teori maupun praktik.


Gambar 4. Sesi hands-on laboratory cosmetics workshop
Sesi Hands-On laboratory cosmetics workshop merupakan bagian dari kegiatan pre-conference ICOPS yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktik langsung kepada peserta dalam bidang sains kosmetik. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan pada tahapan dasar formulasi kosmetik, pemilihan dan penanganan bahan aktif, serta aspek keamanan dan kualitas produk. Melalui praktik laboratorium yang dipandu oleh instruktur ahli, peserta dapat memahami penerapan teori ke dalam proses pembuatan produk kosmetik secara nyata, sekaligus meningkatkan keterampilan teknis dan ketelitian dalam kegiatan laboratorium.
Pelaksanaan kedua workshop ini menghasilkan berbagai luaran penting, diantaranya peningkatan pengetahuan teoritis peserta mengenai riset kanker, termasuk pemahaman tentang animal cell culture, mekanisme apoptosis, serta peran teknologi flow cytometry dalam penelitian kanker dan penemuan obat. Melalui sesi ilmiah mengenai teknologi flow cytometry generasi terbaru, peserta juga memperoleh wawasan mendalam terkait peningkatan sensitivitas instrumen dan aplikasinya dalam studi biologi sel yang lebih komprehensif. Selain dari Flow Cytometry Workshop, Cosmetics Workshop tentunya juga memiliki beberapa luaran penting diantaranya adanya peningkatan wawasan dalam studi manfaat, formulasi, dan teknologi anti-aging cosmetics. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi, memperluas jaringan profesional, serta memberikan inspirasi untuk mengembangkan penelitian yang lebih inovatif di masa mendatang.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, kami berterima kasih atas pihak-pihak yang sudah membantu sehingga pengalaman serta pengetahuan yang kami dapatkan kami harap dapat berguna di kemudian hari, terkhususnya kepada Program LPDP equity, serta dukungan dari World Class University, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Negeri Malang.
Gambar 1. Mahasiswa S1 Bioteknologi Universitas Negeri Malang
Gambar 1. Mahasiswa S1 Bioteknologi Universitas Negeri Malang
Gambar 2. Keberangkatan Mahasiswa Kelas Internasional Prodi S1 Bioteknologi Universitas Negeri Malang
Gambar 2. Keberangkatan Mahasiswa Kelas Internasional Prodi S1 Bioteknologi Universitas Negeri Malang
Gambar 3. Sesi hands-on laboratory flow cytrometry
Gambar 3. Sesi hands-on laboratory flow cytrometry
Gambar 4. Sesi hands-on laboratory cosmetics workshop b
Gambar 4. Sesi hands-on laboratory cosmetics workshop b
