Penerapan Model Jigsaw Pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan: Pengalaman Open Class Lesson Study di SMP Negeri 2 Gempol

Masniyah
Lilis Suryani
Siti Zubaidah
SMPN 2 Gempol Pasuruan
Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang
ABSTRAK

Pembelajaran IPA-Biologi dengan model jigsaw telah dilaksanakan pada saat open class lesson study di SMP Negeri 2 Gempol Pasuruan dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan. Sebelum open class, telah dilaksanakan kegiatan plan untuk merancang perangkat pembelajaran. Setelah open class yang dihadiri para observer dari guru peserta lesson study dan dosen pembimbing dari UM, dilakukan refleksi. Hasil refleksi setelah pembelajaran menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif jigsaw dapat meningkatkan keaktifan siswa. Diketahui pula bahwa ketuntasan belajar siswa melalui post-test juga cukup tinggi setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif jigsaw dengan nilai 80 – 100, hanya seorang siswa yang perlu remidi karena mendapat nilai 50. Lesson study juga telah dirasakan membawa manfaat bagi guru dan siswa.

Kata kunci: model jigsaw, lesson study,post-test

Pengalaman Mengikuti Lesson Study di Home Base Kejayan

PENGALAMAN MENGIKUTI LESSON STUDY
DI HOME BASE KEJAYAN
Mintono
SMPN 1 Wonorejo Pasuruan
ABSTRAK

Lesson study dalam Bahasa Indonesia diartikan studi pembelajaran. Melalui studi pembelajaran para guru berkolaborasi melakukan pengkajian bagaimana merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran di kelas nyata dan melakukan diskusi refleksi untuk mendapat umpan balik dalam rangka meningkatkan pembelajaran berikutnya. Tulisan ini memaparkan pengalaman penulis ketika mengikuti kegiatan Lesson Study di home base Kejayan Pasuruan. Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada Lesson Study di Home Base Kejayan, faktor-faktor pendukung yang terjadi pada Lesson Study di Home Base Kejayan, serta manfaat yang penulis rasakan dari kegiatan Lesson Study. Pada akhir tulisan juga penulis tuliskan harapan dan saran tentang Lesson Study.

Kata kunci: Lesson Study, pembelajaran, Kejayan.

Ceramah Kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup

Dr. Agr. Moh. Amin, M.Si, dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang, pada tanggal 10 Desember 2008 ditugaskan Lembaga Penelitian Universitas Negeri Malang untuk memberikan ceramah tentang Kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup Papua di Sasana Krida, Kantor Gubernur Dok II, Jayapura.

Ceramah ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi implementasi kurikulum muatan local (Mulok) Pendidikan Lingkungan Hidup Papua.

Kunjungan Implementasi Metode Pembelajaran Sains

FMIPA Universitas Negeri Malang bekerjasama dengan Faculty of Education, Okayama University, Japan, pada tanggal 23 Desember 2008 mengadakan kegiatan pembelajaran sains di SMPN 1 Malang.
 
Kegiatan ini merupakan Exchange Program in Environmental Education yang telah dilaksanakan sejak tahun 2006. Salah satu bentuk kegiatan ini adalah melakukan pembelajaran sains di sekolah.

Tim yang berkunjung ke SMPN 1 Malang ini terdiri dari 6 orang guru dari Okayama Prefecture, 4 orang mahasiswa Postgraduate Okayama University yang dipimpin Prof Masakazu Kita. Dari Universitas Negeri Malang diwakili oleh Dra. Sri Rahayu, M.Ed, dan Drs. Prayitno, M.Pd.

Topik yang diajarkan meliputi:

  1. Membuat alat sederhana untuk mengukur konsentrasi larutan
  2. Membuat alat pembanglkit listrik
  3. Menguji konsentrasi larutan sabun.

33 Mahasiswa Fmipa Mendaftar Program Gelar Ganda

Pada semester Genap 2008/2009, sebanyak 33 mahasiswa FMIPA UM, masing-masing 1 orang dari Jurusan Matematika, 24 orang dari Jurusan Fisika, 5 orang dari Jurusan Kimia, dan 3 orang dari Jurusan Biologi, berminat dan mendaftar sebagai mahasiswa pengambil program Gelar Ganda di FMIPA UM.

Program Gelar Ganda diselenggarakan dengan maksud memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memiliki dua bidang keahlian, yaitu bidang kependidikan dan non-kependidikan dalam bidang studi/bidang ilmu yang sama.

Adapun besar kredit tambahan yang harus ditempuh sekurang-kurangnya 36 sks dan sebanyak-banyaknya 55 sks, dengan lama studi maksimal 17 semester terhitung mulai terdaftar sebagai mahasiswa UM bagi masukan SLTA. Sebagai persyaratan lainnya adalah mahasiswa peserta program ini adalah mahasiswa UM masukan SLTA yang lulus sekurang-kurangnya 110 sks dengan IPK > 2,50.

Kegiatan Dosen FMIPA

  1. Berdasar surat Senior Principal Assistant Registrar Admissions and Record Section Universiti Malaya – Kuala Lumpur Malaysia, Dr. Makbul Muksar, S.Pd, M.Si, dosen Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang (UM), mulai tanggal 29 Januari sampai dengan 27 Maret 2009 mengikuti research study di faculty of Education University of Malaya – Kuala Lumpur Malaysia. Keikutsertaan dosen FMIPA ini diharapkan dapat mengambil manfaat untuk pengembangan khususnya di FMIPA UM.
  2. Delapan dosen FMIPA UM, masing-masing Prof. H. Suhadi Ibnu, M.A., Ph.D; Drs. I Wayan Dasna, M.Si, M.Ed., Ph.D; Dr. Toto Nusantara, M.Si; Drs. Tjang Daniel Chandra, M.Si., Ph.D; Drs. Arif Hidayat, M.Si., Ph.D; Dr. Markus Diantoro, M.Si; Dr. Mohamad Amin, S.Pd, M.Si; dan Dr. Fatchur Rohman, M.Si, pada tanggal 19 s.d 21 Januari 2009 melaksanakan kegiatan pendampingan pengembangan sekolah unggulan Yayasan Pendidikan Cendana di Pekanbaru Riau. Kegiatan ini merupakan realisasi program kerjasama antara Universitas Negeri Malang dengan Yayasan Pendidikan Cendana di Pekanbaru Riau dalam pengembangan sekolah unggulan ini.
  3. Rektor Universitas Negeri Malang menugaskan dosen FMIPA, masing-masing Dr. Lia Yuliati, M.Pd; Drs. Dwi Hariyoto; dan Drs. Dwiyono Hari Utomo, M.S., M.Pd, sebagai fasilitator dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) Paket Pelatihan Mata Pelajaran IPA Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI), yang dilakasanakan pada tanggal 19 s.d 23 Januari 2009 di Hotel Purnama Kota Batu Malang. Program ini merupakan realisasi kerjasama antara Universitas Negeri Malang dengan Koordinator Provinsi DBE 2 Jawa Timur
Workshop Pengembangan PPL Berbasis Lesson Study

Workshop Pengembangan PPL Berbasis Lesson Study

FMIPA Universitas Negeri Malang mulai tanggal 19 sampai dengan 30 April 2009 menyelenggarakan Workshop Pengembangan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) berbasis Lesson Study.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan/kualitas mengajar guru yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa
Workshop ini diikuti oleh 675 peserta terdiri dari 436 mahasiswa yang akan melaksanakan PPL di sekolah, 144 Guru Pamong, dan 95 Dosen Pembimbing Lapangan. Pelaksanaan kegiatan selama 3 minggu di kampus, dan selebihnya dilaksanakan di sekolah-sekolah yang tersebar di Malang, Kediri, dan Blitar.

Lesson study merupakan suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun learning community.

Menurut Drs. Ibrohim, M.Si, secara konseptual lesson study mudah dipahami. Artinya seorang guru yang ingin belajar lesson studi sebagai suatu system membangun kemampuan guru secara berkelanjutan atau continous Proffesional Development (CPD) harus belajar dan melakukan secara sungguh-sungguh dan terus menerus. Lesson studi sebenarnya merupakan suatu cara mengubah budaya kerja guru. Dari guru atau dosen yang umumnya bersifat tertutup dalam melakukan tugas pembelejaran kini harus mau selalu terbuka dan melakukan sharing secara kolaboratif dengan kolegianya.

Pemanfaatan Tutor Dan Konselor Sebaya Untuk Meningkatkan Aktifitas Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas Viiie Smpn 2 Garti Tahun Pelajaran 2008/2009

Muchammad Muchlis, S.Pd
Jalali, S.Pd
SMPN 2 Grati
ABSTRAK

Aktifitas belajar siswa dapat dilihat dari seberapa banyak siswa bertanya, menjawab pertanyaan, dan mengemukakan ide. Dengan memanfaatkan tutor sebaya ternyata aktifitas tersebut dapat meningkat dari tidak biasa bertanya (hampir 0 aktifitas) menjadi 5 kali aktifitas (bertanya, menjawab, dan mengemukakan) tiap siswa per pertemuan. Demikian pula konselor sebaya dapat digunakan cara yang efektif untuk mengetahui dan menyusun rencana awal tindak lanjut siswa yang bermasalah dalam belajar secara pribadi. Pemanfaatan tutor dan konselor sebaya ternyata juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 160% (dari rata-rata kelas 29,3 menjadi 81).


Kata kunci : turor, konselor sebaya

Chat