by Admin02 | Jul 3, 2019 | Karya Ilmiah
Seminar Nasional Kimia dan Pembelajarannya
“Riset Unggulan Kimia dan Pembelajarannya sebagai Integritas dan Daya Saing Bangsa”
DENTIFIKASI PEMAHAMAN KONSEPTUAL DAN ALGORITMIK PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA SMA NEGERI 2 MALANG PADA MATERI SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
Nimas Roro Herawati, Dermawan Afandy, Suharti
Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Malang
E-mail : [email protected]
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman konseptual dan algoritmik , miskonsepsi, dan hubungan antara pemahaman konseptual dan algoritmik peserta didik kelas XI SMAN 2 Malang pada materi sifat koliogatif larutan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian diskriptif-kuantitatif. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMAN 2 Malang tahun pelajaran 2015/2016. Instrumen penelitian yaitu tes diagnostik pilihan ganda beralasan terbuka. Hasil penelitian menujukkan bahwa : 1) tingkat pemahaman konseptual peserta didik tergolong sedang
(52%) dan pemahaman algoritmik peserta didik tergolong tinggi (71%), (2) peresentase miskonsepsi peserta didik tertinggi terdapat pada pokok bahasan tekanan osmosis yaitu π cairan < π plasma darah, maka larutan hipotonik yang mengakibatkan sel darah mengkerut karena kehilangan air (52%) (3) terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman konseptual dan pemahaman algoritmik peserta didik pada materi sifat koligatif larutan elektrolit dengan koefisien korelasi sebesar 0,327.
Kata Kunci : sifat koligatif larutan, pemahaman konseptual siswa, pemahaman algoritmik siswa , miskonsepsi, tes diagnostik pilhan ganda beralasan terbuka
2016 snkp
by Admin02 | Jul 3, 2019 | Karya Ilmiah
Seminar Nasional Kimia dan Pembelajarannya (SNKP) 2014
“Inovasi Pembelajaran Kimia Abad 21 dan Perkembangan Riset Kimia”
JURUSAN KIMIA
FMIPA, UNIVERSITAS NEGERI MALANG
UJI POTENSI DAN OPTIMASI KONSENTRASI LIGNOSELULOSA BEBERAPA LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI SUMBER KARBON DALAM PRODUKSI ENZIM LIGNIN PEROKSIDASE OLEH Phanerochaete chrysosporium Titis Ayu Windrastuti
Subagyo, Evi Susanti, & Suharti
Jurusan Kimia Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Malang,
Jalan Semarang 5 Malang
Email: [email protected]
ABSTRAK
Enzim lignin peroksidase (LiP) adalah enzim yang mengkatalisis depolimerisasi oksidatif lignin. Produksi enzim LiP oleh P.chrysosporium sangat dipengaruhi oleh jenis sumber karbon dalam media produksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui limbah lignoselulosa paling potensial di antara bonggol jagung, ampas tebu, sekam, jerami dan serbuk gergaji kayu sebagai sumber karbon dan konsentrasi optimumnya untuk produksi enzim LiP oleh P.chrysosporium . Glukosa digunakan sebagai sumber karbon pembanding. Pemilihan sumber karbon terbaik dan penentuan konsentrasi optimum didasarkan pada tinggi rendahnya aktivitas enzim LiP. Aktivitas enzim LiP ditentukan berdasarkan banyaknya LiP yang menyebabkan teroksidasinya 1 µmol veratryl alkohol menjadi veratryl aldehida per menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonggol jagung, ampas tebu, jerami sekam dan serbuk gergaji memiliki potensi sebagai sumber karbon dalam produksi LiP P. chrysosporium. Lignoselulosa limbah bonggol jagung, ampas tebu, jerami, sekam dan serbuk gergaji konsentrasi 1% menghasilkan aktivitas LiP tertinggi berturut-turut sebesar 18,28 U/mL, 17,42 U/mL, 25,16 U/mL, 17,63 U/mL dan 25,81 U/mL. Serbuk gergaji kayu merupakan lignoselulosa sumber karbon paling potensial dalam produksi LiP P. chrysosporium. Pada konsentrasi 1% (b/v) aktifitasnya adalah 25,81 U/mL.
Kata kunci : lignin peroksidase, lignoselulosa, limbah pertanian, sumber karbon, Phanerochaete chrysosporium
2014 snkp
by Admin02 | Jul 3, 2019 | Karya Ilmiah
Seminar Nasional Kimia dan Pembelajarannya (SNKP) 2014
“Inovasi Pembelajaran Kimia Abad 21 dan Perkembangan Riset Kimia”
JURUSAN KIMIA
FMIPA, UNIVERSITAS NEGERI MALANG
PENGARUH JENIS KATION DIVALEN DAN SURFAKTAN TERHADAP STABILITAS PROTEASE ALKALI DARI Bacillus Sp.
Shinta Ludfiana Sari, Eli Hendrik Sanjaya, Suharti.
Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang no 5, Malang 65125
E-mail : [email protected]
ABSTRAK
Protease alkali merupakan bioaktif penting dalam industri deterjen. Bacillus Sp hasil isolasi dari limbah penyamakan kulit di Sukun Malang diketahui dapat menghasilkan enzim protease alkali ekstraseluler dengan aktivitas yang cukup tinggi. Hal ini membuka peluang untuk menggunakan bakteri tersebut sebagai sumber protease alkali. Pemanfaatan protease alkali dalam industri deterjen terlebih dahulu harus melalui uji stabilitas terhadap beberapa jenis surfaktan. Disamping itu suhu dan pH optimum dari enzim tersbut juga perlu diketahui. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh beberapa ion logam divalen (Ca2+, Mg2+, Zn2+, dan Co2+) terhadap aktivitas protease alkali dan (2) pengaruh jenis surfaktan terhadap stabilitas protease alkali. Kadar tirosin hasil hidrolisis protease alkali diukur menggunakan metode Anson. Hasil bahwa logam Ca2+ merupakan logam penginduksi paling baik untuk protease alkali yang dihasilkan bakteri Bacillus Sp. Aktivitas ekstrak kasar setelah diinduksi oleh logam Ca2+ dengan konsentrasi 1 mM meningkat menjadi 202,36%. Aktivitas protease alkali semakin menurun dengan adanya surfaktan, tetapi surfaktan ionik berpengaruh lebih besar dibanding surfaktan nonionik. Penyimpanan selama 24 dengan surfaktan ionik sudah meniadakan seluruh aktivitas protease alkali, tetapi beberapa surfaktan nonionik pada waktu penyimpanan yang sama aktivitasnya hanya berkurang 10-50%. Protease alkali dari Bacillus Sp ini paling stabil di lingkungan surfaktan nonionik Tween 80.
Kata kunci : protease alkali, ion divalen, detergen, Bacillus Sp,
2014 snkp
by Admin02 | Jul 3, 2019 | Karya Ilmiah
Seminar Nasional Kimia dan Pembelajarannya (SNKP) 2014
“Inovasi Pembelajaran Kimia Abad 21 dan Perkembangan Riset Kimia”
JURUSAN KIMIA
FMIPA, UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Jl. Semarang 5 Malang. 65145. website: kimia.um.ac.id
OPTIMASI PRODUKSI PROTEASE ALKALI DARI Bacillus Sp HASIL ISOLASI
LIMBAH PENYAMAKAN KULIT
Dita Dwi Andriyani, Evi Susanti, Suharti
Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang no 5, Malang 65125
E-mail : [email protected]
ABSTRAK
Bacillus Sp hasil isolasi dari limbah penyamakan kulit di daerah Sukun Kodya Malang diketahui mempu menghasilkan protease esktraseluler yang aktif pada pH 9. Enzim ini berpotensi untuk diproduksi secara industri karena ketahanannya pada kondisi alkali. Produksi enzim dari suatu mikroba sangat ditentukan oleh komposisi dan kondisi media pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis sumber nitrogen dan sumber karbon terbaik, pengaruh pH dan temperatur fermentasi terhadap produksi protease alkali oleh Bacillus Sp. Pada tahap penentuan jenis sumber nitrogen digunakan bactotryptone, pepton, beef extract, yeast extract, susu skim, dan tepung kedelai, sedangkan jenis sumber karbon digunakan glukosa, galaktosa, sukrosa, dan laktosa. Penentuan kondisi produksi dilakukan pada pH 7 dan pH 9, temperatur inkubasi divariasikan pada 35 oC, 40 oC, dan 45 oC. Karakterisasi ekstrak kasar protease juga ditentukan meliputi penentuan pH dan temperatur. Hasil optimasi media didapatkan jenis sumber nitrogen terbaik untuk fermentasi protease alkali menggunakan Bacillus Sp berupa tepung kedelai dan sumber karbon berupa sukrosa dengan kondisi optimum fermentasi adalah pH 9 dan temperatur fermentasi pada 35 oC. Ekstrak kasar protease alkali dari Bacillus Sp memiliki aktivitas optimum pada pH 9 dan temperatur 40 oC.
Kata kunci: Bacillus Sp, optimasi produksi, renaturasi, profil protein
2014 snkp
by Admin02 | Jun 28, 2019 | Uncategorized
