ABDUL GOFUR-PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOLOGI 2016-UNESA

PENGARUH TAHU BERFORMALIN TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON
MENCIT JANTAN GALUR Balb/C
Egi Qory Imamah1), Abdul Gofur2), Umie Lestari2)
1 )Program Pascasarjana, Jurusan Pendidikan Biologi
2Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Malang
[email protected]

ABSTRAK
Tahu merupakan makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dimana harganya relatif murah, mudah didapat, dan mengandung protein yang tinggi. Namun, Tahu tidak dapat bertahan lama dan seringkali ditambahkan bahan pengawet makanan seperti formalin agar dapat disimpan lebih lama dan tidak mudah hancur. Formalin merupakan bahan pengawet makanan berbahaya yang dilarang untuk digunakan sebagai pengawet makanan. Formalin sering digunakan karena harganya yang relatif murah dan penggunaannya yang relatif sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek formalin terhadap kadar testosteron mencit jantan. Mencit yang digunakan adalah mencit jantan galur Balb/C umur 4 minggu dengan berat 20-22 gram. Sari tahu berformalin diberikan secara oral per hari dengan konsentrasi 0,1%, 1 ,68%, 3,35%, 5,1%, dan 6,7% secara berurutan selama 12 minggu. Pada akhir minggu ke-12, mencit dibedah dan serum di ambil dari jantung untuk analisis testosteron. Analisis testosteron dilakukan dengan menggunakan teknik ELISA. Hasil penelitian menunjukkan paparan formalin secara oral dapat meningkatkan kadar hormon testosteron secara signifikan pada mencit jantan galur Balb/C. Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai kadar testosteron yang mengalami peningkatan akibat paparan formalin seperti uji fertilitas, kadar hormon FSH dan LH, pengukuran diameter tubulus seminiferus, dan pengamatan konsentrasi, viabilitas, motilitas, dan abnormalitas spermatozoa.
Kata kunci: tahu, formalin, mencit jantan, testosteron



Pelatihan Pengelolaan Laboratorium Bagi Calon Kepala Laboratorium IPA SMP Kab. Manggarai Barat

Pelatihan Pengelolaan Laboratorium Bagi Calon Kepala Laboratorium IPA SMP Kab. Manggarai Barat

pelatihan lab

Atas dasar permintaan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kab. Manggarai Barat Provinsi NTT, FMIPA menyelenggarakan Pelatihan Pegelolaan Laboratorium bagi Calon Kepala Laboratorium IPA SMP. Acara yang diselenggrakan di Hotel Pelangi dan SMPN 1 Komodo Kota Labuan Bajo yang diikuti oleh 14 orang guru dari 15 yang diundang tersebut dibuka oleh sekretaris Dispora Manggarai Barat. Pelatihan yang diberikan oleh 4 orang narasumber dari FMIPA UM memberikan bekal materi manajemen pengelolaan laboratorium (60%) dan keterampilan dasar laboratorium IPA (40%). Kegiatan dilakukan mulai tanggal 17 sampai dengan 22 April 2017 mulai dari jam 07.30 – 16.30 setiap harinya atau secara keseluruhan berbobot 60 jam pelatihan. Dengan kurikulum dan silabus pelatihan yang disusun dengan memperhatikan permendiknas nomor 26 tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah dan Permendiknas nomor 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah/Madrasah diharapkan dapat memberikan bekal yang memadai bagi para calon kepala lab IPA untuk mengelola laboratorium IPA di SMP-nya masing-masing guna mendukung pembelajaran IPA yang sesuai dengan pendekatan saintifik (Kurikulum 2013).

Penulis: Ibrohim

Round Table Discussion – PPG Antara Asosiasi Mipa LPTK Indonesia, Kemristekdikti, Kemendikbud, Kemenag Dan World Bank

Round Table Discussion – PPG Antara Asosiasi Mipa LPTK Indonesia, Kemristekdikti, Kemendikbud, Kemenag Dan World Bank

RTD PPG

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Aosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI) bekerjasama dengan World Bank telah melakukan Round Table Discusson (RTD) dengan beberapa stake holders pendidikan, dalam hal ini adalah Ditjen Belamawa dan Ditjen Kelembagaan Kemristekdikti, Ditjen GTK Kemendikbud, Ditjen Pendidikan Islam – Kemenag, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan P4TK IPA Bandung. RTD yang diikuti oleh sekitar 60 perwakilan masing lembaga ini dilakukan pada tanggal 30 Maret 2017 di Hotel Century Atlet Jakarta, dari jam 09.00 sampai 16.45 WIB. Hadir memberikan pengarahan dalam diskusi ini Dirjen Belmawa, Prof. Intan Ahmad, Ph.D, dilanjutkan paparan dari Ketua AMLI (Dr, Markus Diantoro, M.Si) ttentang hasil reviu pelaksanaan PPG di 12 LPTK anggota AMLI, paparan Direktur Kelembagaan (Dr. Ridwan) tentang status kelembagaan PPG kedepan yang hanya akan diberikan berupa satu prodi di tingkat universitas, dan diakhiri dengan paparan konsultasn World Bank (Prof. Ritchie) tentang International good practices of teacher professional education/program. Sesi siang dianjutkan diskusi umum yang dipimpin oleh konsultan dari Ditjen GTK (Prof. Dr. Muchlas Samani). RTD berhasil merumuskan beberapa rekomendasi yang akan ditindak lanjuti dengan kegiatan studi lapangan terkait pelaksanaan PPG saat ini untuk perbaikan sistem penyelenggranaan PPG yang akan datang.

 

penulis: ibrohim

Kunjungan Sut Thailand Ke FMIPA UM

Kunjungan Sut Thailand Ke FMIPA UM

kunjungan thailand

Pada tanggal 14 Maret 2017, FMIPA UM menerima kunjungan dari Institute of Science Suranaree University of Technology (SUT) Thailand, sebanyak 14 orang perwakilan SUT Thailand. Perwakilan SUT tersebut antara lain Dean of Institute of Science, Prof. Dr. Santi Maensiri, Vice Dean of Institute of Science SUT, Dr. Khanchai Khosonthongkee, Assoc. Prof. Dr. Sirichok Jungthawan, Research Department of the Institute of Science, Head of School of Biology Dr. Pongrit Krubphachaya, Head School of Mathematics Asst. Prof. Dr. Jessada Tantanuch.

Kunjungan Institute of Science SUT Thailand ke FMIPA UM adalah untuk melakukan diskusi bersama jajaran pimpinan FMIPA UM terkait pelaksanaan sistem akademik, Research Collaboration, Kurikulum, Student Exchange, sekalaigus melaksanakan penandatanganan MoU dengan UM, yang dilanjtkan dengan kunjungan ke Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA UM.

Wakil Rektor IV UM Dr. I Wayan Dasna, memberikan sambutan dan memutarkan profil UM serta menjelaskan secara garis besar mengenai UM, dilnajutkan sambutan oleh Dekan FMIPA UM yang sekaligus memperkenalkan profil FMIPA UM secara Umum, mulai dari Jumlah profesor yang ada di FMIPA UM serta bidang displin ilmu yang ada di FMIPA UM. Harapan dari Dekan FMIPA UM dengan kunjungan dari SUT Thailand adalah dapat mempererat kerjasama untuk memajukan universitas, seperti dengan UTM Malaysia yang telah membentuk kerjasama dengan mendatangkan beberapa narasumber untuk mengisi kegiatan Kuliah Tamu, seminar nasional, maupun inetrnasional. Dean Institute of Science SUT Thailand juga Mengungkapkan bahwa dengan kunjungan ini dapat melaksanakan kerjasama penelitian, mahasiswa, dan kerjasama akademik lainnya, dan berharap kunjugan dari UM ke SUT. Akhir Pertemuan ditutup dengan kunjungan para delegasi SUT Thailand ke Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA UM,

 

Chat