IKAHIMKI CARNIVAL Tingkat Nasional 2013
Lomba Karya Tulis Ilmiah:
– Aplikasi Kimia untuk Lingkungan Hijau dan Sehat
Lomba Karya Daur Ulang:
– Pemanfaatan Limbah Sebagai Produk Tepat Guna
Seminar Nasional Kimia “Reparasi Kesalahan dalam Pembelajaran Konsep Kimia”
Seminar Nasional Kimia “Reparasi Konsep Kimia”
Waktu dan Tempat:
Minggu, 9 Juni 2013
Pukul : 08.00 – selesai
Tempat : Gedung O1 / Aula Fakultas MIPA UM
Pemateri :
Guru besar Kimia UM “Prof. H. Effendy, Ph.D”
Kontribusi :
Guru/umum : 100.000
Mahasiswa : 60.000
Siswa : 40.000
Selengkapnya silahkan dwownload brosurnya Download Brosur
Chemistry Discuss Periode 2013 “Kenali Radikal Bebas Melalui Chemistry Discuss”
Saat ini sering kita jumpai banyak polusi di udara terutama udara di daerah perkotaan yang sering kita hirup ketika kita berlalu lalang. Baik polusi dari asap kendaraan bermotor, pabrik, rokok maupun pembakaran sampah-sampah, yang secara tak sengaja sering kita hirup. Radikal bebas sendiri juga terkandung pada polusi yang ada, karena radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah electron dari pasangan electron bebasnya, atau merupakan hasil pemisahan homolitik suatu ikatan kovalen. Akibat pemecahan homolitik, suatu molekul akan terpecah menjadi radikal bebas yang mempunyai electron tak berpasangan. Elektron memerlukan pasangan untuk menyeimbangkan nilai spinnya, sehingga molekul radikal menjadi tidak stabil dan mudah sekali bereaksi dengan molekul lain, membentuk radikal baru. Bila keberadaan radikal bebas ini terus menumpuk di dalam tubuh manusia maka dapat memicu penyakit yang bersifat kronis, yaitu serangan jantung, kanker, katarak, dan menurunnya fungsi ginjal.
Diskusi merupakan sebuah wadah interaksi antara dua orang atau lebih untuk menyatukan semua pendapat mereka sehingga didapatkan pemahaman yang baik dan benar. Dengan adanya Chemistry Discuss ini, diharapkan warga kimia bisa mengenali apa itu radikal bebas serta cara meminimalisir dampaknya ketika sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh.
Kegiatan Chemistry Discuss dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Maret 2013 di Ruang seminar Jurusan Kimia FMIPA UM. Peserta yang hadir sebanyak 96 peserta serta 3 dosen jurusan kimia. Sebagai pemateri dalam kegiatan ini adalah Drs. Parlan, M.Si. Pada kesempatan ini disampaikan bahwa radikal bebas adalah molekul yang kehilangan electron, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil electron dari molekul lain. Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolism tubuh dan factor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung dan kanker. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan. Pembentukan radikal bebas dalam tubuh bisa berasal dari waktu kita bernapas (hasil samping proses oksidasi atau pembakaran), olahraga yang berlebihan, dan terpapar polusi lingkungan (asap rokok, kendaraan bermotor). Paparan radikal bebas yang berlebihan dan secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan sel, mengurangi kemampuan sel untuk beradaptasi terhadap lingkungannya, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel. Radikal bebas bersifat sangat reaktif, dapat menyebabkan keruskan sel, mengurangi kemampuan adaptasi sel. Penyakit yang sering dikaitkan dengan radikal bebas adalah kanker, aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah), panuaan (aging), penyakit/gangguan paru, hati dan ginjal, katarak dan sebagainya. Selanjutnya adalah sesi diskusi dengan tanya jawab dari peserta kepada pemateri. Salah satu hasil diskusi adalah bahwa radiasi nuklir bukan termasuk radikal bebas. Peserta terlihat antusias dengan materi yang dibahas dan muncul banyak pertanyaan hingga acara diskusi menjadi lama.
Kegiatan Donor Darah Kimia FMIPA 2013 “Setetes Darah Wujud Kepedulian Kita Bersama”
Darah merupakan salah satu komponen paling penting yang terdapat di dalam tubuh, mengingat fungsinya sebagai alat transportasi. Kekurangan darah di dalam tubuh dapat memicu sejumlah penyakit dimulai dari anemia, hipotensi, serangan jantung, dan beberapa penyakit lainnya. Beberapa kasus lain seperti kecelakaan dan proses melahirkan juga merupakan penyebab seseorang mengalami kekurangan darah akibat pendarahan hebat. Kondisi ini tentu menuntut instansi yang terkait, seperti PMI dan rumah sakit, untuk selalu memiliki persediaan darah yang mencukupi. Namun ironisnya tak jarang kita temukan kasus kurangnya kantong darah di rumah sakit sementara kebutuhan akan darah terus meningkat.
Seringkali muncul perasaan iba ketika melihat seorang anak pasien misalnya, ditengah suasana mencekam karena ayahnya kecelakaan dan butuh operasi segera, namun ia harus melaju di jalan raya dengan motornya untuk membeli beberapa kantung darah ke PMI terdekat, dan ketika sampai disana ia harus menghadapi antrian panjang karena banyak orang lain yang membutuhkan darah juga. Untuk itu kami selaku pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Kimia “Oksigen” yang bekerjasama dengan PMI Cabang Malang, ingin menunjukkan rasa kepedulian kami melalui kegiatan donor darah bagi seluruh kalangan mahasiswa agar dapat menyelamatkan puluhan juta jiwa manusia.
Dalam kegiatan donor darah tahun ini, kami akan mengusungkan tema “Setetes Darah Wujud Kepedulian Kita Bersama” yang telah dikonsep sedemikian rupa yang diharapkan mampu menggugah hati seluruh komponen masyarakat, sehingga mampu mewujudkan apa yang menjadi tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu membantu saudara kita akan kebutuhan stok darah yang mereka perlukan.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 24 April 2013 dimulai pukul 09.00 – 13.00. Ketika pendonor telah datang, maka hal pertama yang dilakukan adalah pendonor mengisi surat keterangan sehat, dan menunggu di ruang antrian I. Setelah penimbangan berat badan sesuai persyaratan mendonor, maka pendonor diuji kesehatannya dalam hal tekanan darah, golongan darah dan hemoglobin. Apabila dari uji kesehatannya pendonor lolos dalam kriteria pendonor, maka pendonor wajib mengisi presensi dan menunggu di ruang antrian 2 untuk melakukan proses donor darah. Setelah transfuse darah telah dilakukan, pendonor mendapatkan bingkisan berupa konsumsi dari pihak PMI seperti roti, air mineral, susu, dan obat serta stiker dari HMK.
Semakin siang banyak mahasiswa dari berbagai jurusan seperti Jurusan Kimia, Biologi, Fisika, dan Matematika ikut mensukseskan acara tersebut. Bahkan dari Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Pengetahuan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Sastra hingga satpam FMIPA ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Namun sangat disayangkan ketika pukul 13.00 banyak mahasiswa dari berbagai jurusan yang ingin menjadi pendonor, tidak dapat diterima. Dikarenakan pihak PMI akan melakukan kegiatan di lain tempat sehingga pendaftaran dan acara ditutup. Meskipun pukul 13.00 acara sudah ditutup, tapi tidak mengurangi suksesnya acara ini, karena berhasil mengumpulkan 54 kantung darah.
Sarasehan I Dewan Mahasiswa Fakultas MIPA The Best Chance To Change
Dalam pandangan public, mahasiswa dianggap sebagai insane yang selalu “bisa” dalam melakukan segala hal meskipun itu di luar bidangnya. Untuk memenuhi hal tersebut, mahasiswa dituntut untuk mengembangkan hardskill_nya disamping softskill-nya, agar mampu bersaing dalam dunia kerja kelak. Namun, hal tersebut dirasa akan sedikit terhambat apabila sarana prasarana yang menunjang kurang bisa menampung aspirasi, kreatifitas, serta inovasi dari mahasiswa.
Merujuk pada latar belakang di atas, maka Dewan Mahasiswa Fakultas MIPA sebagai organisasi intra kampus yang menjadi wadah aspirasi bagi mahasiswa fakultas MIPA akan melaksanakan kegiatan SARASEHAN I. Kegiatan ini merupakan sarana penyaluran aspirasi, keluh kesah, serta harapan dari mahasiswa Fakultas MIPA kepada pihak fakultas guna untuk memperbaiki apa yang dirasa kurang sebelumnya baik itu dalam hal sarana prasarana, pelayanan, dan sebagainya, sehingga aka nada keselarasan dan kesinambungan antara kinerja dosen dengan mahasiswa demi terciptanya suasana perkuliahan yang aktif dan kondusif.
SARASEHAN I merupakan program kerja DMF MIPA, yang dilakukan sebagai wujud nyata kepedulian kita terhadap masa depan FAKULTAS MIPA dimana diharapkan dengan diselenggarakannya kegiatan ini, akan bisa menciptakan suatu lingkungan kampus yang kondusif bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik maupun non akademiknya serta dapat menghasilkan output lulusan yang berdedikasi tinggi.
Tujuan dari diadakannya kegiatan “SARASEHAN I” ini antara lain adalah sebagai berikut:
- Menggali dan mengumpulkan permasalahan-permasalahan yang mungkin timbul dari setiap mahasiswa FMIPA UM mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan perkuliahan.
- Memberikan wadah bagi mahasiswa FMIPA UM untuk berkomunikasi secara langsung dengan pejabat fakultas dalam pemecahan permasalahan dan penyampaian aspirasi serta pemecahan masalahnya.
- Menciptakan keterbukaan, saling keterkaitan, dan komunikasi efektif antara fakultas MIPA UM dengan mahasiswa dan sebaliknya
- Menciptakan solidaritas dan kondisi yang dapat memudahkan mahasiswa dalam kegiatan kuliah dan belajar
Kegiatan SARASEHAN I ini dilaksanakan pada hari Jumat, 12 April 2013 pukul 13.00 – 15.00 di AULA FMIPA UM. Secara umum pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan diikuti oleh 11 undangan dari pihak fakultas, 52 mahasiswa FMIAP dan 26 pengurus Dewan Mahasiswa FMIPA Tahun 2013.
Seminar Nasional Kimia “Reparasi Kesalahan dalam Pembelajaran Konsep Kimia”

“Up Grade Your Skill with Three Keys”
Forum Studi Sains dan Teknologi (FS2T) merupakan salah satu organisasi intra kampus FMIPA Universitas Negeri Malang yang menjadi wadah pengembangan kreativitas mahasiswa khususnya dalam bidang penalaran yakni terkait kepenulisan dan teknologi. Organisasi yang berada di bawah koordinasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA ini menjadi salah satu ormawa yang mempunyai peranan yang penting dalam upaya-upaya pemberdayaan serta peningkatan kualitas mahasiswa di lingkungan FMIPA. FS2T diharapkan dapat memberikan kontribusi yang efektif bagi pengembangan kreativitas mahasiswa FMIPA di bidang penalaran khususnya dan di bidang organisasi secara umum. Menyadari akan tugas dan tanggung jawab tersebut maka FS2T berusaha mengembangkan kehidupan kampus sebagai lingkungan akademik yang dinamis serta berwawasan ilmiah.
Menyadari keberadaan FS2T sebagai salah satu laboratorium bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas di bidang penalaran sekaligus wadah pendidikan untuk melatih diri dalam menjalankan organisasi, maka FS2T menyadari pentingnya untuk mengadakan Up Grading sebagai sarana pelatihan pengurus FS2T periode 2013 dalam menjalankan organisasi ke depan. Bidang pengembangan organisasi merupakan salah satu bidang di FS2T yang menjadi ujung tombak dalam organisasi FS2T, karena melalui bidang pengembangan pengurus berupaya meningkatkan kualitas anggita dan pengurus untuk menjadi kader-kader yang berwawasan luas, professional, tangguh dan dapat membawa FS2T semakin berkembang. Di satu sisi, bidang Pengembangan Organisasi (PO) juga di tuntut untuk mampu mengembangkan anggota dalam mengelola organisasi FS2T melalui berbagai kegiatan yang bersifat kontruktif demi perbaikan dan kemajuan FS2T pada masa kepengurusan berikutnya.
Berangkat dari hal tersebut maka kegiatan Up grading FS2T ini diadakan untuk membekali pengurus periode 2013 dengan wawasan keorganisasian sebagai langkah memajukan FS2T untuk masa kepengurusan selama satu tahun ke depan. Melalui kegiatan ini diharapkan pengurus memiliki kemampuan untu mengelola organisasi FS2T dengan baik.
Sasaran dari kegiatan ini adalah semua pengurus FS2T 2013. Untuk Up Grading Kepenulisan dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Maret 2013 di gedung SPA FMIPA UM. Sedangkan Up Grading Keorganisasian dilaksanakan pada hari Sabtu – Minggu, 16 – 17 Maret 2013 di Villa Panda, Batu – Malang.
Kuliah Umum “The Miracle of X-Ray Difraction on The Single Crystal Lumination”
Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, maka harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang berpotensi untuk digali dan dikembangkan, selanjutnya diimplementasikan menjadi sumber daya manusia yang berdaya jual dan berkualitas tinggi serta dapat mengolah sumber daya tersebut menjadi sumber daya yang tidak lepas dari keorisinilannya.
Keberadaan mahasiswa sebagai kaum intelek mempunyai makna yang sangat urgen dalam dinamika kehidupan bernegara. Julukan sebagai “Agent of Change, Moral Force, dan Social Control” menuntut mahasiswa untuk memiliki sikap yang kritis, aktif, social dan bertanggung jawab. Sikap ini mutlak diperlukan mahasiswa untuk dapat memberikan sumbangannya kepada masyarakat, bangsa dan Negara sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itulah mahasiswa memerlukan suatu bekal moral dan pengetahuan untuk dapat menjalankan tiga fungsinya secara konsekuen dan kontinu.
Dalam perkembangannya, peningkatan skill dan kualitas diri manusia merupakan suatu proses berangkai yang kompleks. Proses ini dilakukan tidak hanya dalam bentuk belajar terstruktur saja, tetapi juga berusaha mencari sesuatu yang baru melalui referensi lain dan aplikasi secara nyata. Bertolak pada hal tersebut kami termotivasi untuk mengadakan suatu kegiatan “Kuliah Umum”.
Kegiatan ini merupakan program kerja kementrian Riset dan Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA, dilakukan dengan tujuan meningkatkan iklim akademis, motivasi riset, dan wawasan keilmuan FMIPA.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 15 Maret 2013 di AULA FMIPA Universitas Negeri Malang. Pada dasarnya kuliah umum ini berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan. Acara dimulai pukul 12.30 WIB yang diawali dengan presensi peserta. Jumlah peserta yang hadir adalah sekitar 241 orang yang terdiri sebagian besar terdiri dari mahasiswa FMIPA UM serta beberapa mahasiswa fakultas lain dan mahasiswa perguruan tinggi di luar UM. Pada pukul 13.00 WIB acara dibuka dengan sambutan-sambutan yang selanjutnya penyampaian materi oleh Prof. Effendy, Ph.D. Peserta cukup antusias dan tertarik dengan materi yang disampaikan.