by admin01 | Jan 28, 2015 | Karya Ilmiah |
Pembelajaran Pembulatan dan Penaksiran di Sekolah Dasar
Tri Hapsari Utami
Matematika FMIPA UM
Abstrak: Di lapangan masih banyak ditemukan pembelajaran pembulatan dan penaksiran yang membebani siswa dengan hanya menghafal, dan siswa belum tahu manfaat belajar materi tersebut. Kemampuan memecahkan masalah adalah muara tujuan pembelajaran matematika sekolah. Kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, senantiasa mempertimbangkan moral, dan memahami perbedaan pandangan/pendapat merupakan kemampuan yang menunjang tercapainya kompetensi masa depan agar siswa mampu menyesuaikan dan menyelesaikan masalah yang terjadi. Terkait dengan hal tersebut, akan dibahas soal atau masalah yang dapat mendukung proses pembelajaran agar tercapainya kompetensi terkait pembulatan dan penaksiran di kelas IV Sekolah Dasar.
Kata Kunci: Pembulatan dan Penaksiran
by admin01 | Jan 28, 2015 | Karya Ilmiah |
PEMBELAJARAN KONSEP PERBANDINGAN
(suatu bahan diskusi)
Tri Hapsari Utami
Jurusan Matematika FMIPA Universitas Malang
Abstrak: Salah satu yang perlu dipersiapkan seorang guru dalam proses pembelajaran adalah menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Menurut
Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran disusun untuk 1 Kompetensi Dasar. Adapun Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar telah ditetapkan pada Standar Isi. Sebagian besar guru menyusun RPP sesuai hirarkis SK, KD yang telah ditetapkan. Sudah
tepatkah susunan SK/KD yang ada? Tampaknya kita masih perlu untuk mengkaji SK/KD tersebut. Pada kajian ini akan dibahas SK/KD yang terkait masalah
perbandingan. Diharapkan dengan kajian ini, kita akan lebih baik dalam menyusun suatu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sesuai dengan Kompetensi yang
diharapkan.
Kata Kunci: Standar Proses, Kompetensi Dasar, RPP, Perbandingan.
by admin01 | Jan 28, 2015 | Berita Fakultas |
Yth. Bapak/Ibu Dosen FMIPA UM
Menindak lanjuti surat Wakil Rektor II Perihal Penyampaian Capaian SKP 2014 dan Penyusunan SKP 2015, Berikut kami sampaikan Form SKP Tahun 2014 untuk digunakan mengisi capaian SKP tahun 2014. Sedangkan Proses Entry perubahan data SKP on line untuk tahun 2015 pada laman http://ppkpns.um.ac.id Namum jika terdapat kendala pada aplikasi on line, mohon dapat diproses secara offline menggunakan program exel (form sama dengan SKP 2014 terlampir), smabil terus melanjutann proses pada apilkasi on line.
Terima Kasih
Kabag TU FMIPA
by admin01 | Jan 21, 2015 | Karya Ilmiah |
Studi Kasus Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada Mahasiswa PPL Jurusan Pendidikan Matematika Semester I 20111/2012
by admin01 | Jan 21, 2015 | Karya Ilmiah |
INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN DALAM RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Tri Hapsari Utami 1)
Jurusan Matematika, FMIPA UM
Jl.Semarang 5 Malang
E-mail : [email protected]
Abstrak: Sejalan dengan perubahan paradigma pembelajaran, ada beberapa perubahan format dan istilah dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam format RPP terdapat istilah Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator, dan Tujuan pembelajaran. Menurut Standar Proses PERMEN no.41 tahun 2007, indikator kompetensi adalah perilaku (pengetahuan, sikap, keterampilan) yang dapat diukur untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar dan menjadi acuan penilaia n. Adapun tujuan pembelajaran adalah menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik. Dalam pelaksanaan di lapangan terdapat beberapa pendapat, pertama: indikator dan tujuan pembelajaran adalah hal yang sama, kedua: ada yang membedakannya dengan hanya menambahkan kata siswa dapat, ketiga: ada yang menunjukkan proses belajarnya dengan menuliskan model/strategi pembelajaran yang digunakan. Jika indikator dan tujuan pembelajaran sama, mengapa harus ada istilah yang berbeda? Jika hanya ditambah kata siswa dapat, apakah sudah cukup membuat perbedaan makna indikator dan tujuan? Jika proses belajar diartikan dengan model/strategi pembelajaran, mengapa ada metode dalam format RPP? Tulisan ini mencoba mendiskusikan ketiga pendapat tersebut, untuk sekiranya dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap perbedaan pendapat terkait istilah indikator dan tujuan pembelajaran.
Keywords: : indikator, tujuan pembelajaran.
by admin01 | Jan 21, 2015 | Karya Ilmiah |
NALISIS KESESUAIAN SOAL-SOAL LATIHAN PADA BUKU TEKS MATEMATIKA SMA KELAS X DENGAN KOMPETENSI DASAR BERDASARKAN RANAH KOGNITIF
TAKSONOMI BLOOM
Rinawati dan Tri Hapsari Utami
Universitas Negeri Malang
E-mail : [email protected], [email protected]
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesesuaian soalsoal latihan pada buku teks matematika SMA kelas X dengan kompetensi dasar yang mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, dan dianalisis berdasarkan ranah kognitif Taksonomi Bloom. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan rancangan deskriptif. Ada 141 soal yang dikaji, dengan rincian 136 soal dari Chapter 1 Exponent, Root and Logarithm dan 5 soal dari Chapter 2 Quadratic Functions, Equations and Inequalities. Soal-soal latihan pada Chapter 1 telah mendukung ketercapaian kompetensi dasar, sedangkan pada Chapter 2 belum mendukung ketercapaian kompetensi dasar.
Kata kunci: kesesuaian soal, kompetensi dasar, taksonomi bloom, buku teks matematika
by admin01 | Jan 21, 2015 | Karya Ilmiah |
KAJIAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA (HASIL TAHAPAN PLAN SUATU KEGIATAN LESSON STUDY MGMP SMA)
Tri Hapsari Utami
Abstract: This article discusses a design of mathematics learning at what stage in the activities of Lesson Plan Study from a group of MGMP teachers. The study focused on the components of the learning activities (introductory, core, cover) with respect to standard process of mathematics learning (problem solving, communication reasoning, and proof) and the standard process of elementary and secondary education units (exploration, elaboration, confirmation).
Keyword: learning implementation plan.
by admin01 | Jan 21, 2015 | Karya Ilmiah |
PEMBELAJARAN ALJABAR LINIER ELEMENTER DENGAN PROBLEM POSING
Tri Hapsari Utami
Abstrak: Pembelajaran matematika dengan problem posing memberi kesempatan mahasiswa untuk merumuskan pertanyaan/soal dari suatu situasi yang diberikan. Sekaligus dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan kecintaannya terhadap matematika, sebab ide-ide matematika yang muncul digunakan untuk memahami masalah yang sedang dikerjakan dan dapat meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah. Pembelajaran dengan problem posing melalui 3 tahapan, tahap pemberian informasi oleh Pembina matakuliah, tahap tugas problem posing, dan tahap presentasi. Tugas problem posing dikerjakan secara berkelompok. Penilaian tugas problem posing memperhatikan tingkat kejelasan soal, tingkat kesulitan soal, baru/modifikasi/lama soal, kebenaran jawaban. Pembelajaran problem posing dalam matakuliah Aljabar Linier Elementer memberikan hasil yang positif, yaitu tingginya prosentase kelulusan mahasiswa yaitu 98% dan prosentase mahasiswa yang memperoleh nilai minimal B sebanyak 57%. Selain itu, hasil angket menunjukkan respon yang positif karena mahasiswa merasa keaktifan dan kemandirian mahasiswa lebih meningkat.
Kata kunci: problem posing, aljabar linier elementer
by admin01 | Jan 19, 2015 | Pengumuman |
