0341-552180 [email protected]

Malang, 5 Juni 2025 – Suasana berbeda tampak di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema “FMIPA HIJAU, BUMI LESTARI”. Ratusan sivitas akademika FMIPA berkumpul sejak pagi untuk mengikuti kegiatan penghijauan dan kerja bakti yang diadakan sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan.

Acara yang digelar pada Rabu (5/6) ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen kampus dalam menjaga bumi. Tidak hanya menjadi simbol semata, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah nyata menuju terwujudnya Universitas Negeri Malang sebagai Green Campus.

Menanam Harapan: Simbolisasi dengan Pohon Langka

Kegiatan diawali dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Dekan FMIPA, Prof. Dr. Hadi Suwono, M.Si, yang menanam pohon kalpataru (Hura crepitans) di halaman depan gedung fakultas. Kalpataru, yang dikenal sebagai simbol kehidupan dan kelestarian, dipilih bukan tanpa alasan. Pohon ini mewakili harapan besar akan kampus yang lebih hijau, lebih lestari, dan lebih sehat.

Tidak ketinggalan, perwakilan mahasiswa juga turut serta dalam kegiatan simbolis ini dengan menanam pohon gaharu (Aquilaria malaccensis), yang dikenal sebagai salah satu pohon bernilai tinggi dan terancam punah. Kehadiran mahasiswa dalam aksi ini mencerminkan peran generasi muda sebagai penjaga masa depan bumi.

Setelah seremoni, seluruh peserta terlibat dalam penanaman pohon secara massal. Jenis-jenis pohon yang ditanam cukup beragam, mulai dari pohon buah seperti lengkeng, asam jawa, gowok, duku, hingga kedondong. Ada pula pohon konservasi seperti genitri yang memiliki nilai ekologis penting. Keragaman tanaman ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem mini yang kaya dan seimbang di lingkungan kampus.

Lebih dari Sekadar Simbol: Kerja Bakti dan Edukasi Lingkungan

Tidak berhenti di penanaman pohon, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti bersama. Seluruh peserta, mulai dari dosen hingga mahasiswa, membersihkan area sekitar fakultas dan merawat tanaman yang sudah ada. Aktivitas ini bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun kesadaran kolektif akan pentingnya perawatan lingkungan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Prof. Hadi Suwono menegaskan bahwa tindakan nyata jauh lebih berarti daripada sekadar wacana. Ia menekankan bahwa keberagaman jenis tanaman yang ditanam sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang stabil dan tahan terhadap perubahan lingkungan.

“Penanaman pohon-pohon yang beragam jenisnya sangat diperlukan, karena semakin beragam jenis pohon pada suatu ekosistem maka akan semakin stabil ekosistem tersebut,” tegasnya.

Komitmen Jangka Panjang: Green Campus dan SDGs

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan FMIPA dalam mendukung visi besar Universitas Negeri Malang sebagai Green Campus. Tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, aksi penghijauan ini diharapkan menjadi budaya hidup sivitas akademika FMIPA.

Lebih jauh, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin ke-15, yang menyerukan perlindungan, pemulihan, dan pelestarian ekosistem daratan. Melalui langkah kecil namun konsisten ini, FMIPA menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari lingkungan sekitar.

Chat