Sunday , November 19 2017
Home / Lesson Study / Lesson Study / Pengembangan Modul Laju Reaksi Model Learning Cycle 5-E Untuk SMA/Ma Kelas XI Semester 1 Sebagai Penunjang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Pengembangan Modul Laju Reaksi Model Learning Cycle 5-E Untuk SMA/Ma Kelas XI Semester 1 Sebagai Penunjang Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Aman Santoso
Sumari
Triana Yustianingsih
Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang
ABSTRAK

Pemberlakuan KTSP menekankan penggunaan pembelajaran konstruktivistik, salah satu model pembelajaran konstruktivistik adalah Learning Cycle 5 Fase (LC 5-E). Sejauh ini belum ada bahan ajar untuk materi Laju Reaksi yang dikembangkan menggunakan model LC 5-E untuk mendukung kegiatan pembelajaran LC 5-E. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan modul pembelajaran untuk materi Laju Reaksi model LC 5-E. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul Laju Reaksi model LC 5-E serta menguji tingkat kelayakannya.

Ada beberapa tahapan pada pengembangan modul ini, yaitu mengkaji kurikulum, menentukan materi, menyusun modul, melakukan validasi, menganalisis data, melakukan revisi, dan memproduksi modul. Desain validasi pada pengembangan modul ini hanya sampai pada validasi isi saja. Validator terdiri dari 2 dosen Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang dan 3 guru SMA/MA. Ketiga SMA/MA tersebut telah menerapkan KTSP. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan teknik analisis data menggunakan analisis rata-rata.

Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah: (1) Modul pembelajaran yang terdiri dari beberapa komponen yaitu, cover, kata pengantar, petunjuk penggunaan modul, daftar isi, daftar gambar, kompetensi dasar, indikator pencapaian hasil belajar, kegiatan belajar siswa (kegiatan belajar 1 sampai kegiatan belajar 5), soal pendalaman, umpan balik, kunci jawaban, dan daftar pustaka. Hasil validasi menunjukkan bahwa bentuk modul yang dikembangkan sudah sesuai dengan model LC 5-E dengan nilai rata-rata untuk penilaian tiap fase-fase dalam LC 5-E sebesar 3,36 yang menunjukkan kriteria valid, (2) Hasil validasi secara keseluruhan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 3,53 dengan kriteria valid, hal tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan sudah sesuai dan layak digunakan sebagai salah satu alternatif bahan ajar di SMA/MA. Saran yang dapat diberikan adalah modul laju reaksi yang dikembangkan tidak hanya divalidasi isi saja tetapi hendaknya diujicobakan di lapangan agar diketahui efektivitasnya untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Kata kunci: modul, laju reaksi, learning cycle 5-E, KTSP

About admin01

Check Also

Pelaksanaan Lesson Study dimata Guru MIPA SMPN/S Dan MTSN/S Peserta MGMP MIPA Berbasis Lesson Study di Home Base Bangil Kabupaten Pasuruan

Agus DaheriDarsono SigitGuru MIPA; home base Bangil; Kabupaten PasuruanKimia FMIPA Universitas Negeri MalangABSTRAK   Di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *